Ducati dan Honda Perang Merek Favorit via Balap MotoGP?

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Ducati dan Honda Perang Merek Favorit via Balap MotoGP?
Ducati Multistrada 1260 dalam pameran otomotif Turki 2019. Sebagai ilustrasi produk Ducati [Shutterstock].

Ingin pilih posisi atas namun satu rider, atau semua pebalap menang? Ini "kuncian" Ducati lawan Honda.

Suara.com - Bagi para pabrikan sepeda motor, ajang balap kondang MotoGP bisa menjadi pendongkrak atau bukti eksistensi produk. Tak percaya, lihat saja kendaraan roda dua yang menjadi favorit atau banyak diburu peminat setelah produsennya memenangi gelar di klasemen konstruktor event sport otomotif itu. Merek favorit pun tercipta dari pentas itu.

Baru-baru ini, "perang" disulut oleh Ducati dan ditujukan kepada Honda. Claudio Domenicali, CEO Ducati Motor Holding, mengeluarkan pernyataan yang cukup menohok kepada pabrikan Jepang berlogo sayap mengepak itu.

Ia menyatakan cukup puas dengan pencapaian Ducati di posisi kedua sepanjang MotoGP 2019. Pencapaian ini dianggap cukup baik karena seluruh rider timnya berada di posisi papan atas. Sementara Honda hanya bisa mengandalkan Marc Marquez sebagai juara dunia 2019.

Juara dunia MotoGP 2019, Marc Marquez (kanan), berpose dengan sang adik yang juga juara dunia Moto2 2019, Alex Marquez, di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Minggu (17/11/2019). [AFP/Jose Jordan]
Juara dunia MotoGP 2019, Marc Marquez (kanan), berpose dengan sang adik yang juga juara dunia Moto2 2019, Alex Marquez, di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Minggu (17/11/2019). [AFP/Jose Jordan]

"Saya lebih pilih mengakhiri musim sebagai runner-up dan semua pebalap yang berlaga atas nama tim kami bisa menang. Ketimbang menang terus-menerus dengan satu joki saja," ujar Claudio Domenicalli seperti dilansir GPOne.

Sebelumnya, Jorge Lorenzo yang sempat memperkuat tim balap Honda mengakui bahwa produsen berlogo sayap mengepak itu hanya mengembangkan motor untuk mitra satu timnya saja. Berbeda dengan Ducati yang menggarap dua motor dengan cara menerima masukan dari semua pebalapnya.

"Kami satu-satunya tim yang bisa menang dengan dua rider. Pabrikan lain yang jadi juara, ternyata juga sulit kompetitif lewat tim pabrikan dan satelitnya. Fans yang cermat, pasti jadi ragu," tutup Claudio Domenicalli.

Untuk MotoGP 2020, Ducati bakal menurunkan empat motor Desmosedici GP20 spesifikasi pabrikan untuk Andrea Dovizioso, Danilo Petrucci. Serta dua pembalap satelitnya, Jack Miller, dan Francesco Bagnaia.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS