Begini Cara Pemerintah Beri Dukungan Mobil Anak Bangsa

Dythia Novianty | Suara.com

Kamis, 01 Maret 2018 | 15:17 WIB
Begini Cara Pemerintah Beri Dukungan Mobil Anak Bangsa
Mobil Anak Bangsa. (suara.com/Dythia Novianty)

Suara.com - Salah satu yang menarik perhatian dari Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2018 adalah kehadiran PT Mobil Anak Bangsa (MAB). Perusahaan yang dibesut oleh Mantan Panglima TNI Jenderal Purnawirawan Moeldoko itu menawarkan bus-bus listrik yang dibuatnya sendiri.

"Mobil Anak Bangsa itu kan mobil elektrik, jadi ini suatu terobosan yang tentu sebagai pemerintah kita dukung. Nanti gimana dia dioperasikan, seperti untuk di airport," kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto usai membuka GIICOMVEC 2018 di Jakarta, Kamis (1/3/2018).

 Dia juga menjelaskan bentuk dukungan terhadap MAB. "Kita beri support dalam hal produksi agar jumlah produksinya ditingkatkan. Juga sinergi dengan perusahaan-perusahaan transportasi," jelasnya.

 Tidak sampai disitu, Airlangga juga menyebut, dukungan pun akan diberikan oleh Kementerian Perhubungan.

"Kementerian Perhubungan dapat mempermudah dalam hal soal regulasi agar bisa mudah masuk ke jalan," katanya.

 Di GIICOMVEC ini, MAB bersanding dengan 14 agen pemegang merek yang sebagian besar sudah lama malang melintang di industri otomotif Indonesia. Pabrikan sendiri kini memasuki tahap produksi purwarupa II yang mengaplikasikan sistem mechantronics.

 "Kami sudah memiliki dua purwarupa bus listrik," demikian kata Bambang Tri Soepandji, Technical Director PT MAB kepada Suara.com beberapa waktu silam.

 Menurut Bambang bus-bus listrik MAB itu dikembangkan oleh orang-orang Indonesia yang berkolaborasi dengan tenaga dari Eropa dan Asia.

 Dua purwarupa bus listrik itu, jelas Bambang, mulai dikembangkan sejak 2016 lalu. Purwarupa pertama rampung pada September 2017 lalu, dan kini MAB telah siap memperkenalkan purwarupa bus listrik keduanya kepada publik.

 Bus listrik MAB sendiri dirancang untuk beroperasi sebagai angkutan umum dalam kota dan untuk melayani angkutan bandara.

Bus Listrik MAB diklaim bisa menempuh jarak maksimal 250 km di dalam kota jika baterainya diisi penuh. Adapun baterai bus itu bisa diisi penuh dalam waktu 2,5 jam.

 Bus listrik MAB nantinya akan diproduksi massal secara mandiri dengan menggunakan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) di atas 45 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kendaraan Legendaris Mitsubishi Ikut Mejeng di Ajang GIICOMVEC

Kendaraan Legendaris Mitsubishi Ikut Mejeng di Ajang GIICOMVEC

Otomotif | Kamis, 01 Maret 2018 | 13:58 WIB

PT. Mobil Anak Bangsa Akan Pamer Bus Listrik di GIICOMVEC

PT. Mobil Anak Bangsa Akan Pamer Bus Listrik di GIICOMVEC

Otomotif | Jum'at, 09 Februari 2018 | 13:53 WIB

Merek Truk Lokal dan Asing Bersaing di GIICOMVEC 2018

Merek Truk Lokal dan Asing Bersaing di GIICOMVEC 2018

Otomotif | Selasa, 06 Februari 2018 | 18:15 WIB

Terkini

Termasuk ID. Buzz, VW Recall Hampir 100 Ribu Mobil Listrik Gegara Masalah Baterai

Termasuk ID. Buzz, VW Recall Hampir 100 Ribu Mobil Listrik Gegara Masalah Baterai

Otomotif | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:00 WIB

Era Baru Otomotif Dunia Pabrikan Mobil asal China Geser Dominasi Pabrikan Jepang

Era Baru Otomotif Dunia Pabrikan Mobil asal China Geser Dominasi Pabrikan Jepang

Otomotif | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:35 WIB

Skuter Bergaya Retro yang Layak Jadi Pertimbangan Gen Z yang Ingin Tampil Beda

Skuter Bergaya Retro yang Layak Jadi Pertimbangan Gen Z yang Ingin Tampil Beda

Otomotif | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:10 WIB

5 Mobil 1500cc Termurah Under 60 Jutaan tapi Mesin Awet, Cocok untuk Dipakai Jangka Waktu Lama

5 Mobil 1500cc Termurah Under 60 Jutaan tapi Mesin Awet, Cocok untuk Dipakai Jangka Waktu Lama

Otomotif | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:09 WIB

Terpopuler: Rekomendasi Sepeda Listrik Baterai Lithium hingga Harga Innova Reborn Terkini

Terpopuler: Rekomendasi Sepeda Listrik Baterai Lithium hingga Harga Innova Reborn Terkini

Otomotif | Kamis, 26 Maret 2026 | 18:53 WIB

Komponen Mobil yang Wajib Diperiksa Usai Lakukan Perjalanan Jarak Jauh Seperti Mudik Lebaran

Komponen Mobil yang Wajib Diperiksa Usai Lakukan Perjalanan Jarak Jauh Seperti Mudik Lebaran

Otomotif | Kamis, 26 Maret 2026 | 18:25 WIB

7 Mobil Listrik Bekas Rp100 Jutaan 2026: Ini Daftar Termurah, Cocok Buat Harian!

7 Mobil Listrik Bekas Rp100 Jutaan 2026: Ini Daftar Termurah, Cocok Buat Harian!

Otomotif | Kamis, 26 Maret 2026 | 18:15 WIB

Myanmar Mulai Batasi Pengisian BBM Dua Kali Seminggu Dampak Tingginya Harga Minyak Dunia

Myanmar Mulai Batasi Pengisian BBM Dua Kali Seminggu Dampak Tingginya Harga Minyak Dunia

Otomotif | Kamis, 26 Maret 2026 | 17:45 WIB

6 Mobil Listrik Bekas yang Bisa Dibarter Honda Brio Seken: Harga Mirip, Ongkos Jalan Timpang

6 Mobil Listrik Bekas yang Bisa Dibarter Honda Brio Seken: Harga Mirip, Ongkos Jalan Timpang

Otomotif | Kamis, 26 Maret 2026 | 16:55 WIB

5 Rekomendasi Mobil Diesel Paling Irit dan Murah 2026, Tak Boros BBM

5 Rekomendasi Mobil Diesel Paling Irit dan Murah 2026, Tak Boros BBM

Otomotif | Kamis, 26 Maret 2026 | 16:48 WIB