Antisipasi Serangan Coronavirus, Begini Langkah Toyota Indonesia

RR Ukirsari Manggalani

Kamis, 20 Februari 2020 | 10:00 WIB
Antisipasi Serangan Coronavirus, Begini Langkah Toyota Indonesia
Suku cadang otomotif, sebagai ilustrasi [Shutterstock].

Suara.com - Sekali lagi, wabah Wuhan Coronavirus atau COVID-19 belum dituntaskan. Imbasnya dalam dunia otomotif dikhawatirkan, terutama tentang rawannya rantai pasokan komponen yang mengandalkan buatan pabrikan China. Pasalnya jelas, tempat berproduksi ditutup dan dilakukan karantina bagi warga serta pekerja industri, untuk meminimalkan terjadinya penyebaran.

Alhasil, sejumlah negara pun tengah menunggu keadaan di China segera membaik, walaupun hingga kini rantai pasokan komponen otomotif masih berjalan lancar seperti biasa.

Dikutip dari kantor berita Antara, PT Toyota Astra Motor (TAM) menilai bahwa komponen mobil yang dibuat secara lokal atau lokalisasi di Indonesia bisa menjadi langkah antisipatif apabila terjadi keterlambatan rantai pasokan dari pabrik di China akibat COVID-19.

"Supply meskipun banyak dari Thailand dan Vietnam, Indonesia kebetulan terbantu juga karena lokalisasi kami masih tinggi. Jadi kami masih punya stok yang cukup besar untuk sekitar dua sampai tiga minggu ke depan," papar Anton Jimmi Suwandy, Direktur Marketing PT TAM di Tangerang, Banten, Rabu (19/2/2020).

"Kami juga konsen adanya spare part banyak dari sana (China). Jadi sampai sekarang kami masih menunggu konfirmasi apakah ini ter-check up atau tidak. Tapi memang ada indikasi kemungkinan terjadi delay part datang ke Indonesia," jelas Anton Jimmi Suwandy.

"Jadi kami telah konfirmasi ke principal untuk melakukan clear check up product. Hari Senin kemarin (17/2/2020) Toyota di China juga sudah mulai memproduksi. Mudah-mudahan sampai akhir bulan ini atau bulan Maret bisa check-up," imbuhnya.

Lebih lanjut, masih ada langkah antisipatif bila terjadi keterlambatan dari PT TAM. Yaitu memfokuskan penjualan pada model yang tersedia, serta mulai mencari stok spare part dari negara lain.

"Pastinya kami akan lihat model-model mana yang masih available dan akan fokus pada model-model itu terlebih dahulu. Untuk spare part yang dibutuhkan oleh konsumen, akan kami cari juga, ada tidaknya di negara lain, untuk back up," pungkas Anton Jimmi Suwandy.

Harapannya tentu saja COVID-19 semakin cepat teratasi, sehingga pabrik-pabrik otomotif segera buka, berproduksi, dan memasok rantai komponen ke seluruh dunia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Eksklusif, New Alphard dan New Vellfire Terima Sentuhan Baru

Eksklusif, New Alphard dan New Vellfire Terima Sentuhan Baru

Otomotif | Rabu, 19 Februari 2020 | 15:00 WIB

Best 5 Otomotif Pagi: Kado Aurel Hermansyah, Motor di Jembatan Gantung

Best 5 Otomotif Pagi: Kado Aurel Hermansyah, Motor di Jembatan Gantung

Otomotif | Senin, 17 Februari 2020 | 06:37 WIB

Dampak COVID-19, Penggemar Sport Otomotif F1 Mesti Bersabar

Dampak COVID-19, Penggemar Sport Otomotif F1 Mesti Bersabar

Otomotif | Jum'at, 14 Februari 2020 | 14:00 WIB

Terkini

Dahyun TWICE dan Cha Woo Min Bintangi Film Romansa Clouds Roll Like Gureumi

Dahyun TWICE dan Cha Woo Min Bintangi Film Romansa Clouds Roll Like Gureumi

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 13:17 WIB

22,93 Juta Investor Sudah Masuk Kripto, Industri Kini Pecut Literasi

22,93 Juta Investor Sudah Masuk Kripto, Industri Kini Pecut Literasi

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 13:15 WIB

Hamza Choudhury Beri Peringatan ke Timnas Indonesia: Bangladesh Tak Lagi Mudah Ditaklukkan

Hamza Choudhury Beri Peringatan ke Timnas Indonesia: Bangladesh Tak Lagi Mudah Ditaklukkan

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 13:11 WIB

Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026

Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026

Liks | Rabu, 30 September 2026 | 13:10 WIB

BRI Bagikan Diskon hingga 90% dan Voucher Belanja di Toys Kingdom AEON

BRI Bagikan Diskon hingga 90% dan Voucher Belanja di Toys Kingdom AEON

Bri | Rabu, 30 September 2026 | 13:10 WIB

Menolak Tudingan HAM di PBB Saja Tidak Cukup: Butuh 'Diplomasi Terbuka'

Menolak Tudingan HAM di PBB Saja Tidak Cukup: Butuh 'Diplomasi Terbuka'

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 13:10 WIB

Sering Terjebak FOMO? Ini 3 Langkah Tepat Membedakan Kebutuhan dan Keinginan

Sering Terjebak FOMO? Ini 3 Langkah Tepat Membedakan Kebutuhan dan Keinginan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 13:05 WIB

Imigrasi Sumut Gandeng Bea Cukai dan Forkopimda, Komitmen Jaga Perairan Batu Bara

Imigrasi Sumut Gandeng Bea Cukai dan Forkopimda, Komitmen Jaga Perairan Batu Bara

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 13:05 WIB

Perbandingan Nilai Pasar Kevin Diks vs Gelandang Bangladesh Eks Leicester City

Perbandingan Nilai Pasar Kevin Diks vs Gelandang Bangladesh Eks Leicester City

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 13:03 WIB

Indeks Kripto CFX10 Koreksi 0,44%, Mayoritas Aset Merah

Indeks Kripto CFX10 Koreksi 0,44%, Mayoritas Aset Merah

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 13:02 WIB

×