Ford v Ferrari: Manufaktur Ini Sebutkan Unsur Reinterpretasi Sejarah

RR Ukirsari Manggalani

Senin, 11 November 2019 | 19:00 WIB
Ford v Ferrari: Manufaktur Ini Sebutkan Unsur Reinterpretasi Sejarah
Sebuah Ford GT40 dalam balapan nomor vintage klasik di Barcelona, Spanyol. diabadikan sekitar April 2019 [Shutterstock].

Suara.com - Betapa "berisinya" kisah saga otomotif "Ford v Ferrari" besutan sutradara James Mangold memang terasa sedari awal. Mulai persahabatan antara Carroll Shelby, mantan pebalap yang pindah profesi sebagai produsen kendaraan, dengan Ken Miles, driver asal Britania Raya. Lalu perseteruan dua "raja" manufaktur, yaitu Henry Ford II dengan Enzo Ferrari. Ditambah dua perusahaan, Ford Motor Company lawan Ferrari S.p.A. Serta kelahiran produk andalan Ford GT40 sendiri sebagai supercar seksi peretas dominasi Ferrari.

Lantas bagaimana cara penulis skenario, screenplay, sampai sutradara menjaga akurasi dari "Class of The Titans" ini?

Sebuah replika Ford GT40 di markas Ford Motor Company, Dearborn, Amerika Serikat [Detroit Free Press].
Sebuah replika Ford GT40 di markas Ford Motor Company, Dearborn, Amerika Serikat [Detroit Free Press].

Utamanya untuk Ford Motor Company sebagai sentral cerita. Di mana Henry Ford II selaku pemilik Ford Motor Company kesal dengan putusan Enzo Ferrari yang membatalkan rencana penjualan pabriknya kepada raksasa otomotif Amerika Serikat itu.

Dikutip dari Detroit Free Press, justru di sinilah letak keunikan itu. Bahwa sebagai subjek cerita, Ford Motor Company  tidak dilibatkan saat skenario "Ford v Ferrari" mulai ditulis.

Well, selain menyediakan beberapa bahan arsip untuk mempelajari seluk-beluk perusahaan, Ford Motor Company memang tidak terlibat dalam pembuatan "Ford v Ferrari". Sumber utamanya adalah buku karya A.J. Baime lansiran 2009, bertajuk "Go Like Hell: Ford, Ferrari and Their Battle for Speed and Glory at Le Mans".

Para penulis skenario, yaitu Jez Butterworth, John-Henry Butterworth dan Jason Keller mengambil kebebasan untuk segi detail dan kisah-kisah sosok yang dituangkan ke layar lebar. Mirip proses adaptasi dari kisah nyata.

Ford v Ferrari [20th Century Fox]
Ford v Ferrari [20th Century Fox]

Dan serunya lagi, pihak Ford Motor Company tak mempermasalahkan nilai akurasi dari hasil akhir "Ford v Ferrari". Juga sejauh ini belum ada tindak antisipasi atau penolakan terhadap film yang dibuat. Bahkan, perusahaan malahan menjadikan karya sinematografi itu sebagai alasan untuk menggelar event peringatan kemenangannya di 24 Hours of Le Mans pada 1966.

"Film ini adalah bagian dari hiburan, itu hal paling utama. Saya menggambarkannya sebagai sebuah reinterpretasi sejarah yang dramatis," papar Jay Ward, Product and Public Communication Ford Europe.

Tak kalah penting, semangat yang dibawa dari pertarungan "Class of The Titans" antarbenua: Eropa dan Amerika ini, adalah lahirnya Ford GT40. Perjalanannya juga seru, karena tak langsung sukses, melainkan harus lewat cara sulit untuk bisa mematahkan dominasi Ferrari.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ford GT40, Si Seksi yang Bikin Susah Napas di Ford v Ferrari

Ford GT40, Si Seksi yang Bikin Susah Napas di Ford v Ferrari

Otomotif | Senin, 11 November 2019 | 17:07 WIB

Ford v Ferrari: Bukti Totalitas Christian Bale Ikut Sekolah Balap

Ford v Ferrari: Bukti Totalitas Christian Bale Ikut Sekolah Balap

Otomotif | Minggu, 10 November 2019 | 21:05 WIB

Ford v Ferrari, Tontonan Seru bagi Pencinta Otomotif Sejati

Ford v Ferrari, Tontonan Seru bagi Pencinta Otomotif Sejati

Otomotif | Minggu, 10 November 2019 | 13:10 WIB

Terkini

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

×