Punya Banyak Produk 110 cc, Bagaimana Posisi Honda Genio?

RR Ukirsari Manggalani, Manuel Jeghesta Nainggolan

Jum'at, 21 Juni 2019 | 15:35 WIB
Punya Banyak Produk 110 cc, Bagaimana Posisi Honda Genio?
Tampak samping Honda Genio dengan stripping sticker keren [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].

Suara.com - PT Astra Honda Motor (AHM) memiliki jajaran produk skuter matik (skutik) untuk mengisi segmen 110 cc. Paling baru, produsen berlogo sayap mengepak ini meluncurkan Honda Genio untuk menyasar pengguna skutik pemula.

Namun dengan banyaknya pilihan produk di segmen ini, bukan tidak mungkin konsumen Honda akan sedikit bingung. Terlebih posisi Genio diapit produk lain seperti BeAT dan Scoopy.

Namun demikian, Thomas Wijaya, Direktur Pemasaran PT AHM menjelaskan, meski mengisi segmen yang sama sebenarnya produk Honda punya target masing-masing.

Skuter terbaru Honda, All New Scoopy diperkenalkan di Jakarta, Rabu (29/3) [Suara.com/Insan Akbar Krisnamusi].
Skuter Honda, All New Scoopy diperkenalkan di Jakarta [Suara.com/Insan Akbar Krisnamusi].

"Memang di 110 cc ini ada beberapa produk yang kami masuki. Di entry level kami punya BeAT Series, kemudiaan medium kami memiliki Vario 110 dan Scoopy," kata Thomas Wijaya setelah seremoni peluncuran Honda Genio, di Jakarta Utara, Jumat (21/6/2019).

Hanya saja, Thomas Wijaya menjelaskan, posisi Scoopy lebih ke segmen menengah ke atas. Selain itu, secara desain juga berbeda.

Desain Scoopy lebih ke unik dan retro fashionable. Sedangkan Genio lebih ke pemula dan casual fashionable.

New Honda BeAT Street eSP warna street matte black [PT AHM].
New Honda BeAT Street eSP warna street matte black [PT AHM].

"Jadi tidak terlalu unik dan retro Scoopy. Target segmen dan desainnya cukup signifikan. Karakternya juga berbeda dengan masing - masing segmen anak muda yang ada," ujar Thomas Wijaya.

Sebagai produk yang baru diluncurkan, Honda Genio menggendong mesin baru eSP (Enhanced Smart Power) 110 cc SOHC bersistem pembakaran injeksi PGM-FI. Tenaga maksimal mesin diklaim mencapai 6,6 kw @ 7.500 rpm, dan torsi puncak di 9,3 Nm @ 5.500 rpm.

baca juga

Berbekal pasokan tenaga tadi, skutik baru ini mampu berakselerasi 0 - 200 m dalam 12,4 detik. Kecepatan maksimalnya menyentuh 94 km per jam.

Honda Genio dipasarkan dalam dua tipe, CBS dan CBS-ISS. Tipe CBS dipasarkan Rp 17,2 juta (on the road Jakarta) dan CBS-ISS dipasarkan seharga Rp 17,7 juta (on the road Jakarta).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Kesamaan Nama, Honda Sebut Genio Beda Karakter

Ada Kesamaan Nama, Honda Sebut Genio Beda Karakter

Otomotif | Jum'at, 21 Juni 2019 | 14:45 WIB

Ajak Generasi Muda Tertib Lalin, Astra Honda Gelar Safety Riding

Ajak Generasi Muda Tertib Lalin, Astra Honda Gelar Safety Riding

Otomotif | Minggu, 16 Juni 2019 | 05:00 WIB

Pantau Respon Pasar, AHM Masih Belum Mau Jualan PCX Listrik

Pantau Respon Pasar, AHM Masih Belum Mau Jualan PCX Listrik

Otomotif | Selasa, 21 Mei 2019 | 19:37 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×