Viral Kena Tilang Malah Dibayari Pak Polisi, Alasannya Begini

RR Ukirsari Manggalani

Rabu, 26 Februari 2020 | 09:00 WIB
Viral Kena Tilang Malah Dibayari Pak Polisi, Alasannya Begini
Petugas Ditlantas Polda Metro Jaya menjelaskan sistem tilang elektronik kepada warga saat Grand Launching Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Minggu (25/11/2019). Sebagai ilustrasi proses tilang [ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak]

Suara.com - Seorang pengguna sepeda motor yang terkena tilang elektronik atau e-tilang alias mendapat kejutan tak disangka-sangka, dan bisa dijadikan wacana untuk berlalu lintas. Kisahnya menjadi viral, karena Pak Polisi malahan membayari denda tilangnya. Demikian dikisahkan oleh pengguna akun Facebook bernama Dibyo, pada Selasa (25/2/2020).

Dalam postingannya, Dibyo menuliskan, "Sejak dari Surabaya, aku mengikuti bus wisata agar jalanku laju, ngebutlah pokoke. Sesampainya Lamongan tidak sadar lampu merah menyala dan kuterobos."

e-Tilang yang diberikan pada pelanggar lalu lintas [screenshot, Facebook Masdibyo].
e-Tilang yang diberikan pada pelanggar lalu lintas [screenshot, Facebook Masdibyo].

Selanjutnya, di hari sidang ia berhalangan hadir dan bernegosiasi kepada petugas Polantas yang menangani pelanggarannya. Akhirnya diberikan solusi, berupa alternatif untuk membayar denda via bank.

Sayangnya, rekening bank milik Dibyo tidak bisa digunakan untuk membayar denda tilang yang bernilai Rp 250 ribu itu.

"Dengan antusias aku pun melakukan transfer ke ATM yang tidak jauh dari Pos Polisi. Ternyata kartu ATM BCA tidak bisa kupakai transaksi BRIVA untuk bayar tilang di mesin ATM BRI. Ke ATM BCA di Indomaret juga tidak bisa. Lalu aku memohon agar aku bisa kasih uang tunai sejumlah denda tilang, maksud saya nitip Pak Polisi," ceritanya lagi.

Pembayaran tilang BRIVA [screenshot, Facebook Masdibyo].
Pembayaran tilang BRIVA [screenshot, Facebook Masdibyo].

Nah, di luar dugaan, Pak Polisi malahan menawarkan bantuan untuk membayarkan denda via akun bank miliknya. Tak sampai di situ, petugas juga tidak mau menerima uang ganti dari Dibyo.

"Ternyata setelah transfer lewat HP Pak Polisi berhasil, PAK POLISI TIDAK MAU KUKASIH UANG SEBAGAI GANTI UANGNYA PAK POLISI YANG SUDAH KEDEBIT UNTUK BAYAR TILANG SAYA!! Kupaksa-paksa pun tidak mau menerima!! Kutaruh meja diambil, dan dimasukkan kantong baju saya," tulisnya ekstra bersemangat dengan huruf kapital sebagai bukti pernyataan kagum.

Mengapa Pak Polisi bersikap seperti itu?

Rupanya petugas Polantas ini bersedia membayarkan denda karena pelanggar lalu lintas tadi dinilai kooperatif.

baca juga
Pak Polisi dan pemotor yang dibayari tilangnya [screenshot, Facebook Masdibyo].
Pak Polisi dan pemotor yang dibayari tilangnya [screenshot, Facebook Masdibyo].

"Bukan berarti saya banyak duit, Mas, tapi saya melihat sikap Anda yang begitu kooperatif dan bersahabat, tidak salah saya membantu Anda. Anda orang baik, saya salut dan angkat topi untuk Anda," kata Pak Polisi kepada Dibyo.

Kejadian ini pun menjadi viral di kalangan netizen. Aksi petugas itu beroleh banyak positif, di antaranya seperti komentar yang diberikan Dul Kemit, "Bravo POLRI".

Mobimoto.com/Cesar Uji Tawakal

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Akibat Banjir Jakarta, Sepeda Motor Boleh Masuk Jalan Tol. Ini Daftarnya

Akibat Banjir Jakarta, Sepeda Motor Boleh Masuk Jalan Tol. Ini Daftarnya

Otomotif | Selasa, 25 Februari 2020 | 10:11 WIB

Viral Satu Motor untuk Berlima, Netizen: Menuju Akhirat Jalur Prestasi

Viral Satu Motor untuk Berlima, Netizen: Menuju Akhirat Jalur Prestasi

News | Senin, 24 Februari 2020 | 19:21 WIB

Viral Petugas Damkar Kena Prank Penelepon Iseng, Publik Murka

Viral Petugas Damkar Kena Prank Penelepon Iseng, Publik Murka

News | Senin, 24 Februari 2020 | 10:01 WIB

Terkini

Jokowi Buka-bukaan Soal Isu Ijazah Palsu: Ada Penumpang Gelap dan Operasi Politik!

Jokowi Buka-bukaan Soal Isu Ijazah Palsu: Ada Penumpang Gelap dan Operasi Politik!

Surakarta | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:04 WIB

Target 70 Ribu Personel! Polri Siapkan Polisi Khusus Kehutanan untuk Tangani Karhutla

Target 70 Ribu Personel! Polri Siapkan Polisi Khusus Kehutanan untuk Tangani Karhutla

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:04 WIB

Ibu Korban Blackout Batam: Hasil Pompa ASI Berminggu-minggu, Basi Dalam Hitungan Jam

Ibu Korban Blackout Batam: Hasil Pompa ASI Berminggu-minggu, Basi Dalam Hitungan Jam

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:03 WIB

Hamenang Wajar Ismoyo dari Partai Apa? Bupati Klaten yang Diciduk KPK

Hamenang Wajar Ismoyo dari Partai Apa? Bupati Klaten yang Diciduk KPK

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:02 WIB

Prabowo Tambah Wamenhan Jadi Dua Tuai Kritikan: Bukan Efisien, Tapi Makin Rumit

Prabowo Tambah Wamenhan Jadi Dua Tuai Kritikan: Bukan Efisien, Tapi Makin Rumit

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:02 WIB

DPR Musikal Terbukti Nyata: Saat Isu Karhutla Kalah Tajam dari Drama Medsos

DPR Musikal Terbukti Nyata: Saat Isu Karhutla Kalah Tajam dari Drama Medsos

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Gempa M 4,1 Guncang Sukabumi, 19 Rumah Rusak dan 61 Warga Terdampak

Gempa M 4,1 Guncang Sukabumi, 19 Rumah Rusak dan 61 Warga Terdampak

Jabar | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 13:56 WIB

Pemerintah Gelar Rapat Dadakan Bareng KSSK buntut Laporan MSCI

Pemerintah Gelar Rapat Dadakan Bareng KSSK buntut Laporan MSCI

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 13:55 WIB

BEI Klaim Bukan Kasta Terendah, Ini Penjelasan Standalone Market

BEI Klaim Bukan Kasta Terendah, Ini Penjelasan Standalone Market

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 13:55 WIB

5 AC Portable 1/2 PK yang Hemat Listrik dan Dingin, Fleksibel Bisa Dipindah Geser

5 AC Portable 1/2 PK yang Hemat Listrik dan Dingin, Fleksibel Bisa Dipindah Geser

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 13:54 WIB

×