Wabah COVID-19, Begini Kondisi Rantai Pasokan Komponen di Indonesia

RR Ukirsari Manggalani

Jum'at, 21 Februari 2020 | 16:00 WIB
Wabah COVID-19, Begini Kondisi Rantai Pasokan Komponen di Indonesia
Ilustrasi Penyebaran Virus Corona Covid-19 [Shutterstock]

Suara.com - Wuhan Coronavirus atau COVID-19 telah berhasil mengguncang sektor otomotif global. Lebih dari empat pekan, berbagai brand otomotif dunia yang memiliki pabrik di China bertekuk lutut. Mereka diimbau oleh pemerintah China agar menutup tempat produksi buat sementara, agar tidak menjadi salah satu sumber penyebaran virus. Juga sebaliknya, agar pekerjanya tidak terpapar penyakit itu.

Berikutnya, setelah berbagai pabrik otomotif di China dihentikan operasionalnya, giliran Eropa menjadi khawatir. Disebutkan bahwa rantai pasokan komponen berada dalam kondisi rawan. Kemungkinan bakal terputus, bila pabrik-pabrik di Negeri Tirai Bambu tak segera mengirimkan komponen produksinya.

Bagaimana dengan Indonesia sendiri?

Beberapa manufaktur di Tanah Air menyatakan bahwa mereka tak terkendala sehubungan dengan prakiraan bakal terjadi rawan pasokan komponen akibat COVID-19.  Hingga saat ini, berbagai pabrikan otomotif yang berada di Indonesia masih terus berproduksi.

Hanya, bila dalam waktu tiga atau empat pekan ke depan kondisi akibat COVID-19 tak membaik sehingga terjadi rawan pasokan komponen otomotif, maka perusahaan akan mencari bahan-bahan alternatif atau substitusi.

Berikut adalah kumpulan artikel di kanal otomotif Suara.com tentang dampak Coronavirus terhadap pabrikan otomotif yang beroperasi di Indonesia. Selamat membaca.

1. Di Indonesia, Wabah COVID-19 Tak Pengaruhi Produksi Wuling

Wuling Almaz di GIIAS 2019, lengkap dengan penyebutan label harganya. Sebagai ilustrasi produksi Wuling [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].
Wuling Almaz di GIIAS 2019, lengkap dengan penyebutan label harganya. Sebagai ilustrasi produksi Wuling [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].

Saat ini, perusahaan otomotif global yang memiliki pabrik di China, juga memiliki rantai suplai komponen dari negara itu tengah mengalami masa penghentian sementara akibat wabah Wuhan Coronavirus atau COVID-19. Dalam artian, produktivitas terdampak dengan terjadinya serangan virus ini.

Namun, kondisi penghentian produksi sementara di sektor otomotif ini tak terjadi di Indonesia. Dikutip dari kantor berita Antara, Ivan Pudya Sumanta, Manager Marketing Kumala Group menyatakan kondisi positif atas produksi brand Wuling di Tanah Air.

baca juga

Baca selengkapnya

2. Wuling Ikut Produksi Masker untuk Cegah Penyebaran Virus Corona

Logo Wuling [Shutterstock].
Logo Wuling [Shutterstock].

SAIC-GM-Wuling Automobile, salah satu produsen mobil terbesar di China, ikut memproduksi masker kesehatan untuk mencegah merebaknya virus Corona dari Wuhan, demikian diwartakan kantor berita Reuters, Jumat (7/2/2020).

Dalam keterangan resmi di media sosial, SAIC-GM-Wuling Automobile mengatakan bahwa 14 line produksinya akan memproduksi masker hingga akhir Februari. Perusahaan itu berencana menghasilkan 1,7 juta lembar masker per hari.

Baca selengkapnya

3. Ditanya Soal Dampak COVID-19, Begini Jawab Daihatsu Indonesia

Logo Daihatsu. [Shutterstock]
Logo Daihatsu. [Shutterstock]

Munculnya wabah Wuhan Coronavirus atau COVID-19 tidak hanya berpengaruh terhadap kesehatan warga dunia, di mana proses karantina dan usaha menghentikan penyebaran terus dilakukan. Dunia otomotif pun terkena imbasnya, meski kini beberapa pabrik brand global yang memiliki pabrik di China mulai membuka tempat produksinya kembali.

Dikutip dari kantor berita Antara, PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Agen Pemegang Merek (APM) mobil Daihatsu di Indonesia menyatakan bahwa Coronavirus yang mewabah beberapa waktu terakhir belum berdampak terhadap rantai pasokan komponen bagi pabrik Daihatsu di Indonesia.

Baca selengkapnya

4. Antisipasi Serangan Coronavirus, Begini Langkah Toyota Indonesia

Suku cadang otomotif, sebagai ilustrasi [Shutterstock].
Suku cadang otomotif, sebagai ilustrasi [Shutterstock].

Sekali lagi, wabah Wuhan Coronavirus atau COVID-19 belum dituntaskan. Imbasnya dalam dunia otomotif dikhawatirkan, terutama tentang rawannya rantai pasokan komponen yang mengandalkan buatan pabrikan China. Pasalnya jelas, tempat berproduksi ditutup dan dilakukan karantina bagi warga serta pekerja industri, untuk meminimalkan terjadinya penyebaran.

Alhasil, sejumlah negara pun tengah menunggu keadaan di China segera membaik, walaupun hingga kini rantai pasokan komponen otomotif masih berjalan lancar seperti biasa.

Baca selengkapnya

5. Komponen Aman dari COVID-19, Pabrik Honda di China Buka Hari Ini

Honda Skill Contest 2020 yang digelar PT Honda Prospect Motor (HPM). Sebagai ilustrasi komponen mobil [Dok PT HPM].
Honda Skill Contest 2020 yang digelar PT Honda Prospect Motor (HPM). Sebagai ilustrasi komponen mobil [Dok PT HPM].

Meski dikhawatirkan berbagai pengamat bisnis otomotif karena rantai pasokan komponen mobil bakal terputus diguncang wabah Wuhan Coronavirus atau COVID-19, kini semangat optimisme mulai diembuskan.

Contohnya seperti yang dilakukan pihak Honda. Dikutip dari kantor berita Antara, PT Honda Prospect Motor (HPM), Agen Pemegang Merek (APM) mobil ini di Indonesia menyatakan bahwa Wuhan Coronavirus tak terlalu mempengaruhi produksi maupun rantai pasokan komponen Honda.

Baca selengkapnya

6. China Luncurkan Aplikasi Detektor Covid-19, Bermanfaat di Kendaraan

Seorang pengemudi mengenakan masker saat melakukan kegiatan menyetir. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].
Seorang pengemudi mengenakan masker saat melakukan kegiatan menyetir. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].

Wuhan Coronavirus atau 2019-nCoV yang kini diberi nama baru Covid-19--telah disahkan World Health Organization (WHO)--berpotensi menular secara cepat begitu terjadi kontak, disebut sebagai "close contact". Pemerintah China kini meluncurkan sebuah aplikasi berjuluk "close contact detector" app.

Dikutip dari BBC News, aplikasi ini berfungsi memberitahu penggunanya bila tengah berada di dekat seseorang yang terinfeksi atau diduga memiliki virus Covid-19.

Baca selengkapnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keren, Honda Jajaki Peluang Ekspor ke Australia

Keren, Honda Jajaki Peluang Ekspor ke Australia

Otomotif | Kamis, 20 Februari 2020 | 17:00 WIB

Ada Tipe RS, Honda Pangkas Civic Hatchback Tipe E dan S

Ada Tipe RS, Honda Pangkas Civic Hatchback Tipe E dan S

Otomotif | Rabu, 19 Februari 2020 | 19:00 WIB

Eksklusif, New Alphard dan New Vellfire Terima Sentuhan Baru

Eksklusif, New Alphard dan New Vellfire Terima Sentuhan Baru

Otomotif | Rabu, 19 Februari 2020 | 15:00 WIB

Terkini

5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax

5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:00 WIB

100 Ribu Buruh Perusahaan Otomotif "V" Terancam PHK

100 Ribu Buruh Perusahaan Otomotif "V" Terancam PHK

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:13 WIB

Tunda Nyicil Scoopy Baru, Yamaha Grand Filano Bekas Lebih Murah, Mending Mana?

Tunda Nyicil Scoopy Baru, Yamaha Grand Filano Bekas Lebih Murah, Mending Mana?

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:03 WIB

Pesona SUV Mazda yang Seukuran dengan Suzuki S-Presso, Harga Cuma Tak Sampai 200 Juta

Pesona SUV Mazda yang Seukuran dengan Suzuki S-Presso, Harga Cuma Tak Sampai 200 Juta

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 15:00 WIB

Irit dan Tangguh, Ini Alasan Kenapa Yamaha Gear Ultima Jadi Skutik Favorit Perempuan

Irit dan Tangguh, Ini Alasan Kenapa Yamaha Gear Ultima Jadi Skutik Favorit Perempuan

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:23 WIB

Honda, Nissan dan Mitsubishi Jalin Kerja Sama, Ada Udang di Balik Batu

Honda, Nissan dan Mitsubishi Jalin Kerja Sama, Ada Udang di Balik Batu

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:10 WIB

Strategi Motul Dekati Konsumen Melalui Jaringan Bengkel Modern B-Quik

Strategi Motul Dekati Konsumen Melalui Jaringan Bengkel Modern B-Quik

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:27 WIB

Suzuki Ignis Kena Recall, Apa Bagian yang Rusak?

Suzuki Ignis Kena Recall, Apa Bagian yang Rusak?

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:15 WIB

Tinggalkan Kesan Murah, Begini Wujud Baru Honda BeAT Terbaru dengan Emblem Silver dan Warna Matte

Tinggalkan Kesan Murah, Begini Wujud Baru Honda BeAT Terbaru dengan Emblem Silver dan Warna Matte

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:21 WIB

Alasan Mitsubishi Xforce Ultimate DS Tetap Relevan Bagi Pengguna yang Punya Mobilitas Tinggi

Alasan Mitsubishi Xforce Ultimate DS Tetap Relevan Bagi Pengguna yang Punya Mobilitas Tinggi

Otomotif | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:15 WIB

×