Kelebihan Kapasitas, Cina Mulai Batasi Kendaraan Listrik

RR Ukirsari Manggalani, Manuel Jeghesta Nainggolan

Sabtu, 16 Juni 2018 | 14:00 WIB
Kelebihan Kapasitas, Cina Mulai Batasi Kendaraan Listrik
Ilustrasi mobil listrik [Shutterstock].

Suara.com - Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional Cina mulai mengatur rencana untuk membatasi populasi mobil listrik dalam beberapa tahun ke depan. Pasalnya, pertumbuhan mobil listrik dinilai sangat pesat dan diprediksi akan membuat pasar tak berimbang. Dengan kata lain kelebihan produksi.

Belum lama ini, Meng Wei, juru bicara Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional Cina mengatakan akan segera menyesuaikan ambang masuk industri serta meningkatkan pengawasan pemerintah guna menertibkan sektor kendaraan listrik.

"Saat ini, teknologi kendaraan energi baru meningkat sangat cepat, dan skala pasar berkembang secara bertahap, tetapi ada juga indikasi perkembangan yang tidak tentu tujuannya," kata Meng, seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (16/06/2018).

Untuk mendukung hal ini, Kementerian Perindustrian Cina juga menghapus keringanan pajak pada hampir 2.000 desain mobil listrik. Hal ini dilakukan sebagai upaya mempersempit sektor mobil listrik dan menekan investasi yang dianggap tidak memiliki tujuan jelas.

Sebelumnya, Negeri Tirai Bambu ini sangat gencar mendorong pengembangan kendaraan energi terbarukan guna mengurangi polusi dari emisi mesin kendaraan.

Tercatat sebanyak 102 perusahaan telah memproduksi 355 jenis kendaraan listrik, hibrida, dan baterai hingga akhir Maret lalu.

Bahwa akhirnya bakal terjadi kelebihan kapasitas produksi, mungkin saja daya beli masyarakat serta konsep berkesadaran energi terbarukan belum menjadi suatu kewajiban.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sayang, Produksi Ignis Bakal Dihentikan

Sayang, Produksi Ignis Bakal Dihentikan

Otomotif | Jum'at, 15 Juni 2018 | 16:15 WIB

Inilah Limo Canggih Kim Jong Un di KTT Singapura

Inilah Limo Canggih Kim Jong Un di KTT Singapura

Otomotif | Selasa, 12 Juni 2018 | 15:01 WIB

Wuling Mungkin Garap Confero Matik

Wuling Mungkin Garap Confero Matik

Otomotif | Rabu, 06 Juni 2018 | 19:00 WIB

Terkini

5 Zodiak yang Jago Cari Duit, Konon Punya Bakat Menarik Kekayaan

5 Zodiak yang Jago Cari Duit, Konon Punya Bakat Menarik Kekayaan

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 14:35 WIB

7 Provinsi dengan Jumlah PHK Terbanyak di Indonesia

7 Provinsi dengan Jumlah PHK Terbanyak di Indonesia

Sumut | Jum'at, 25 September 2026 | 14:33 WIB

Gaji Luar Biasa, Jiwa Nelangsa: Derita Ikut Pilihan Karier Orang Tua

Gaji Luar Biasa, Jiwa Nelangsa: Derita Ikut Pilihan Karier Orang Tua

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 14:30 WIB

Bupati Gowa Jadi Tersangka Dugaan Korupsi PBG, Kuasa Hukum Langsung Laporkan Penyidik

Bupati Gowa Jadi Tersangka Dugaan Korupsi PBG, Kuasa Hukum Langsung Laporkan Penyidik

Jawa Tengah | Jum'at, 25 September 2026 | 14:29 WIB

Kombes F Masuk Patsus Propam Buntut Dugaan Tipu WNA Malaysia Rp58,5 Miliar, Ini Duduk Perkaranya

Kombes F Masuk Patsus Propam Buntut Dugaan Tipu WNA Malaysia Rp58,5 Miliar, Ini Duduk Perkaranya

News | Jum'at, 25 September 2026 | 14:28 WIB

2 Wanita Thailand Divonis 7 Tahun Penjara Selundupkan 'Dodol Narkoba' di Bali

2 Wanita Thailand Divonis 7 Tahun Penjara Selundupkan 'Dodol Narkoba' di Bali

News | Jum'at, 25 September 2026 | 14:26 WIB

BEI Kaji Pembagian Dividen dalam Skema Demutualisasi, Besarannya Belum Ditentukan

BEI Kaji Pembagian Dividen dalam Skema Demutualisasi, Besarannya Belum Ditentukan

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 14:25 WIB

8 Harga Bedak Two Way Cake di Bawah Rp100 Ribu, Ada Wardah hingga OMG

8 Harga Bedak Two Way Cake di Bawah Rp100 Ribu, Ada Wardah hingga OMG

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 14:24 WIB

Beton dari Zeolit dan Biochar Bambu Diklaim Lebih Kuat Sekaligus Menyerap CO2: Kok Bisa?

Beton dari Zeolit dan Biochar Bambu Diklaim Lebih Kuat Sekaligus Menyerap CO2: Kok Bisa?

News | Jum'at, 25 September 2026 | 14:22 WIB

Ngamuk di Kantor Lurah Karena Bantuan Rp900 Ribu Hilang, Wanita di Makassar Malah Ngaku Bandar Sabu

Ngamuk di Kantor Lurah Karena Bantuan Rp900 Ribu Hilang, Wanita di Makassar Malah Ngaku Bandar Sabu

Sulsel | Jum'at, 25 September 2026 | 14:20 WIB

×