Motor 2Tak Super Irit, Diisi Rp 8000 Bisa Gass Batang ke Semarang

Angga Roni Priambodo

Jum'at, 08 Mei 2020 | 21:43 WIB
Motor 2Tak Super Irit, Diisi Rp 8000 Bisa Gass Batang ke Semarang
Motor 2Tak yang terkenal super hemat.[Facebook/Ayumi AN Soedibyo]

Suara.com - Di dalam dunia otomotif khususnya roda dua, motor 2Tak sudah punya image boros bahan bakar di kalangan masyarakat, berbeda dengan motor 4Tak.

Namun sepertinya anggapan itu tak berlaku bagi motor keluaran Suzuki bernama Suzuki RC 100 Bravo. Salah seorang penggunanya memberikan testimoni menarik.

Dalam unggahannya di sebuah grup pecinta motor lawas di Facebook, pemilik akun dengan nama AN Soedibyo menceritakan betapa hematnya motor Bravo miliknya.

Bayangkan saja, dalam unggahannya itu, hanya dengan modal bensin sekitar Rp 8000-an, atau tak lebih dari satu liter, motor tersebut mampu melibas jarak kurang lebih 74 kilometer dari Batang menuju Semarang, Jawa Tengah.

"Bekakas 2 tak yg iritnya nyenengin, dinaikin juga nyaman ga pegel. Isi pertalite dari spbu coco jrakahpayung (batang) ke spbu arteri puri anjasmoro (semarang) cuma 8500 (full to full). Speed rata2 60-80kpj," tulis AN Soedibyo.

Motor 2Tak yang terkenal super hemat.[Facebook/Ayumi AN Soedibyo]
Motor 2Tak yang terkenal super hemat.[Facebook/Ayumi AN Soedibyo]

*klik di sini untuk melihat unggahan asli dari AN Soedibyo.

Menurut penuturan sang pemilik, dengan bensin hanya sekitar satu liter itu, ia rata-rata memacu kendaraannya di kisaran 60 - 80 km/jam.

Motor yang dibeli tahun 2002 itu juga kondisinya sangat terawat. Dari mesin masih normal, bodi dan instrumen panel pun masih terlihat mulus.

Kehematan dan kondisi motor itupun tak ayal memantik pujian dari anggota grup lain. Beberapa juga merasakan hal yang sama ketika menaiki motor tersebut.

baca juga

"Suatu motor yg masih ori dan terawat rata² irit mbah," tulis @reza Shutdown memuji.

"RC memang irit mbah, rumah gejil ke kota yang jaraknya 20km Macet"an PP 40an Km cuma habis 1 liter," tambah Hikmal Dani.

Untuk urusan dapur pacu, Suzuki membekali motor ini dengan mesin tipe 2-stroke, silinder tunggal, pendingin kipas (Jet Cooled), Reed Valve, berkapasitas 99,6cc.

Dengan modal tersebut, motor ini bisa memuntahkan tenaga hingga 8,1 HP pada putaran 6.500 rpm dan torsi puncak 1,58 kg-m pada putaran 5.500 rpm serta diklaim mampu meraih kecepatan maksimal 100 km/jam.

Pernah punya pengalaman naik motor serupa?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penjualan Mobil Honda Turun 82% di April

Penjualan Mobil Honda Turun 82% di April

Otomotif | Jum'at, 08 Mei 2020 | 21:12 WIB

Viral Motor Berbulu Pink, Warganet: Cucinya Bukan di Steam tapi Laundry

Viral Motor Berbulu Pink, Warganet: Cucinya Bukan di Steam tapi Laundry

News | Jum'at, 08 Mei 2020 | 20:40 WIB

Tesla Kembali Hentikan Aktivitas Pabriknya di China, Kurang Suku Cadang?

Tesla Kembali Hentikan Aktivitas Pabriknya di China, Kurang Suku Cadang?

Otomotif | Jum'at, 08 Mei 2020 | 12:05 WIB

Peugeot Kembali Operasikan Pabrik dengan Protokol Kesehatan Covid-19

Peugeot Kembali Operasikan Pabrik dengan Protokol Kesehatan Covid-19

Otomotif | Jum'at, 08 Mei 2020 | 11:00 WIB

Terkini

Bau Tak Sedap Antar Warga pada Temuan Pilu, Pria 64 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Kos

Bau Tak Sedap Antar Warga pada Temuan Pilu, Pria 64 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Kos

Jawa Tengah | Senin, 28 September 2026 | 16:46 WIB

Wajib Halal Oktober 2026 Bukan Lartas Impor, Kemendag Bilang Begini

Wajib Halal Oktober 2026 Bukan Lartas Impor, Kemendag Bilang Begini

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 16:46 WIB

5 Cara Menghilangkan Bau Ketiak di Baju yang Membandel, Praktis Modal Bahan Dapur

5 Cara Menghilangkan Bau Ketiak di Baju yang Membandel, Praktis Modal Bahan Dapur

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 16:44 WIB

Pertamina Dorong UMK Naik Kelas dan Siap Hadapi Buyer Global

Pertamina Dorong UMK Naik Kelas dan Siap Hadapi Buyer Global

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 16:44 WIB

Kondisi Emil Audero Jelang Timnas Indonesia vs Malaysia Bikin Rayo Vallecano Lega

Kondisi Emil Audero Jelang Timnas Indonesia vs Malaysia Bikin Rayo Vallecano Lega

Bola | Senin, 28 September 2026 | 16:43 WIB

Nandhur Srawung di Jogja: Ajang Jambore Nasional Pemilik Xpander se-Nusantara

Nandhur Srawung di Jogja: Ajang Jambore Nasional Pemilik Xpander se-Nusantara

Jogja | Senin, 28 September 2026 | 16:40 WIB

VICI Borong Saham Asing, Bidik Target Ini

VICI Borong Saham Asing, Bidik Target Ini

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 16:39 WIB

Harga Bekas 3 Mobil Pabrikan Otomotif Jepang yang Sudah Disuntik Mati di Indonesia pada 2025

Harga Bekas 3 Mobil Pabrikan Otomotif Jepang yang Sudah Disuntik Mati di Indonesia pada 2025

Otomotif | Senin, 28 September 2026 | 16:35 WIB

Pakar Hukum Ingatkan RUU Perampasan Aset Jangan Berubah Jadi Alat Politik

Pakar Hukum Ingatkan RUU Perampasan Aset Jangan Berubah Jadi Alat Politik

News | Senin, 28 September 2026 | 16:34 WIB

Gibran Minta Hasil Investigasi Dugaan Keracunan MBG Batang Dibuka Transparan

Gibran Minta Hasil Investigasi Dugaan Keracunan MBG Batang Dibuka Transparan

News | Senin, 28 September 2026 | 16:31 WIB

×