Isolasi Virus Corona di Italia Bakal Hantam Industri Otomotif Global

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Isolasi Virus Corona di Italia Bakal Hantam Industri Otomotif Global
Geneva International Motor Show yang dilangsungkan di Palexpo, Jenewa, Swiss. Diabadikan pada 2017. Pergelaran tahun ini batal karena Novel Coronavirus atau COVID-19. Sebagai ilustrasi hadirnya virus ini di Benua Eropa [Shutterstock].

Karantina cegah sebaran Virus Corona di Italia dikhawatirkan berdampak bagi industri otomotif sedunia.

Suara.com - Wakil Ketua eksekutif pembuat rem Brembo, Matteo Tiraboschi, pada hari Selasa (10/3/2020), mengatakan bahwa penghentian sementara aktivitas pabrik untuk mencegah penyebaran Virus Corona atau COVID-19 dinilai akan mengancam industri otomotif global.

Pendapatnya ini mengemuka, seiring aturan yang dikeluarkan pemerintah Italia sehari sebelumnya, untuk mengadakan lockdown atau karantina sampai sebulan ke depan.

"Tadinya saya pikir ada langkah-langkah lain, seperti bisa jadi hanya larangan transportasi barang dan perjalanan pekerja. Namun ini ternyata menghentikan produksi di Italia," ujar Matteo Tiraboschi, seperti dikutip dari Reuters.

Ia menambahkan, bahwa kebutuhan industri otomotif global sangatlah besar. Karena suku cadang mobil yang diproduksi di Italia utara digunakan oleh setengah dari pembuat mobil di dunia.

Jalanan di Kota Milan, Italia tampak sepi usai secara resmi pemerintah menutup seluruh wilayah akibat virus corona. (Foto: AFP)
Jalanan di Kota Milan, Italia tampak sepi usai secara resmi pemerintah menutup seluruh wilayah akibat Virus Corona [AFP].

Dia juga meminta Eropa untuk mengkoordinasikan langkah apa pun pada produksi manufaktur untuk mencegah wabah virus menyebar luas.

"Sekarang Italia ditutup, mungkin nanti giliran Prancis dan mungkin juga Jerman," lanjut Matteo Tiraboschi.

Penyebaran virus COVID-19 yang merambah berbagai negara memang hampir membuat industri otomotif global lumpuh. Pasalnya, beberapa pabrikan terpaksa menghentikan produksi sementara demi mencegah tersebarnya si virus mematikan itu.

Selain itu, komponen yang selama ini dipasok dari China juga mulai terhambat dan memaksa para pelaku industri otomotif mengurangi kegiatan di pabrik masing-masing.

Catatan dari Redaksi: Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang benar soal Virus Corona COVID-19, silakan hubungi Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081212123119

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS