Black April: Pasar Mobil Rusia Rontok, Tembus 70 Persen

RR Ukirsari Manggalani

Rabu, 13 Mei 2020 | 11:55 WIB
Black April: Pasar Mobil Rusia Rontok, Tembus 70 Persen
Pusat pemerintahan Rusia di Kremlin, Moskwa. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].

Suara.com - Badai pandemi Corona Virus Disease atau Covid-19 telah memporakporandakan pelbagai sektor di dunia industri. tak terkecuali bidang otomotif. Setelah laporan penjualan banyak brand asal Eropa barat serta Asia dan Amerika Serikat, kini giliran Rusia yang berbagi informasi.

Disebut sebagai "Black April", penjualan mobil baru di Rusia mengalami kondisi anjlok sebesar 72,4 persen pada bulan lalu, dibandingkan tahun sebelumnya. Dikutip dari Financial Post, Association of European Businesses (AEB) menyatakan pada Selasa (12/5/2020) bahwa pandemi Covid-19 telah memperlambat produksi dan menghentikan beberapa operasi dealer.

Dua produk andalan Lada yang marak tahun lalu, Lada Vesta Sport dan Lada Vesta 1.6. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].
Dua produk andalan Lada yang marak tahun lalu, Lada Vesta Sport dan Lada Vesta 1.6. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].

Sementara di sisi lain, Rusia melaporkan terjadinya 232.243 kasus Covid-19, dengan mortalitas mencapai 2.116 kasus. Negara itu sendiri menetapkan kebijakan lockdown, sedangkan lima (5) besar brand mobil di pasar nasional adalah Lada, KIA, Renault, Volkswagen, dan Skoda.

Dalam "Black April", pasar Rusia hanya mampu menyerap pasar sejumlah 38.922 unit mobil baru dan jenis light commercial vehicle. Disebutkan oleh AEB bahwa kondisi ini adalah penurunan penjualan bulanan terbesar yang pernah dicatat AEB setelah terjadinya kenaikan sebesar 4 persen di bulan sebelumnya.

Sementara itu, dikutip dari Seanews Russia, produk paling populer di Negara Beruang Merah, yaitu Lada, buatan Avtovaz, telah menyumbang sekitar seperempat penjualan April yaitu sebanyak 9.396 unit.

Untuk penjualan di Rusia pada Januari-April 2020 terjadi penurunan sebesar 19,1 persen Year on Year (YoY) menjadi 415,1 ribu unit. Lantas puncaknya terjadi pada April, saat penjualan mobil baru dan light commercial vehicle rontok sampai 76 persen YoY menjadi 38,9 ribu unit.

"Setelah penjualan Maret yang sangat tinggi, pada April 2020, operasi dealer terpaksa dihentikan atau sangat dibatasi berkait lockdown Covid-19. Dengan penurunan penjualan -72,4 persen dibandingkan bulan yang sama tahun lalu, industri otomotif Rusia mengalami penurunan penjualan bulanan terkuat dalam sejarah statistik AEB," demikian dikemukakan Thomas Staertzel, Ketua Komite AEB.

"Black April 2020 sangat menantang likuiditas dealer, kondisi pasar otomotif jangka menengah bahkan keberlanjutannya. Kenyataan baru ini memaksa kita semua untuk mencoba berbagai komunikasi kreatif dan format penjualan, agar tetap dekat dengan pelanggan. Dealer sedang bersiap untuk memulai kembali, meskipun saya tidak mengharapkan hasil penjualan yang lebih baik untuk Mei." lanjutnya.

Disimak kilas balik kejadian pasar otomotif Rusia sebelum terjadinya "Black April", masyarakat negara ini melakukan pembelian secara cepat pada Maret 2020, sehingga terjadi lonjakan sebesar 22,7 persen. Perkiraan konsumen, harga mobil akan naik setelah jatuhnya mata uang Rubel karena harga minyak yang lebih rendah dan adanay pandemi global Covid-19, demikian analisa Autostat, bulan lalu.

baca juga

Berikut peta penjualan lima (5) besar produk mobil di Rusia hingga sekarang:

  1. Lada tetap menjadi pemimpin pasar mobil Rusia dengan penurunan sebesar 70,9 persen YoY. Penjualan mencapai 9,4 ribu unit.
  2. KIA dengan penjualan sebesar 4,3 ribu mobil, mengalami penurunan 78,1 persen YoY.
  3. Renault dengan penurunan penjualan sebesar 75 persen YoY. Memasarkan 3,1 ribu unit.
  4. Volkswagen dengan penjualan turun 67,6 persen. Produksi terjual sebanyak 3,09 ribu unit.
  5. Skoda dengan penjualan 3,04 ribu unit, mengalami penurunan 58,7 persen YoY.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Imbas Covid-19, Honda Catat Laba Terendah dalam 4 Tahun Terakhir

Imbas Covid-19, Honda Catat Laba Terendah dalam 4 Tahun Terakhir

Otomotif | Selasa, 12 Mei 2020 | 16:04 WIB

Tengah Pandemi, Bulan April Penjualan Mobil Premium Merosot 80 Persen!

Tengah Pandemi, Bulan April Penjualan Mobil Premium Merosot 80 Persen!

Otomotif | Sabtu, 09 Mei 2020 | 22:00 WIB

Tesla Kembali Hentikan Aktivitas Pabriknya di China, Kurang Suku Cadang?

Tesla Kembali Hentikan Aktivitas Pabriknya di China, Kurang Suku Cadang?

Otomotif | Jum'at, 08 Mei 2020 | 12:05 WIB

Terkini

Alasan Mitsubishi Xforce Ultimate DS Tetap Relevan Bagi Pengguna yang Punya Mobilitas Tinggi

Alasan Mitsubishi Xforce Ultimate DS Tetap Relevan Bagi Pengguna yang Punya Mobilitas Tinggi

Otomotif | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:15 WIB

Tren Jual Beli Mobil Bekas Nasional Lesu Pengusaha Mulai Keluhkan Pergeseran Prioritas Konsumen

Tren Jual Beli Mobil Bekas Nasional Lesu Pengusaha Mulai Keluhkan Pergeseran Prioritas Konsumen

Otomotif | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:15 WIB

Lupakan Mesin 3 dan 4 Silinder, Begini Pesona Mobil Dua Piston asal Italia

Lupakan Mesin 3 dan 4 Silinder, Begini Pesona Mobil Dua Piston asal Italia

Otomotif | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:00 WIB

Toyota Vios Kini Seharga Motor Matic Bekas, Mending Beli Eks Taksi atau Pribadi? Ini Kata Pakar

Toyota Vios Kini Seharga Motor Matic Bekas, Mending Beli Eks Taksi atau Pribadi? Ini Kata Pakar

Otomotif | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:10 WIB

Mitsubishi Destinator Padukan Mesin Turbo dan Efisiensi Bahan Bakar untuk Harian

Mitsubishi Destinator Padukan Mesin Turbo dan Efisiensi Bahan Bakar untuk Harian

Otomotif | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:10 WIB

Harga Sembako Terus Melambung, Yamaha Gear Ultima Jadi Solusi Pilihan Motor Irit dan Fungsional

Harga Sembako Terus Melambung, Yamaha Gear Ultima Jadi Solusi Pilihan Motor Irit dan Fungsional

Otomotif | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:05 WIB

Apakah Indomobil Tyranno Aman Lewat Banjir? Cek Hasil Tes Ekstremnya di Sini

Apakah Indomobil Tyranno Aman Lewat Banjir? Cek Hasil Tes Ekstremnya di Sini

Otomotif | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:05 WIB

Daya EV Terisi 70 Persen Dalam 5 Menit: Charger Kilat BYD Tiba di Negeri Tetangga, Indonesia Kapan?

Daya EV Terisi 70 Persen Dalam 5 Menit: Charger Kilat BYD Tiba di Negeri Tetangga, Indonesia Kapan?

Otomotif | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:00 WIB

Teruji di Papua Motor Listrik Yadea VELAX H yang Digunakan Wapres Gibran Kini Mejeng di Kemayoran

Teruji di Papua Motor Listrik Yadea VELAX H yang Digunakan Wapres Gibran Kini Mejeng di Kemayoran

Otomotif | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:43 WIB

Canggih, Lampu Kabin Mobil Hyundai Bisa Musnahkan Bakteri: Begini Cara Kerjanya

Canggih, Lampu Kabin Mobil Hyundai Bisa Musnahkan Bakteri: Begini Cara Kerjanya

Otomotif | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:59 WIB

×