Komponen Aman dari COVID-19, Pabrik Honda di China Buka Hari Ini

RR Ukirsari Manggalani

Senin, 17 Februari 2020 | 12:55 WIB
Komponen Aman dari COVID-19, Pabrik Honda di China Buka Hari Ini
Honda Skill Contest 2020 yang digelar PT Honda Prospect Motor (HPM). Sebagai ilustrasi komponen mobil [Dok PT HPM].

Suara.com - Meski dikhawatirkan berbagai pengamat bisnis otomotif karena rantai pasokan komponen mobil bakal terputus diguncang wabah Wuhan Coronavirus atau COVID-19, kini semangat optimisme mulai diembuskan.

Contohnya seperti yang dilakukan pihak Honda. Dikutip dari kantor berita Antara, PT Honda Prospect Motor (HPM), Agen Pemegang Merek (APM) mobil ini di Indonesia menyatakan bahwa Wuhan Coronavirus tak terlalu mempengaruhi produksi maupun rantai pasokan komponen Honda.

Sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Wuhan, Hubei, China melakukan aktivitas pada hari ketigabelas di Hanggar Pangkalan Udara TNI AU Raden Sadjad, Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, Jumat (14/2).  [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja]
Sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Wuhan, Hubei, China melakukan aktivitas pada hari ketigabelas di Hanggar Pangkalan Udara TNI AU Raden Sadjad, Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, Jumat (14/2). Sebagai ilustrasi mendunianya wabah Coronavirus dan diharap segera berakhir  [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja]

"Sejauh ini tidak mengganggu supply chain di Honda, ya. Saya tidak tahu bila di perusahaan otomotif lainnya terjadi," ujar Yusak Billy, Business Innovation Sales & Marketing Director PT HPM saat ditemui di Sunter, Jakarta Utara, Sabtu (16/2/2020).

Dan kabar baik juga disampaikan menyoal kelanjutan COVID-19 di sektor produksi otomotif. Yusak Billy menyatakan bahwa pabrik Honda yang terletak di China seperti wilayah terdampak Wuhan, juga akan segera beroperasi seperti sediakala pada Senin ini (17/2/2020).

"Tanggal 17 besok pabrik di Wuhan mulai start ya. Paling cepat tanggal 17," tandasnya.

Dan Yusak Billy juga menyebutkan bahwa rantai pasokan Honda di beberapa negara tak akan terputus karena wabah COVID-19.

"Maka dari itu di tempat kami ada risk management action untuk supply chain. Pemasokan massal kami harus jalan, apalagi Honda ada di Thailand, Jepang, dan lainnya. Supply chain itu tidak boleh putus," kata Yusak Billy.

"Risk management action itu berat sekali. Kalau berlarut-larut (kondisi wabah) ya nanti dilihat. Sejauh ini kami monitoring terus hour by hour progress-nya seperti apa," pungkasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Indonesia, Wabah COVID-19 Tak Pengaruhi Produksi Wuling

Di Indonesia, Wabah COVID-19 Tak Pengaruhi Produksi Wuling

Otomotif | Senin, 17 Februari 2020 | 09:09 WIB

Best 5 Otomotif Pagi: Kado Aurel Hermansyah, Motor di Jembatan Gantung

Best 5 Otomotif Pagi: Kado Aurel Hermansyah, Motor di Jembatan Gantung

Otomotif | Senin, 17 Februari 2020 | 06:37 WIB

Berkelit dari COVID-19, Perempuan Ini Belanja Andalkan Mobil RC

Berkelit dari COVID-19, Perempuan Ini Belanja Andalkan Mobil RC

Otomotif | Sabtu, 15 Februari 2020 | 18:00 WIB

Terkini

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×