Keren, Grab Indonesia Luncurkan Sistem Pengamanan Khusus Ojol!

RR Ukirsari Manggalani, Muslimin Trisyuliono

Rabu, 13 Maret 2019 | 19:00 WIB
Keren, Grab Indonesia Luncurkan Sistem Pengamanan Khusus Ojol!
Ilustrasi seorang pengemudi Grab [Shutterstock].

Suara.com - Bagaimana suka-duka menggunakan jasa ojek online alias ojol? Harapannya tentu saja aman, nyaman, serta tiba di lokasi on time. Akan halnya para driver, juga senada. Bisa mengantar dan menjemput penumpang secara paripurna. Ramah, bersahabat, serta informatif, sekaligus tepat lokasi. Namun bagaimana dengan urusan teknis pada aplikasinyaGrab Indonesia telah melakukan sebuah solusi bertajuk "Grab Defence".

Ternyata, transaksi palsu dan manipulasi pemesanan perjalanan masih cukup marak. Dan hal ini sangat berpengaruh kepada ekonomi digital. Kondisi itulah yang mendasari salah satu perusahaan decacorn yang menyediakan layanan ojol, yaitu Grab Indonesia, meluncurkan sistem keamanan bertajuk "Grab Defence".

Sebelumnya pada 2018, Grab Indonesia telah meluncurkan kampanye Grab lawan Opik!, yaitu bertujuan memerangi order fiktif dengan cara mitra Grab melaporkan setiap tindak kecurangan yang terjadi.

Kini, Grab Indonesia meluncurkan perangkat sistem keamanan baru bernama "Grab Defence" demi membantu mitra Grab, dalam mengatasi berbagai tindak kecurangan.

Ridzmi Kramadibrata, President of Grab Indonesia memaparkan bahwa peluncuran ini menjadi bagian dari strategi GrabPlatform. Rencananya, sistem keamanan itu bisa diakses pada kuartal kedua dan diluncurkan ke seluruh mitra Grab pada akhir 2019.

Grab luncuran perangkat Grab Defence, Rabu (13/3/2019) [Suara.com/Muslimin Trisyuliono].
Grab luncurkan perangkat Grab Defence, Rabu (13/3/2019) [Suara.com/Muslimin Trisyuliono].

"Kami senang menghadirkan layanan Grab Defence bagi para mitra strategis kami, dengan menciptakan perkembangan ekosistem teknologi yang sehat," ujar Ridzmi Kramadibrata, pada Rabu (13/3/2019).

Berdasarkan riset bisnis e-commerce di Asia Tenggara, kehilangan 1,6 persen dari pendapatan diakibatkan terjadinya kecurangan. Tingkat penipuan yang terjadi pada layanan pemesanan transportasi Grab berkisar 1/6 dibandingkan kompetitornya.

"Di Indonesia, kami melihat sindikat kejahatan untuk mendapatkan keuntungan secara ilegal dengan menggunakan aplikasi GPS palsu, dan aplikasi yang dimodifikasi serta metoda lainnya untuk mencurangi insentif hasil kerja mitra pengemudi," imbuh Ridzmi Kramadibrata.

Melalui perangkat "Grab Defence", terdapat tiga fitur layanan yaitu Event Risk Management Suite untuk menganalisa pelaku kecurangan dan tolak ukur kecurangan.

baca juga

Yang kedua adalah Entity Intelligence Service untuk mengidentifikasi jenis entitas pelaku kejahatan seperti email dan nomor telpon. Serta ketiga adalah Device and Network Inteligence Services untuk mendeteksi pelaku kejahatan.

Semoga dengan pengamanan berlapis ini, baik mitra ojol Grab Indonesia serta para penumpangnya semakin aman dan bersinergi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dipanggil Guru BK, Siswa Ini Minta Driver Ojol Akting Jadi Ayahnya

Dipanggil Guru BK, Siswa Ini Minta Driver Ojol Akting Jadi Ayahnya

Tekno | Selasa, 12 Maret 2019 | 06:45 WIB

Akibat KRL Anjlok, Ojol Banyak Terima Order Arah Bogor sampai Citayam

Akibat KRL Anjlok, Ojol Banyak Terima Order Arah Bogor sampai Citayam

Otomotif | Minggu, 10 Maret 2019 | 19:30 WIB

Diturunkan di Stasiun Depok Lama, Penumpang KRL Gunakan Ojol

Diturunkan di Stasiun Depok Lama, Penumpang KRL Gunakan Ojol

Otomotif | Minggu, 10 Maret 2019 | 18:40 WIB

Terkini

Bocoran Xiaomi 18 Versi Standar Baru, Siap Meluncur Desember Nanti!

Bocoran Xiaomi 18 Versi Standar Baru, Siap Meluncur Desember Nanti!

Tekno | Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:21 WIB

Kado Merdeka di Balik Jeruji: 718 Napi Lapas Bandar Lampung Dapat Remisi, Satu Orang Langsung Pulang

Kado Merdeka di Balik Jeruji: 718 Napi Lapas Bandar Lampung Dapat Remisi, Satu Orang Langsung Pulang

Lampung | Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:18 WIB

6 Cara Membaca Birth Chart Astrologi untuk Pemula, Mulai dari Big Three

6 Cara Membaca Birth Chart Astrologi untuk Pemula, Mulai dari Big Three

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:17 WIB

Tiru Sukses India, Gerindra Beberkan Alasan Prabowo Perjuangkan Kewarganegaraan Ganda bagi Diaspora

Tiru Sukses India, Gerindra Beberkan Alasan Prabowo Perjuangkan Kewarganegaraan Ganda bagi Diaspora

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:13 WIB

BBRI Diborong Saat IHSG Melemah, Analis Ungkap Proyeksi Pasar Saham Hari Ini

BBRI Diborong Saat IHSG Melemah, Analis Ungkap Proyeksi Pasar Saham Hari Ini

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:13 WIB

Wall Street Melemah, IHSG Diproyeksi Sideways Cenderung Menguat Hari Ini

Wall Street Melemah, IHSG Diproyeksi Sideways Cenderung Menguat Hari Ini

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:10 WIB

5 Cara Touch Up Bedak Padat di Atas Makeup yang Mulai Luntur agar Wajah Kembali Flawless

5 Cara Touch Up Bedak Padat di Atas Makeup yang Mulai Luntur agar Wajah Kembali Flawless

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:10 WIB

Apes! Peras Pemain Judol, Dua Polisi di Gresik Malah Dikepung Massa

Apes! Peras Pemain Judol, Dua Polisi di Gresik Malah Dikepung Massa

Jatim | Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:09 WIB

Kantor dan Sekolah Boleh WFH atau PJJ 18 Agustus, Ini Skema dari Pemerintah

Kantor dan Sekolah Boleh WFH atau PJJ 18 Agustus, Ini Skema dari Pemerintah

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:06 WIB

Menteri Pigai Persilakan Masyarakat Papua Lawan Ketidakadilan: Jangan Pernah Takut!

Menteri Pigai Persilakan Masyarakat Papua Lawan Ketidakadilan: Jangan Pernah Takut!

Sulsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:00 WIB

×