Kurangi Polusi, Ini Langkah Kota Shanghai Tiga Tahun Lagi

RR Ukirsari Manggalani

Selasa, 01 Oktober 2019 | 09:24 WIB
Kurangi Polusi, Ini Langkah Kota Shanghai Tiga Tahun Lagi
Truk di Shanghai sebagai ilustrasi [Shutterstock].

Suara.com - China, sebagai salah satu negara dengan jumlah penduduk terbanyak, sekaligus pasar otomotif nomor satu di dunia, tak terlepas dari upaya mengurangi emisi yang dihasilkan kendaraan bermotor.

Langkah pemerintah salah satunya adalah penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik (KBL) yang digunakan secara pribadi oleh warganya, maupun bagian dari sarana transportasi massal.

Ilustrasi mobil berbahan bakar diesel. [Shutterstock]
Ilustrasi mobil berbahan bakar diesel. [Shutterstock]

Dikutip dari Reuters, Shanghai di China sebagai ibu kota bisnis Negeri Tirai Bambu yang terus menetapkan langkah-langkah pengurangan emisi. Selain penggunaan KBL untuk transportasi pribadi dan massal, ada satu lagi kebijakan. Yaitu wacana untuk menghapus truk diesel kelas bawah mulai 2022.

Ada sekitar sekitar 120 ribu truk bertenaga diesel kelas bawah yang bisa dikurangi penggunaannya mulai 2022. Demikian bunyi laporan web pemerintah pusat pada Senin (30/9/2019).

Akhir tahun lalu, Kota Shanghai memiliki 120 ribu truk diesel kategori "tiga produk nasional". Jumlahnya sebesar 2,9 persen dari total armada kendaraan terdaftar di kota ini. Sumbangannya atas kualitas udara adalah menyemburkan 30 persen total emisi nitrogen oksida di kota, ditambah 46 persen partikel.

Sehingga, mulai 1 April 2020, pemerintah Shanghai akan melarang truk-truk diesel yang berpolusi agar tidak beroperasi di jalan raya tertentu di kota . Lalu secara bertahap akan diterapkan di bagian terluar di sekitar metropolitan, demikian seperti dikutip dari surat kabar resmi Shanghai, Liberation Daily.

Subsidi akan diberikan kepada operator truk yang bisa berhenti mengoperasikan kendaraan lebih cepat dari jadwal, dengan nominal berkisar antara 3 ribu Yuan (sekitar Rp 600 ribu) hingga 116 ribu Yuan (Rp 2,3 juta) per kendaraan tergantung pada tonase.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sekilas Bikin Ngeri, Potret Kecelakaan Ini Ternyata Mengecoh

Sekilas Bikin Ngeri, Potret Kecelakaan Ini Ternyata Mengecoh

Otomotif | Senin, 30 September 2019 | 09:53 WIB

Asyik, Pabrik Perdana KBL Tesla di Shanghai Sudah Rampung

Asyik, Pabrik Perdana KBL Tesla di Shanghai Sudah Rampung

Otomotif | Sabtu, 28 September 2019 | 13:00 WIB

Wuling Almaz Rebadge Sebagai Chevrolet Captiva, Apakah Itu SGMW?

Wuling Almaz Rebadge Sebagai Chevrolet Captiva, Apakah Itu SGMW?

Otomotif | Jum'at, 27 September 2019 | 08:18 WIB

Terkini

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:54 WIB

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:13 WIB

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:27 WIB

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:06 WIB

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Sumut | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:52 WIB

×