Bila Harga Terjangkau, Kendaraan Dinas DKI Jakarta Pakai Mobil Listrik

RR Ukirsari Manggalani

Minggu, 11 Agustus 2019 | 13:00 WIB
Bila Harga Terjangkau, Kendaraan Dinas DKI Jakarta Pakai Mobil Listrik
Gubernur Anies Baswedan pra uji coba bus listrik di Jakarta . [Suara.com/Stephanus Aranditio].

Suara.com - Menyusul ditandatanganinya Peraturan Presiden atau Perpres soal mobil listrik di awal pekan lalu, (5/8/2019), Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut mobil dinas di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan segera beralih ke tenaga listrik. Dengan catatan, harganya terjangkau. Demikian dikutip dari kantor berita Antara.

"Tentu akan demikian, akan tetapi jangan langsung Pemprov mau ganti mobil. Kami harap dengan adanya Perpres itu harganya terjangkau," kata Anies Baswedan di Balaikota Jakarta, Jumat (9/8/2019).

Nissan Leaf. [Pixabay]
Nissan LEAF [Pixabay]

Ditinjau dari sudut ekonomi, nilai nominal mobil listrik saat ini adalah lebih mahal dibandingkan dengan mobil reguler. Harganya adalah tiga hingga empat kali lebih mahal.

"Bagaimana pun, mobil adalah alat transportasi, harus ekonomis juga. Kalau sudah keluar produk, sampai Indonesia terjangkau, Pemprov DKI akan memastikan segera masuk di e-catalog. Begitu masuk e-catalog maka belanja mobil baru pemprov DKI menggunakan kendaraan bersumber tenaga listrik. Jika masih mahal sudah dipesan, nantinya akan pemborosan anggaran," tandas Gubernur DKI Jakarta.

Dengan adanya Perpres soal Mobil Listrik, Anies Baswedan mengatakan bahwa Pemprov berharap industri mobil dan sepeda motor juga bergerak, bahkan pihaknya telah menyusun peta jalan penggunaan mobil listrik di Jakarta dengan pihak industri juga dengan PLN untuk pengadaan energi pasokan daya bagi baterai mobil listrik.

"Dengan PLN disampaikan juga ada seribu titik pengisian ulang atau recharging station, dan industri baterainya. Seluruh ekosistem akan kami tata bersama-sama. Jadi saat Jakarta bergerak, jangan sampai pemerintah mengumumkan regulasi baru, namun masyarakat dan private sector belum siap," tambahnya.

Di sisi transportasi umum, lanjut Anies Baswedan, Transjakarta kini sedang menguji coba tiga unit bus listrik. Rencananya, ke depan semua bus Transjakarta akan menggunakan sumber tenaga listrik yang disebut lebih ramah lingkungan.

"Targetnya kapan saya lupa. Akan tetapi segera, karena begitu mereka datangkan yang baru, akan dipakai. Namun hal itu bukan belanja ya, melainkan kemitraan. Pihak ketiga adalah penyedia jasa Transjakarta dalan penggunaan mobil listrik," jelas Anies Baswedan.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menyatakan telah menandatangani Peraturan Presiden tentang mobil listrik pada Senin (5/8/2019). Menurut Jokowi atau Presiden Joko Widodo, regulasi ini ditujukan untuk mendorong perusahaan-perusahaan otomotif dalam mempersiapkan industri mobil listrik di Tanah Air.

baca juga

Sementara itu, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan dalam peraturan presiden juga diatur mengenai Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) mobil listrik yakni sebesar 35 persen. Ditandaskannya bahwa hal ini mampu mendorong ekspor Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Soal Mobil Listrik: Bukan Murah Atau Mahal, Tapi Bisa Dibeli

Jokowi Soal Mobil Listrik: Bukan Murah Atau Mahal, Tapi Bisa Dibeli

Otomotif | Kamis, 08 Agustus 2019 | 13:00 WIB

Teken Perpres, Jokowi Berharap Harga Mobil Listrik Lebih Murah

Teken Perpres, Jokowi Berharap Harga Mobil Listrik Lebih Murah

Otomotif | Kamis, 08 Agustus 2019 | 12:24 WIB

Kemenhub Mulai Uji Tipe Bus Listrik, Baru MAB yang Lolos

Kemenhub Mulai Uji Tipe Bus Listrik, Baru MAB yang Lolos

Otomotif | Selasa, 02 Juli 2019 | 06:25 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×