Pandangan Pengamat Soal Tarif Ojol: Rugi Bila Terjadi Perang

Jum'at, 21 Juni 2019 | 14:00 WIB
Pandangan Pengamat Soal Tarif Ojol: Rugi Bila Terjadi Perang
Sejumlah pengemudi ojek daring menunggu penumpang di depan Stasiun Sudirman, Jakarta, Selasa (26/3). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Para pengguna sarana transportasi point-to-point dengan kendaraan roda dua atau sepeda motor yang kerap disebut ojek online atau ojol tengah disuguhi tarif istimewa. Yaitu adanya diskon atau potongan harga. Hal ini menjadi polemik karena menciptakan perang tarif antaroperator ojol.

Sejumlah pengemudi ojek daring menunggu penumpang di depan Stasiun Sudirman, Jakarta, Selasa (26/3). [Suara.com/Muhaimin A Untung]
Sejumlah pengemudi ojek daring menunggu penumpang di depan Stasiun Sudirman, Jakarta, Selasa (26/3). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Pengamat Kebijakan Publik, Haryadin Mahardika meminta agar pihak terkait untuk mengatur perang tarif diskon yang terjadi pada operator ojol. Pasalnya, banyak pihak yang merugi jika perang diskon tarif itu terjadi.

"Kalau kita tidak mengatur persaingan ini, tidak tepat pada akhirnya, yang merugi banyak pihak," demikian dipaparkan Haryadin Mahardika dalam sebuah diskusi di Restoran Beautika, Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat, Jumat (21/6/2019).

Haryadin Mahardika, juga seorang ekonom Universitas Indonesia menuturkan, jika perang tarif diskon itu dibiarkan, maka akan timbul persaingan tak sehat.

Apalagi, sambungnya, di Indonesia hanya dua pemain saja yaitu Gojek dan Grab. Sehingga, kalau salah satu pemain sangat kuat pendanaannya, maka bisa "membunuh" pemain lainnya.

"Ini baru akan berakhir kalau salah satu menyatakan tidak sanggup lagi. Itu bisa saja terjadi pada salah satu operator, karena tinggal dua pemain. Bukan tidak mungkin," tandasnya.

Karena itu, Haryadin Mahardika mengingatkan kepada regulator dalam hal ini Kementerian Perhubungan, untuk kembali fokus mengatur perang tarif diskon tadi.

"Benar-benar harus menjadi fokus regulator. Karena pasar Indonesia satu-satunya di Asia Tenggara yang masih sehat. Kalau sudah tidak sehat lagi, benefitnya tidak ada," pungkasnya.

Baca Juga: Asyik, Honda Luncurkan Skutik Rp 17 Jutaan Bernama Genio

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI