Uber dan Hyundai Ciptakan Taksi Udara, Ujudnya Begini

RR Ukirsari Manggalani

Selasa, 07 Januari 2020 | 14:00 WIB
Uber dan Hyundai Ciptakan Taksi Udara, Ujudnya Begini
Kolaborasi Hyundai dan Uber lahirkan pesawat kecil untuk taksi udara [Dok Hyundai - Uber, via Antara].

Suara.com - Taksi udara kelak menjadi sarana angkutan alternatif untuk memangkas jarak sekaligus mengurangi kemacetan. Bisa juga menjadi ajang pembuktikan mutakhirnya teknologi digantara serta layanan jasa angkutan.

Tak heran, bila taksi udara mulai digagas oleh beberapa produsen aviasi, bahkan otomotif. Contohnya bisa dipetik dari gelaran Consumer Electronics Show 2020 di Las Vegas, Amerika Serikat.

Taksi udara UberAir [YouTube: UberAir].
Taksi udara UberAir [YouTube: UberAir].

Dikutip dari kantor berita Antara, dalam acara itu, Hyundai memamerkan pesawat konsep untuk taksi udara. Sebagai catatan, sebagian tahapan awal diciptakan melalui proses desain terbuka Uber, penyedia transportasi berbasis aplikasi.

Dalam ajang Consumer Electronics Show 2020 di Las Vegas itu, Hyundai mengumumkan kemitraan dengan ilham dari NASA yang memulai inovasi dengan meluncurkan konsep desain kendaraan secara publik, sehingga setiap perusahaan bisa menerapkannya sebagai model taksi udara dan teknologi rekayasa.

Dalam kemitraan ini, Hyundai akan memproduksi dan menggunakan kendaraan udara, sedangkan Uber akan menyediakan layanan dukungan wilayah udara, koneksi ke transportasi darat, dan antarmuka pelanggan melalui jaringan berbagi perjalanan udara.

"Visi kami tentang Urban Air Mobility akan mengubah konsep transportasi perkotaan," begitu papar Jaiwon Shin, Wakil Presiden Eksekutif dan Kepala Divisi Urban Air Mobility (UAM) Hyundai, dalam pernyataan resmi yang dikutip kantor berita Antara pada Selasa (7/1/2020).

Berbincang soal spesifikasi, Hyundai yang bekerja sama dengan Uber Elevate mengembangkan model PAV (Personal Air Vehicle), S-A1, yang menggunakan proses desain inovatif buat mengoptimalkan pesawat lepas landas dan mendarat vertikal (eVTOL). Model ini disebut sebagai model S-A1 Hyundai dan mencerminkan desain eVTOL sebelumnya yang telah dirilis Uber Elevate.

"Hyundai adalah mitra kendaraan pertama kami yang telah berpengalaman memproduksi mobil penumpang dalam skala global. Kami percaya Hyundai memiliki potensi membangun kendaraan Uber Air dengan harga yang tidak ada di industri kedirgantaraan saat ini, memproduksi pesawat terbang yang berkualitas tinggi dan dapat diandalkan dengan volume tinggi untuk menurunkan biaya penumpang per perjalanan," ujar Eric Allison, kepala Uber Elevate.

Sebagai catatan, sebelum menjalin kemitraan dengan Hyundai untuk taksi udara ini, Uber juga pernah melahirkan konsep UberAir. Yaitu layanan angkutan masa depan dari helipad ke helipad di berbagai tempat permukiman, kantor, sampai destinai wisata.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hyundai Siap Pamer Mobil Terbang di CES 2020

Hyundai Siap Pamer Mobil Terbang di CES 2020

Otomotif | Sabtu, 28 Desember 2019 | 22:00 WIB

Produk Baru 2020: 20 Unit Hyundai Ioniq EV buat Operasional Taksol

Produk Baru 2020: 20 Unit Hyundai Ioniq EV buat Operasional Taksol

Otomotif | Sabtu, 14 Desember 2019 | 08:01 WIB

Resmi! Hyundai Motor Bangun Pabrik Pertama di Cikarang

Resmi! Hyundai Motor Bangun Pabrik Pertama di Cikarang

Otomotif | Selasa, 26 November 2019 | 16:35 WIB

Terkini

Bandara Husein Kembali Beroperasi, Pedagang Pasar Baru Bandung Harap Wisatawan Meningkat

Bandara Husein Kembali Beroperasi, Pedagang Pasar Baru Bandung Harap Wisatawan Meningkat

Jabar | Senin, 21 September 2026 | 22:37 WIB

Bawaslu Kabupaten Bogor Buka Suara Soal Tagar 'Percuma Lapor Bawaslu', Jadikan Introspeksi Diri

Bawaslu Kabupaten Bogor Buka Suara Soal Tagar 'Percuma Lapor Bawaslu', Jadikan Introspeksi Diri

Jabar | Senin, 21 September 2026 | 22:30 WIB

Klasemen Indonesia di Asian Games 2026 Malam Ini: Tim Merah Putih di Atas Malaysia

Klasemen Indonesia di Asian Games 2026 Malam Ini: Tim Merah Putih di Atas Malaysia

Sport | Senin, 21 September 2026 | 22:26 WIB

Kapolri Buka Jalan Polwan Jadi Pemimpin Tertinggi, Boni Hargens: Terobosan Paradigmatik

Kapolri Buka Jalan Polwan Jadi Pemimpin Tertinggi, Boni Hargens: Terobosan Paradigmatik

News | Senin, 21 September 2026 | 22:25 WIB

Selain Gratiskan Biaya Sekolah Sampai Kuliah, Prabowo Mau Naikan Gaji Guru

Selain Gratiskan Biaya Sekolah Sampai Kuliah, Prabowo Mau Naikan Gaji Guru

News | Senin, 21 September 2026 | 22:23 WIB

KPK Sita Dokumen dan Barang Bukti Elektronik dari Kantor Summarecon di Bogor

KPK Sita Dokumen dan Barang Bukti Elektronik dari Kantor Summarecon di Bogor

Jabar | Senin, 21 September 2026 | 22:22 WIB

Pakar Ingatkan BGN: Sertifikat Higiene Tak Cukup Cegah Keracunan MBG

Pakar Ingatkan BGN: Sertifikat Higiene Tak Cukup Cegah Keracunan MBG

News | Senin, 21 September 2026 | 22:20 WIB

KPK Sita Dokumen dan Bukti Elektronik dari Kantor Summarecon Agung di Kabupaten Bogor

KPK Sita Dokumen dan Bukti Elektronik dari Kantor Summarecon Agung di Kabupaten Bogor

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:19 WIB

Dua Jenderal TNI Dilaporkan ke Puspom Terkait Dugaan Penyerobotan Lahan di Menteng

Dua Jenderal TNI Dilaporkan ke Puspom Terkait Dugaan Penyerobotan Lahan di Menteng

News | Senin, 21 September 2026 | 22:17 WIB

Konflik Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg Berakhir Damai, Warga Minta Maaf Secara Terbuka

Konflik Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg Berakhir Damai, Warga Minta Maaf Secara Terbuka

Banten | Senin, 21 September 2026 | 22:14 WIB

×