Foto Pemotor Tambah Angin Ban ini Bikin Warganet Berpolemik, Kenapa?

Angga Roni Priambodo

Rabu, 27 Mei 2020 | 14:09 WIB
Foto Pemotor Tambah Angin Ban ini Bikin Warganet Berpolemik, Kenapa?
Pemotor isi angin ban jadi bahan gunjingan warganet.

Suara.com - Jagat internet memang selalu punya cerita-cerita  menarik untuk sekadar dikomentari dari unggahan-unggahan penggunanya. 

Seperti sebuah foto seorang pemotor yang sedang mengisi angin di sebuah tempat tambal ban pinggir jalan ini. Dalam beberapa hari belakangan jadi bahan omongan warganet.

Adalah hal biasa ketika seorang pemotor mampir ke tukang tambal ban pinggir jalan untuk sekadar menambah tekanan angin ban yang dirasa kurang.

Namun tidak dengan yang satu ini. Aksinya saat mengisi angin mendapat banyak sekali respons negatif dan polemik dari warganet yang melihatnya.

Berikut ini fotonya yang bikin banyak warganet meradang itu.

Pemotor isi angin ban jadi bahan gunjingan warganet.
Pemotor isi angin ban jadi bahan gunjingan warganet.

Dalam foto tersebut terlihat seorang pengendara sepeda motor Yamaha NMax sedang mengisi tekana angin ban belakangnya. 

Sepintas memang tak ada yang aneh dengan itu, namun sikap penumpang motor yang berjumlah tiga orang itu mendapat kecaman dari warganet.

Mereka dianggap tak mempunyai sopan santun karena sama sekali tak turun dari motor yang mereka tumpangi saat mengisi angin ban.

"Dapat dari grup Telegram yang saya ikuti. Mudah mudahan saya dan follower saya dijauhi dari sifat seperti ini," tulis akun Twitter @blogdokter yang mengunggah foto yang didapat dari grup Telegram yang diikutinya,

baca juga

Banyak followersnya yang kemudian merespons dengan dengan komentar-komentar negatif tentang tata krama pemotor itu.

"Itu mah udah sering saya lihat Dok. Kebanyakan anak remaja putri yang begitu yang saya lihat. Negara ini sedang punya masalah adab di generasi penerusnya. Sudah pernah saya tegur langsung, malah saya dibilang : 'Apa urusan lo, yang tukang nambel aja biasa aja kok' ," curhat @ichank_sunoto.

"Meskipun naik motornya sendiri juga kalau lagi kaya gitu mending turun aja dari motor, setidaknya menghargai si tukang bannya," tambah @fitriaislamade.

Meski begitu, masih ada beberapa warganet yang berpikir positif tentang pemotor itu.

"Mas dan mBak nya pengin ukuran angin yg benar² pas ketika dikendarai berdua. Tidak lebih dan tidak kurang. Makanya mereka tetap di atas motor dan mereka sudah minta izin sebelumnya pada si bapak pengisi angin. Sekali lagi postif thinking aja drpd membully," tukas @e_Pramono.

"Mohon maaf,ini yg nge judge cuma liat dari gambar. Gatau ya,kalo tukang tambal ban yg gapunya alat pengukur tekanan angin. Lebih baik dinaikin aja biar tekanann anginnya pas? Logika juga,angkot yg bobot nya lebih berat aja jarang kalo mau ngisi angin nurunin pnp nya," imbuh @smangill membela.

Gimana menurut Anda dengan aksi pemotor itu?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ditanya Keturunan Rasul, Pemenang Lelang Motor Jokowi: Ana Keturunan Jambi

Ditanya Keturunan Rasul, Pemenang Lelang Motor Jokowi: Ana Keturunan Jambi

News | Rabu, 27 Mei 2020 | 10:16 WIB

Angkut Rumput Hingga Jual Sayur, 5 Foto Ini Bikin Wibawa Motor Sport Luntur

Angkut Rumput Hingga Jual Sayur, 5 Foto Ini Bikin Wibawa Motor Sport Luntur

Otomotif | Selasa, 26 Mei 2020 | 15:13 WIB

Inilah Impresi Perdana Hyundai Santa Fe Facelift

Inilah Impresi Perdana Hyundai Santa Fe Facelift

Otomotif | Selasa, 26 Mei 2020 | 14:15 WIB

Mungil dan Antik, Mobil Mikro Ini Ditenagai Mesin Motor Bertenaga Jumbo

Mungil dan Antik, Mobil Mikro Ini Ditenagai Mesin Motor Bertenaga Jumbo

Otomotif | Selasa, 26 Mei 2020 | 14:20 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×