Naikkan Harga Nmax, Ini Alasan Yamaha

RR Ukirsari Manggalani, Manuel Jeghesta Nainggolan

Kamis, 12 Maret 2020 | 13:21 WIB
Naikkan Harga Nmax, Ini Alasan Yamaha
Valentino Rossi dan Maverick Vinales saat mengenalkan sederet motor-motor andalan Yamaha buat 2020. Termasuk Yamaha Nmax baru [Suara.com/ukirsari].

Suara.com - PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) diam-diam menaikkan harga All New Nmax versi standar. Hal ini terungkap melalui situs resmi perusahaan berlogo garpu tala itu.

Di saat pengumuman harga awal, versi standar diberi label cukai alias banderol sebesar Rp 29,5 juta. Namun kini skutik bongsor andalan Yamaha itu dipatok Rp 29,75 juta atau naik sebesar Rp 250 ribu dari harga awal. Padahal pengumuman harga resmi motor ini baru disebutkan pada Januari lalu, setelah diperkenalkan akhir 2019.

Menanggapi ini, Antonius Widiantoro, Public Relation Manager PT YIMM mengatakan bahwa penyesuaian harga dilakukan selaras dengan BBnKB. Yaitu kepanjangan dari Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor, berupa pajak atas penyerahan hak milik kendaraan bermotor sebagai akibat perjanjian dua pihak atau perbuatan sepihak atau keadaan terjadi karena jual beli, tukar-menukar, hibah, warisan, atau pemasukan ke dalam badan usaha, seperti disebutkan bprd.jakarta.co.id.

"Harga Yamaha All New Nmax standar ada kenaikan Rp 250 ribu. Alasannya penyesuaian BBnKB," ujar Anton Widiantoro saat dihubungi Suara.com.

Anton Widiantoro menambahkan bahwa kenaikan harga dilakukan per 1 Maret 2020. Sedangkan Yamaha Nmax Connected ABS tidak ada kenaikan.

Sebagai informasi, Yamaha All New Nmax saat ini sudah dilengkapi dengan Stop & Start System (SSS) yang berfungsi untuk menjaga konsumsi bahan bakar agar tetap efisien pada saat motor sedang berhenti. Serta didukung Smart Motor Generator (SMG) yang membuat suara motor lebih halus saat dinyalakan.

Selain itu mesin baru Yamaha All New Nmax 155 memiliki desain baru air cleaner box yang besar, desain new cylinder head dengan katup intake yang besar, serta desain ruang bakar (combustion chamber) yang compact dan menggunakan piston YZF-R15.

Sayangnya, versi standar belum dilengkapi Communication Control Unit (CCU) yang dapat terkoneksi dengan aplikasi Y-Connect berbasis bluetooth seperti di tipe tertinggi (Nmax ABS).

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Positif Coronavirus, Tom Hanks Punya Pose Khas dengan Mobil

Positif Coronavirus, Tom Hanks Punya Pose Khas dengan Mobil

Otomotif | Kamis, 12 Maret 2020 | 10:10 WIB

Isolasi Virus Corona di Italia Bakal Hantam Industri Otomotif Global

Isolasi Virus Corona di Italia Bakal Hantam Industri Otomotif Global

Otomotif | Rabu, 11 Maret 2020 | 18:00 WIB

Virus Corona di Italia, Kampung Halaman Valentino Rossi Terkena

Virus Corona di Italia, Kampung Halaman Valentino Rossi Terkena

Otomotif | Rabu, 11 Maret 2020 | 10:00 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×