Memulas Kembali Warna Biru di Langit dengan Mobil Listrik

RR Ukirsari Manggalani

Rabu, 29 Mei 2019 | 08:00 WIB
Memulas Kembali Warna Biru di Langit dengan Mobil Listrik
Dosen ITS sekaligus penanggung jawab ekspedisi Nur Yuniarto (kanan) mencoba mobil listrik sebelum roadshow PLN BLITS Explore Indonesia di Jakarta, Jumat (9/11/2018). PLN BLITS Explore Indonesia merupakan touring mobil listrik karya anak bangsa hasil kolaborasi Budi Luhur dan ITS (BLITS) yang akan berkeliling Indonesia dengan total jarak tempuh lebih dari 15.000 km. [ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay].

Suara.com - Upaya menciptakan langit biru, dengan kadar polusi udara yang rendah adalah target yang dikejar berbagai negara. Terlebih saat diluncurkannya Paris Agreement 2015, hasil Konferensi Perubahan Iklim oleh PBB (Persatuan Bangsa-Bangsa) di ibu kota Perancis. Isinya adalah persetujuan dalam kerangka UNFCCC yang mengawal reduksi atau pengurangan emisi karbon dioksida dan efektif berlaku mulai 2020.

Di kalangan negara-negara tetangga Indonesia sesama bangsa Asia, China tergolong paling tanggap soal pengurangan emisi karbon dioksida. Kondisi efek rumah kaca telah menjadikan langit di ibu kota Beijing dan berbagai kota-kota besarnya cenderung kelabu, mengingat begitu banyaknya ampas sisa pembakaran kendaraan bermotor dilepas ke udara, dipadu jumlah penduduk yang besar.

Jumlah penduduk di Negeri Tirai Bambu, khususnya usia produktif, sangat berpotensi menjadi konsumen pembeli kendaraan, dengan kebutuhan menaik setiap tahun. Tak heran, China pun meraih prestasi sebagai pasar otomotif terbesar di dunia, termasuk di sektor penjualan mobil listrik.

Kini, India pun mencoba menyamakan langkah soal pengadaan dan pemakaian mobil listrik, dengan membangun infrastruktur stasiun pengisian listrik atau recharge station di seantero negeri, serta menyatakan siap tinggal landas menggunakan kendaraan bertenaga listrik mulai 2025.

Lantas, bagaimana dengan produk listrik dari negara kita tercinta, Indonesia?

Pada 2020, diharapkan bahwa pemakaian mobil yang terelektrifikasi sudah mencapai 20 persen. Dan saat ini, Keputusan Presiden (Keppres) mengenai mobil listrik tengah digodok.

Kembali lagi kepada Paris Agreement 2015, upaya untuk menjadikan langit biru kembali dengan mengurangi terjadinya efek rumah kaca yang disebabkan pembakaran bahan bakar fosil, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor minyak bumi, maka kendaraan listrik adalah tonggak masa depan untuk industri otomotif di Tanah Air, dengan titik tolak pemikiran ramah lingkungan sekaligus efisien dan ekonomis.

Unsur ekonomis di sini meliputi perawatan mobil listrik yang jauh lebih murah dibandingkan kendaraan konvensional. Lewat penggunaan dan pengolahan energi terbarukan (renewable) untuk dipasok pada mobil listrik, maka pengeluaran dari kantong dijamin tak semahal membeli bensin premium atau oktan tertentu—yang masuk golongan energi tak terbarukan (unrenewable). Mungkin pada awalnya, yaitu saat pembelian mobil listrik, harga produk terasa tinggi. Namun seiring berjalannya waktu, maka cukup mengandalkan pengisian ulang baterai atau sumber daya bagi penggerak si mobil listrik.

baca juga

Dan sudah pasti dari segi ramah lingkungan, unsur pengurangan pembakaran yang mencemari oksigen di udara bakal berkurang. Itulah sebabnya, terkenal sebutan produk zero emission atau nol emisi bagi kendaraan-kendaraan listrik.

Sampai saat ini, dunia otomotif masa depan mengenal tiga macam mobil listrik atau Electric Vehicle (EV), berdasarkan pada banyaknya konsumsi listrik yang dipakai sebagai sumber daya kendaraan. Ketiga macam kendaraan ini adalah: BEV atau semata-mata menggunakan baterai sebagai sumber daya. Ada pula PHEV atau plug-in hybrid, serta HEV atau mobil hybrid alias hibrida. Dari ketiganya, yang bisa diisi ulang dengan metoda fast charging atau Level 3 adalah jenis BEV saja.

Kiranya, seperti apakah produk mobil listrik yang bakal dipopulerkan di Indonesia?

Hingga saat ini, produsen otomotif asal Jepang, PT Toyota Astra Motor (TAM) menjadi pelopor kehadiran mobil listrik di Indonesia. Sekitar 11 produk sudah beredar di pasar Nasional, dengan spesifikasi atau kategori mobil hybrid.

Namun ke depannya, harapan untuk melahirkan EV karya bangsa sendiri tentunya dinantikan. Apalagi, dua institusi pendidikan Indonesia, yaitu Institut Teknologi 10 November Surabaya (ITS) dan Universitas Budi Luhur (UBL) telah melakukan kolaborasi membuat dua tunggangan off-road tenaga listrik bernama BLITS dan tenaga hybrid bernama Kasuari.  Demikian pula bberapa prototipe mobil listrik yang dibuat berbagai perguruan tinggi di Tanah Air.

Tentu semangat berembus kencang, apalagi Perusahaan Listrik Negara (PLN) sebagai pemasok listrik di seluruh negeri telah memfasilitasi recharging station di berbagai kota di Tanah Air. Dan sebuah kabar bagus lagi, Menteri Perindustrian juga meluncurkan wacana akan pembuatan baterai bagi kendaraan listrik, dengan bahan baku material dari negeri sendiri, yaitu Sulawesi Selatan.

Di sisi lain, kebijakan pemerintah turut dinanti, karena sekali peraturan mobil listrik disahkan, maka upaya untuk menjadikan langit Indonesia lebih biru bisa dilakukan dengan "memulasnya" menggunakan produk mobil-mobil listrik buatan dalam negeri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Awas Salfok, Begini Kerennya Rio Haryanto Bawa Pesan Lingkungan

Awas Salfok, Begini Kerennya Rio Haryanto Bawa Pesan Lingkungan

Otomotif | Rabu, 29 Mei 2019 | 07:30 WIB

Siapkan Mobil Listrik untuk Tanah Air, Begini Syarat Uji Tipenya

Siapkan Mobil Listrik untuk Tanah Air, Begini Syarat Uji Tipenya

Otomotif | Senin, 27 Mei 2019 | 15:00 WIB

Hore, BMW Indonesia Pastikan Jual Mobil Listrik i3 Tahun ini!

Hore, BMW Indonesia Pastikan Jual Mobil Listrik i3 Tahun ini!

Otomotif | Sabtu, 18 Mei 2019 | 15:00 WIB

Terkini

Tren Baru Komunitas Otomotif Bukan Sekadar Nongkrong Mobil Kini Lirik Olahraga Terkini

Tren Baru Komunitas Otomotif Bukan Sekadar Nongkrong Mobil Kini Lirik Olahraga Terkini

Otomotif | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:19 WIB

AISMOLI Desak Pemerintah Beri Kepastian Insentif Motor Listrik Jangka Panjang

AISMOLI Desak Pemerintah Beri Kepastian Insentif Motor Listrik Jangka Panjang

Otomotif | Rabu, 24 Juni 2026 | 16:45 WIB

Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Intip Komparasi Versus Trio Yamaha MAXi 155

Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Intip Komparasi Versus Trio Yamaha MAXi 155

Otomotif | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:25 WIB

Apa Bedanya Honda Vario Evo 160 vs Vario 160 Edisi Sebelumnya?

Apa Bedanya Honda Vario Evo 160 vs Vario 160 Edisi Sebelumnya?

Otomotif | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:48 WIB

Spesfikasi Lengkap dan Harga Honda Vario Evo 160

Spesfikasi Lengkap dan Harga Honda Vario Evo 160

Otomotif | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:30 WIB

New Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Termurah Rp 28 Juta

New Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Termurah Rp 28 Juta

Otomotif | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:36 WIB

Infrastruktur SPKLU Masih Jadi Kendala, DFSK Pilih Main Aman dengan Mobil PHEV

Infrastruktur SPKLU Masih Jadi Kendala, DFSK Pilih Main Aman dengan Mobil PHEV

Otomotif | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:25 WIB

Kenaikan Harga BBM Dongkrak Penjualan Mobil Listrik di Indonesia

Kenaikan Harga BBM Dongkrak Penjualan Mobil Listrik di Indonesia

Otomotif | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:15 WIB

Terpopuler: Beda eMotor Tyranno vs Tyranno X, Honda Vario 160 Anyar Meluncur Hari Ini?

Terpopuler: Beda eMotor Tyranno vs Tyranno X, Honda Vario 160 Anyar Meluncur Hari Ini?

Otomotif | Rabu, 24 Juni 2026 | 06:50 WIB

Pegang Uang Rp450 Juta di Jogja, Jangan Asal SPK SUV CRETA Alpha Sebelum Lihat Ganasnya Versi N Line

Pegang Uang Rp450 Juta di Jogja, Jangan Asal SPK SUV CRETA Alpha Sebelum Lihat Ganasnya Versi N Line

Otomotif | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:42 WIB