Bila Listrik Padam Total, Apa yang Terjadi pada Mobil Listrik?

RR Ukirsari Manggalani

Senin, 05 Agustus 2019 | 10:25 WIB
Bila Listrik Padam Total, Apa yang Terjadi pada Mobil Listrik?
Ilustrasi mobil listrik Volkswagen ID.R [Volkswagen].

Suara.com - Kejadian listrik padam yang menimpa Ibu Kota Jakarta dan kota-kota satelitnya seperti Jabodetabek, bahkan sampai Bandung (4-5/8/2019) menorehkan catatan khusus bagi dunia otomotif Indonesia. Khususnya dalam era menuju mobil-mobil terelektrifikasi.

Mulai pertanyaan seputar antisipasi atas si kendaraan terelektrifikasi bila terjadi blackout seperti kemarin (semoga tak terulang kembali), sampai seberapa cerdas sebuah baterai mobil listrik dalam menyimpan daya, semuanya mengemuka.

Nissan Leaf. [Pixabay]
Nissan LEAF, yang menjadi salah satuu mobil terelektrifikasi terlaris [Pixabay]

Berikut adalah tanya jawab seputar kesiapan mobil listrik dalam menghadapi kondisi baterai nyaris habis, sampai pemadaman listrik total, yang dilayangkan oleh The New York Times kepada Sven Thesen, pimpinan Better Place, salah satu pembuat baterai mobil listrik di Amerika Serikat dengan cita-cita membangun jaringan mobil listrik.

- Sebenarnya tujuan apakah yang ingin dicapai oleh pihak pembuat baterai listrik serta kendaraan non-emisi, serta implementasinya seperti apakah?

Mobil terelektrifikasi diciptakan untuk mengubah cara mengemudi menjadi lebih efisien, hemat bahan bakar, sekaligus peduli lingkungan hidup dan sekitar, dengan meminimalkan produksi gas buang.

Paling ideal, seperti disebutkan oleh Better Place, adalah menciptakan mobil listrik dan baterainya yang bisa diisi ulang di rumah atau di kantor selama beberapa jam.

Sama seperti paket berlangganan ponsel, driver akan bisa memilih kapan dan berapa banyak baterai akan diisi ulang. Ketika baterai hampir habis dan pengemudi tidak punya waktu untuk menunggu pengisian ulang, mereka akan bisa berhenti di stasiun penukar baterai (tidak sebatas kegiatan mengisi saja), dan kegiatan ini hanya perlu sekitar lima menit saja.

- Dalam kondisi darurat, semisal pemilik mobil listrik perlu ke rumah sakit menjelang tengah malam karena sakit dan baterai mobil hampir habis, mesti bagaimanakah?

"Baterai mobil listrik tidak akan pernah habis hingga nol. Akan selalu ada kisaran tertentu meski ditulis baterai habis. Di dalamnya masih tersisa dua atau tiga setengah strip sehingga menjadi peringatan atau warning untuk diisi kembali. Bisa diisi ulang di garasi rumah sendiri," jelas Sven Thesen.

baca juga

Menurut Sven Thesen, di kota-kota atau negara yang sudah siap menuju era mobil listrik, akan disediakan beberapa ratus stasiun pertukaran baterai (bukan hanya stasiun pengisian ulang) sekaligus pengisian ulang. Jarak antar stasiun misalnya per 30 km atau lebih di sepanjang jalan raya utama.

- Apa konsekuensinya bila baterai hampir habis dan terjebak kemacetan parah di jalan, sehingga kondisi baterai tidak proporsional?

Kondisi penggunaan baterai tidak proporsional jarang terjadi, pasalnya motor listrik benar-benar menggunakan daya atau jumlah energi kecil saat melaju dalam kecepatan rendah.

Namun paling tepat, memang menggunakan mobil listrik untuk bepergian jarak pendek, atau yang bisa direncanakan terlebih dahulu. Sehingga sebelum berangkat sudah mengantongi daftar stasiun pengisian ulang atau pertukaran baterai yang dibutuhkan. Dan dengan kegiatan menukar baterai ke stasiun charging, pengemudi bisa sekaligus melemaskan kaki selama berkendara.

- Pertanyaan paling penting adalah, bila ada kejadian bencana alam seperti gempa bumi dan listrik padam total. Bagaimanakah penyelesaiannya?

Rasanya, inilah pertanyaan tersulit. Bahwa bencana dan kondisi khusus listrik seperti padam total membuat keteraturan sistem yang dimiliki mobil listrik, seperti saat diganti atau diisi ulang baterainya menjadi sulit. Sehingga jawaban yang diberikan adalah "tidak mungkin bakal terjadi pemadaman total dan berjam-jam."

Nah, ini dia ... pasalnya baru saja kejadian itu menerpa Ibu Kota Jakarta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Listrik Mati, Presiden Jokowi Blusukan ke Kantor Pusat PLN Pagi Ini

Listrik Mati, Presiden Jokowi Blusukan ke Kantor Pusat PLN Pagi Ini

Bisnis | Senin, 05 Agustus 2019 | 08:35 WIB

Hore, Jaguar Land Rover Siap Boyong Mobil Listrik ke Indonesia

Hore, Jaguar Land Rover Siap Boyong Mobil Listrik ke Indonesia

Otomotif | Jum'at, 02 Agustus 2019 | 14:31 WIB

Bukan Sebatas Pasar, Indonesia Mesti Miliki Teknologi Mobil Listrik

Bukan Sebatas Pasar, Indonesia Mesti Miliki Teknologi Mobil Listrik

Otomotif | Kamis, 01 Agustus 2019 | 08:00 WIB

Terkini

Yanuar Arif Wibowo Kecewa soal CCTV Bangunan Mewah Lapas Cibinong: Kurang Ajar

Yanuar Arif Wibowo Kecewa soal CCTV Bangunan Mewah Lapas Cibinong: Kurang Ajar

Bogor | Rabu, 30 September 2026 | 19:30 WIB

The Love Hypothesis: Cinta Tumbuh Karena Sering Bersama

The Love Hypothesis: Cinta Tumbuh Karena Sering Bersama

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 19:30 WIB

Penunjuk Arah Warna-warni Bikin Cari Bus di Terminal Blok M Lebih Mudah

Penunjuk Arah Warna-warni Bikin Cari Bus di Terminal Blok M Lebih Mudah

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 19:26 WIB

Bos PT Danau Winata Indah Ditetapkan Tersangka Korupsi Proyek Kondotel Rp100 Miliar

Bos PT Danau Winata Indah Ditetapkan Tersangka Korupsi Proyek Kondotel Rp100 Miliar

News | Rabu, 30 September 2026 | 19:25 WIB

Menakar Teknologi Manufaktur YIMM di Tengah Ekspor 3 Juta Unit Motor Yamaha

Menakar Teknologi Manufaktur YIMM di Tengah Ekspor 3 Juta Unit Motor Yamaha

Otomotif | Rabu, 30 September 2026 | 19:20 WIB

Dampak Super El Nino Mulai Dirasakan Industri di RI

Dampak Super El Nino Mulai Dirasakan Industri di RI

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 19:19 WIB

Singgung Jabatan Komisaris, Denny Indrayana Sorot Peran Eks Ketua KPU Muluskan Pencalonan Gibran

Singgung Jabatan Komisaris, Denny Indrayana Sorot Peran Eks Ketua KPU Muluskan Pencalonan Gibran

News | Rabu, 30 September 2026 | 19:15 WIB

Bolehkah Viva White Waterdrop Sleeping Mask Dipakai Setiap Hari? Ini Jawabannya

Bolehkah Viva White Waterdrop Sleeping Mask Dipakai Setiap Hari? Ini Jawabannya

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 19:15 WIB

Hati-hati! Serahkan Akun Trading, Uang Bisa Melayang

Hati-hati! Serahkan Akun Trading, Uang Bisa Melayang

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 19:14 WIB

Rupiah Makin Tertekan, Sudah Melemah 7,74% Sepanjang 2026

Rupiah Makin Tertekan, Sudah Melemah 7,74% Sepanjang 2026

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 19:08 WIB

×