Ban Ekstrak Kulit Jeruk Yokohama Perluas Pasar ke Segmen Rush

Dythia Novianty, Insan Akbar Krisnamusi

Selasa, 16 Januari 2018 | 13:34 WIB
Ban Ekstrak Kulit Jeruk Yokohama Perluas Pasar ke Segmen Rush
Yokohama Yokohama BluEarth RV-02. [Suara.com/Insan Akbar Krisnamusi]

Suara.com - Merek ban asal Jepang yang terkenal dengan teknologi ekstrak kulit jeruk, Yokohama, memperluas jangkauan pasar salah satu produk mereka, BluEarth RV-02, untuk digunakan di segmen compact utility vehicle (CUV). Segmen ini diisi oleh model-model seperti Toyota Rush, Daihatsu Terios.

Teknologi ekstrak kulit jeruk digunakan Yokohama sebagai salah satu campuran pada kompon seluruh produk mereka, termasuk di BluEarth RV-02. BluEarth RV-02 sendiri sebenarnya sudah dipasarkan di Indonesia sejak 2015.

BluEarth RV-02 terdiri dari 35 ukuran, mulai dari 15 inchi hingga 20 inchi. Harga terkininya dimulai dari Rp1,5 juta-an sampai Rp4 juta-an.

"Sebenarnya ban ini bukan ban baru. Tapi, target dari mobilnya saat ini yang baru. Sebelumnya, BlueEarth RV-02 ditargetkan untuk Multi Purpose Vehicle (MPV) premium seperti Toyota Alphard, Vellfire, Nissan Elgrand, dan sekarang diperluas lagi menjadi tak hanya itu tapi CUV seperti Rush, Terios, Honda BR-V, Honda CR-V 1.5 Turbo, dan Nissan Juke," papar Manager Pemasaran PT. YHI Indonesia, Tejo Andriastono, dalam Media Gathering, Selasa (16/1/2017) di Jakarta.

Adapun alasan perluasan segmen itu, menurut dia, adalah semakin tumbuh dan banyaknya model-model CUV yang dipasarkan di Tanah Air.

"Ini adalah salah satu strategi kami karena saat ini (kalau berbicara) perkembangan mobil juga banyak CUV yang diproduksi dan dijual di perkotaan," paparnya.

Tejo tidak menyebutkan target volume penjualan BlueEarth RV-02. Ia cuma menjelaskan bahwa Yokohama berharap dapat meningkatkan volume penjualan produk tersebut sebanyak 15 persen.

"Sebanyak 60 persen dari penjualannya untuk MPV premium, 40 persen untuk CUV," lanjut dia.

Salah satu keunggulan BluEarth RV-02, terang Tejo, ialah kompon Nano-Blend yang merupakan campuran polimer, mikrosilika, plus ekstrak kulit jeruk. Campuran ketiganya diklaim menawarkan keseimbangan optimal untuk efisiensi bahan bakar minyak, cengkraman bagus di trek basah sekalipun, serta daya tahan tinggi terhadap keusan.

baca juga

Selain itu, desain asimetris pada tapak BluEarth RV-02 dirancang untuk menghadirkan kestabilan berkendara sekaligus mereduksi suara berisik akibat gesekan tapak dengan permukaan jalan. Desain tapak BluEarth RV-02 di antaranya juga memberikan ialah kestabilan tinggi dan kemampuan pembuangan air mumpuni, kemampuan menghindari gejala hydroplaning, pencegahan keuasan tak merata, dan kesan mewah dari desain bagian bahu dan dinding ban.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Berapa Lama Usia Ban Mobil Sebelum Harus Diganti?

Berapa Lama Usia Ban Mobil Sebelum Harus Diganti?

Otomotif | Sabtu, 20 Mei 2017 | 15:27 WIB

Waspada! Pemudik Jangan Remehkan Bahaya Ban Aus

Waspada! Pemudik Jangan Remehkan Bahaya Ban Aus

Otomotif | Kamis, 30 Juni 2016 | 15:06 WIB

Ketahui "Load Index" Ban Sebelum Mudik

Ketahui "Load Index" Ban Sebelum Mudik

Otomotif | Selasa, 28 Juni 2016 | 13:56 WIB

Merawat Ban Bukan Cuma Rutin Spooring dan Balancing

Merawat Ban Bukan Cuma Rutin Spooring dan Balancing

Otomotif | Rabu, 22 Juni 2016 | 13:41 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Sumsel | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:06 WIB

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Bogor | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

×