Suzuki Stop Produksi Hayabusa, Siapa Penerusnya ?

RR Ukirsari Manggalani, Manuel Jeghesta Nainggolan

Selasa, 11 Desember 2018 | 16:00 WIB
Suzuki Stop Produksi Hayabusa, Siapa Penerusnya ?
Suzuki Hayabusa [Shutterstock].

Suara.com - Setelah melalui perjalanan hampir 20 tahun, Suzuki akhirnya mengambil keputusan untuk tidak lagi memproduksi Hayabusa. Langkah ini terpaksa dilakukan setelah pabrikan asal Jepang itu tidak melakukan upgrade ke Euro 4 untuk pasar Eropa.

Padahal berdasarkan Peraturan EU 168/2013 yang berlaku mulai Januari 2016, sepeda motor yang dipasarkan wajib menggunakan standar Euro 4. Untuk itu, produsen diberikan tenggang waktu selama dua tahun untuk menjual unit sepeda motor tersisa hingga 31 Desember 2018.

Pasca Desember 2018, menjual Suzuki Hayabusa di pasar Eropa akan masuk sebagai barang ilegal.

Suzuki GSX-R150 tampil di IMOS 2018 [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].
Suzuki GSX-R150 tampil di IMOS 2018. Sebagai ilustrasi  [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].

Mengutip Bennettes, produksi sepeda motor itu sendiri saat ini telah dihentikan oleh Suzuki. Dengan begitu, unit Hayabusa yang dipasarkan hanya akan menghabiskan unit tersisa.

Meski berhenti diproduksi, kabarnya Suzuki tengah menyiapkan Hayabusa generasi berikutnya.

Kabarnya Hayabusa baru akan dibangun dari Suzuki GSX konsep yang pernah dipamerkan dalam ajang otomotif internasional 2015. Ditargetkan, sepeda motor bertenaga besar ini akan datang pada 2021.

Seperti diktehui, Suzuki Hayabusa dibekali mesin empat silinder segaris 1.299 cc yang mampu menghasilkan daya 173 tenaga kuda. Namun seiring perkembangannya, motor sport racikan Suzuki ini menerima upgrade tenaga menjadi 1.340 cc dengan daya lontar 194 daya kuda.

Sepanjang perjalanannya, Suzuki bersaing ketat dengan Kawasaki untuk menyandang predikat sepeda motor tercepat di dunia. Akan tetapi, persaingan ini menyebabkan terciptanya kesepakatan tertulis maupun tak tertulis antara keduanya. Yaitu, tidak ada produsen yang memproduksi sepeda motor bertenaga melebihi 300 km per jam atau 186 mil per hour.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kerennya Hamish Daud Geber Suzuki Bandit di Pulau Dewata

Kerennya Hamish Daud Geber Suzuki Bandit di Pulau Dewata

Otomotif | Jum'at, 30 November 2018 | 11:00 WIB

Sambut 2019: Motor Suzuki Datang dengan Banyak Ubahan Warna

Sambut 2019: Motor Suzuki Datang dengan Banyak Ubahan Warna

Otomotif | Rabu, 21 November 2018 | 16:00 WIB

Dari IMOS 2018: Suzuki Sematkan Fitur ABS ke GSX-R150

Dari IMOS 2018: Suzuki Sematkan Fitur ABS ke GSX-R150

Otomotif | Rabu, 31 Oktober 2018 | 17:02 WIB

Terkini

Mengukur Kebijakan dari Siapa yang Kehilangan Manfaatnya

Mengukur Kebijakan dari Siapa yang Kehilangan Manfaatnya

Your Say | Selasa, 01 September 2026 | 12:30 WIB

KPK Akan Hadirkan 303 Saksi dalam Sidang Kasus Korupsi Kuota Haji

KPK Akan Hadirkan 303 Saksi dalam Sidang Kasus Korupsi Kuota Haji

News | Selasa, 01 September 2026 | 12:27 WIB

Sektor Transportasi Deflasi di Agustus 2026 Imbas Harga Tiket Pesawat dan Bensin Turun

Sektor Transportasi Deflasi di Agustus 2026 Imbas Harga Tiket Pesawat dan Bensin Turun

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 12:26 WIB

Warga Jakarta Gelar Salat Istisqa Minta Turun Hujan

Warga Jakarta Gelar Salat Istisqa Minta Turun Hujan

Bekaci | Selasa, 01 September 2026 | 12:26 WIB

6 Shio yang Paling Pandai Mengelola Keuangan dan Investasi

6 Shio yang Paling Pandai Mengelola Keuangan dan Investasi

Lifestyle | Selasa, 01 September 2026 | 12:25 WIB

KPK Akan Hadirkan 303 Saksi dalam Sidang Kasus Korupsi Kuota Haji

KPK Akan Hadirkan 303 Saksi dalam Sidang Kasus Korupsi Kuota Haji

News | Selasa, 01 September 2026 | 12:24 WIB

Perbedaan Two Way Cake vs Compact Powder vs Loose Powder, Mana yang Sesuai Jenis Kulitmu?

Perbedaan Two Way Cake vs Compact Powder vs Loose Powder, Mana yang Sesuai Jenis Kulitmu?

Lifestyle | Selasa, 01 September 2026 | 12:24 WIB

Di Tengah Tren yang Cepat Berubah, Amagra Pilih Punya Warna Sendiri

Di Tengah Tren yang Cepat Berubah, Amagra Pilih Punya Warna Sendiri

Lifestyle | Selasa, 01 September 2026 | 12:22 WIB

Apakah New Balance 530 Cocok untuk Lari Jarak Jauh atau Hanya Sepatu Fashion?

Apakah New Balance 530 Cocok untuk Lari Jarak Jauh atau Hanya Sepatu Fashion?

Lifestyle | Selasa, 01 September 2026 | 12:21 WIB

Kemlu Belum Pastikan 8 WNI Jadi Tentara Bayaran Rusia buat Perang Lawan Ukraina

Kemlu Belum Pastikan 8 WNI Jadi Tentara Bayaran Rusia buat Perang Lawan Ukraina

News | Selasa, 01 September 2026 | 12:20 WIB

×