Upaya Bantu Konsumennya saat Wabah Coronavirus, Tesla Lakukan ini

RR Ukirsari Manggalani
Upaya Bantu Konsumennya saat Wabah Coronavirus, Tesla Lakukan ini
Ilustrasi logo Tesla [Shutterstock]

Kondisi karantina karena sebaran Coronavirus membuat Tesla putuskan membantu konsumennya di China dengan cara begini.

Suara.com - Kondisi lockdown atau pelarangan bepergian sekaligus karantina di Wuhan, pusat berawalnya sebaran novel Coronavirus (2019-nCoV) atau Wuhan Coronavirus membuat produsen Kendaraan Bermotor Listrik (KBL) Tesla Incorporation melakukan tindakan sosial.

Apalagi, China merupakan negara dengan begitu banyak pengguna KBL kategori bertenaga listrik murni atau Electric Vehicle (EV). Sementara Tesla Incorporation sendiri juga baru saja membuka pabrik di negeri itu, dengan bantuan pendanaan pemerintah setempat.

Seorang pria memakai masker muka mengendarai sepeda motor di sebuah jalan di Wuhan, Cina, Minggu (26/1). [Hector RETAMAL / AFP]
Seorang lelaki memakai masker muka mengendarai sepeda motor di sebuah jalan di Wuhan, Cina, Minggu (26/1). [Hector RETAMAL / AFP]

Dikutip dari Electrek, Tesla China mengirimkan pesan dalam tulisan berhuruf kanji lewat monitor mobil, bahwa semua mobil produksi Tesla bisa menggunakan supercharging tanpa berbayar alias gratis, sampai wabah 2019-nCoV berlalu.

Adapun salah satu latar belakang pemberian fasilitas gratis ini adalah berangkat dari kondisi karantina. Saat pengumuman lockdown, Pemerintah China memutuskan seluruh transportasi massal yang terhubung dengan Wuhan. Sehingga, ada kemungkinan warga terpaksa menggunakan mobil pribadi dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, meski di sisi lain penggunaan kendaraan sendiri juga tidak dibolehkan.

Kurang lebihnya, pesan di layar itu berbunyi, "Demi kemudahan perjalanan Anda selama wabah epidemi, mulai sekarang, untuk sementara waktu kami akan membebaskan semua mobil Tesla untuk mengisi daya di stasiun pengisian cepat secara gratis sampai kondisi teratasi. Kami berharap, dalam kondisi darurat ini Anda bisa mengisi listrik secara efisien saat memerlukannya, serta mampu mengemudikan mobil dengan lancar. Setelah kondisi daruat selesai, kami akan memberi tahu Anda kembali untuk pengembalian kondisi mobil ke konfigurasi awal".

Di China, ini adalah bantuan darurat perdana yang diberikan Tesla. Namun di luar negara itu, perusahaan di bawah komando Elon Musk itu ikut memberikan bantuan saat terjadi Hurricane Irma (2017). Juga dalam bentuk pengisian ulang cepat tanpa berbayar, serta rute bantuan menjauhi angin topan itu. Demikian pula saat terjadi kebakaran hutan California, serta Hurricane Florence dan Dorian.

Semoga wabah Wuhan Coronavirus ini segera berlalu.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS