Unik dan Langka, PO Sumber Alam Buka Kursus Nyetir Bus Untuk Umum

Angga Roni Priambodo

Minggu, 19 April 2020 | 21:20 WIB
Unik dan Langka, PO Sumber Alam Buka Kursus Nyetir Bus Untuk Umum
Petinggi PO Bus Sumber Alam, Anthony Steven.[Facebook/PO Sumber Alam]

Suara.com - Salah satu Perusahaan Otobus (PO) legendaris yang bermarkas di Kutoarjo, Purworejo, Jawa Tengah, Sumber Alam melakukan terobosan yang unik.

Di masa pandemi yang membuat banyak bus berhenti beroperasi, mereka membuka peluang kursus mengemudi bus untuk umum.

Melalui akun resmi media sosial PO Sumber Alam, Anthony Steven yang merupakan petinggi PO tersebut mengunggah video dibukanya kursus menyetir bus di perusahaannya.

Dalam unggahan tersebut, kursus menyetir bus resmi yang dibuka untuk umum itu dibagi menjadi tiga kelas, yaitu Umum, Privat dan Hepi-hepi.

Masing-masing kelas tersebut tentu saja mempunyai harga yang berbeda-beda. 

Petinggi PO Bus Sumber Alam, Anthony Steven.[Facebook/PO Sumber Alam]
Petinggi PO Bus Sumber Alam, Anthony Steven.[Facebook/PO Sumber Alam]

*Video selengkapnya bisa dilihat di sini.

Dalam keterangannya, kelas umum bisa dimulai jika ada 3-5 orang dengan harga Rp 100 ribu per jam di mana minimal ambil 10 jam bisa dibagi beberapa hari.

Sementara untuk yang mau privat, bisa sendirian dengan harga Rp 150 ribu per jam dan minimal ambil selama tujuh jam.

Untuk kelas Hepi-hepi yang bisa digunakan untuk foto-foto mengisi feed Instagram dan lain-lain, harga kursusnya Rp 250 ribu dengan minimal ambil satu jam.

baca juga

Dalam kursus itu, menurut Anthony, tak hanya diajarkan menyetir namun lebih dulu diajari cara merawat bus dan pengenalan instrumen panel pengemudi.

"Nanti setelah dirasa mampu oleh pendamping, baru turun ke jalan," jelas Anthony.

Bagi yang mau mendaftar, syaratnya mudah saja tinggal menghubungi nomor kontak yang tertera untuk penjadwalan dan pembayaran.

Anda juga harus sudah punya SIM A karena pihak perusahaan mewajibkan peserta kursus nyetir bus sudah punya dasar menyetir mobil.

Tenang saja, saat kursus, Anda akan didampingi mentor sopir yang sudah berpengalaman milik PO Sumber Alam. Tertarik ikutan? 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mobil Jarang Dipakai? 5 Tips Perawatannya Saat #DiRumahAja

Mobil Jarang Dipakai? 5 Tips Perawatannya Saat #DiRumahAja

Video | Minggu, 19 April 2020 | 15:27 WIB

Lamborghini Urus 'Versi Murah', Ternyata Basic-ya Mobil Jepang Ini

Lamborghini Urus 'Versi Murah', Ternyata Basic-ya Mobil Jepang Ini

Otomotif | Minggu, 19 April 2020 | 09:55 WIB

Potret Dede Sunandar di Samping Mobil Kepresidenan RI, Warganet Heboh

Potret Dede Sunandar di Samping Mobil Kepresidenan RI, Warganet Heboh

Otomotif | Minggu, 19 April 2020 | 09:54 WIB

Bukan Sulap Bukan Sihir, Mobil Ini Disiram Air Bisa Berubah Warna!

Bukan Sulap Bukan Sihir, Mobil Ini Disiram Air Bisa Berubah Warna!

Otomotif | Sabtu, 18 April 2020 | 20:42 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×