Modal Stiker Petugas Kesehatan, Pemobil Lolos Razia Polisi saat Lockdown

Rima Sekarani Imamun Nissa | Gagah Radhitya Widiaseno | Suara.com

Minggu, 19 April 2020 | 10:05 WIB
Modal Stiker Petugas Kesehatan, Pemobil Lolos Razia Polisi saat Lockdown
Ilustrasi Lockdown di Purworejo, Hargobinangun Pakem Sleman (Twitter/MerapiNews)

Suara.com - Pandemi virus corona membuat sejumlah negara melakukan lockdown, salah satunya Malaysia. Di negara tersebut, kebijakan itu dikenal dengan istilah MCO atau Movement Control Order.

Namun meski sudah diimbau pemerintah, masyarakat masih saja ada yang membandel. Beberapa orang sering kedapatan melanggar yang membuat polisi setempat harus bertindak dengan cara razia.

Meski diberlakukan razia, beberapa masyarakat ada yang bisa lolos karena melakukan manipulasi atau menipu polisi dengan berbagai cara. Contohnya adalah unggahan di media sosial yang viral satu ini.

Seperti dikutip dari Paultan, seorang laki-laki menggunakan stiker bertuliskan petugas kesehatan untuk mengelabui polisi saat razia. Stiker ini merupakan stiker khusus yang didapat dari istrinya yang bekerja petugas medis.

Memanfaatkan stiker untuk lepas dari razia lockdown (Facebook-Polis Daerah Dungun)
Memanfaatkan stiker untuk lepas dari razia lockdown (Facebook-Polis Daerah Dungun)

Jadi berkat stiker itu, petugas polisi percaya dan meloloskan pemobil tersebut untuk bisa melanjutkan perjalanan.

Ternyata tak cuma itu saja. Sebuah keluarga memanfaatkan anaknya dan beralasan sang anak harus ke rumah sakit. Sementara anak-anak yang lainnya harus ikut karena tak ada yang menjaga.

Hasilnya? Satu keluarga itu bisa bepergian melintasi perbatasan.

Memanfaatkan anak untuk berobat ke rumah sakit (Facebook-Polis Daerah Dungun)
Memanfaatkan anak untuk berobat ke rumah sakit (Facebook-Polis Daerah Dungun)

Kini kasus-kasus itu tengah diselidiki oleh polisi. Menteri Pertahanan Malaysia Datuk Seri Ismail Sabri mengatakan polisi sudah mengidentifikasi mereka yang terlibat dan akan mengambil tindakan terhadap mereka.

"Tidak ada yang bisa melarikan diri dari hukum, terlebih karena mereka sudah mengakui (di media sosial) melanggar hukum MCO. Jangan bangga akan hal itu dan menganggap diri Anda sebagai pahlawan karena pada akhirnya, tindakan akan diambil dan itu akan membawa masalah bagi diri Anda dan keluarga," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di tengah Wabah Covid-19, Trump Desak Warga AS Demo Tolak Lockdown

Di tengah Wabah Covid-19, Trump Desak Warga AS Demo Tolak Lockdown

News | Sabtu, 18 April 2020 | 18:44 WIB

Lockdown, Salman Khan di Farmhouse Bareng Pacar, Iulia Vantur

Lockdown, Salman Khan di Farmhouse Bareng Pacar, Iulia Vantur

Entertainment | Jum'at, 17 April 2020 | 20:45 WIB

Selama Lockdown, Kate Middleton Larang Anaknya Keseringan Main Gadget

Selama Lockdown, Kate Middleton Larang Anaknya Keseringan Main Gadget

Health | Jum'at, 17 April 2020 | 18:50 WIB

Terkini

Ironi LCGC: Penjualan Anjlok 29 Persen di Kuartal Pertama 2026, Daya Tarik Mulai Memudar?

Ironi LCGC: Penjualan Anjlok 29 Persen di Kuartal Pertama 2026, Daya Tarik Mulai Memudar?

Otomotif | Rabu, 15 April 2026 | 13:20 WIB

BYD Kalah Gugatan Merek Denza di Mahkamah Agung Indonesia dan Harus Bayar Perkara

BYD Kalah Gugatan Merek Denza di Mahkamah Agung Indonesia dan Harus Bayar Perkara

Otomotif | Rabu, 15 April 2026 | 13:03 WIB

Duo Mobil China Masuk 10 Besar Merek Terlaris di Indonesia, Jepang dan Korea Terancam

Duo Mobil China Masuk 10 Besar Merek Terlaris di Indonesia, Jepang dan Korea Terancam

Otomotif | Rabu, 15 April 2026 | 12:54 WIB

Isuzu Kantongi Pesanan 354 unit Kendaraan Niaga Selama GIICOMVEC 2026

Isuzu Kantongi Pesanan 354 unit Kendaraan Niaga Selama GIICOMVEC 2026

Otomotif | Rabu, 15 April 2026 | 12:35 WIB

5 Fakta Bahlil Borong Minyak Rusia untuk Indonesia, Sinyal Harga BBM Turun?

5 Fakta Bahlil Borong Minyak Rusia untuk Indonesia, Sinyal Harga BBM Turun?

Otomotif | Rabu, 15 April 2026 | 12:28 WIB

Inilah 10 Merek Mobil Terlaris Januari hingga Maret 2026, Honda Dapat Rapor Merah

Inilah 10 Merek Mobil Terlaris Januari hingga Maret 2026, Honda Dapat Rapor Merah

Otomotif | Rabu, 15 April 2026 | 11:32 WIB

Motor Matic Honda Terbaru Apa Saja? Ini 8 Tipe Paling Dicari

Motor Matic Honda Terbaru Apa Saja? Ini 8 Tipe Paling Dicari

Otomotif | Rabu, 15 April 2026 | 10:46 WIB

4 Mobil Listrik dengan Ground Clearance Tinggi, Gak Takut Jalan Rusak

4 Mobil Listrik dengan Ground Clearance Tinggi, Gak Takut Jalan Rusak

Otomotif | Rabu, 15 April 2026 | 10:34 WIB

Daftar Harga Motor Listrik Polytron April 2026, Mulai Rp11 Jutaan

Daftar Harga Motor Listrik Polytron April 2026, Mulai Rp11 Jutaan

Otomotif | Rabu, 15 April 2026 | 09:45 WIB

Dominasi Tim Toyota Gazoo Racing Indonesia di Seri Pembuka Kejurnas Sprint Rally 2026

Dominasi Tim Toyota Gazoo Racing Indonesia di Seri Pembuka Kejurnas Sprint Rally 2026

Otomotif | Selasa, 14 April 2026 | 21:10 WIB