Antisipasi Balik ke Ibu Kota, Polresta Banyumas Sisir Mobil Travel Gelap

RR Ukirsari Manggalani

Selasa, 02 Juni 2020 | 10:45 WIB
Antisipasi Balik ke Ibu Kota, Polresta Banyumas Sisir Mobil Travel Gelap
Petugas Satlantas Polresta Banyumas saat memeriksa kelengkapan surat-surat pengemudi dan penumpang kendaraan tujuan Jakarta di Ajibarang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah [ANTARA/HO-Satlantas Polresta Banyumas].

Suara.com - Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB masih berlaku, lengkap dengan pelarangan balik mudik usai Lebaran 2020, Pelbagai daerah turut menjaga terjadinya perpindahan massa kembali ke Jakarta, agar upaya memutus pandemi Covid-19 bisa terlaksana.

Contohnya seperti yang dilakukan Polresta Banyumas, sebagaimana dikutip dari kantor berita Antara. Unit Reaksi Cepat (URC) Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Kota Banyumas, Jawa Tengah, melakukan penyisiran terhadap kendaraan travel gelap yang diduga mengangkut pemudik yang akan kembali ke Ibu Kota Jakarta.

Sopir kendaraan travel gelap di lapangan promoter Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Senin (11/5). [Suara.com/Alfian Winanto]
Sopir kendaraan travel gelap di lapangan promoter Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Senin (11/5/2020). [Suara.com/Alfian Winanto]

"Tim URC telah kami kerahkan untuk menyisir ke terminal-terminal maupun tempat-tempat lainnya guna mencari kendaraan-kendaraan travel gelap yang akan mengangkut penumpang atau pemudik kembali ke Jakarta," demikian papar Komisaris Besar Polisi Whisnu Caraka, Kepala Polresta Banyumas, didampingi Kepala Satlantas, Komisaris Polisi Davis Busin Siswara di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Selasa (2/6/2020).

Disampaikannya bahwa pada Senin (1/6/2020) pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat, bahwa di suatu wilayah Banyumas ada dua unit kendaraan travel gelap yang diduga sedang mencari penumpang tujuan Jakarta. Oleh karena itu, Tim URC Satlantas Polresta Banyumas segera mendatangi lokasi, dan memberikan imbauan kepada para sopir travel gelap agar tidak mengangkut penumpang ke Jakarta.

"Alhamdulillah setelah diberi imbauan dan penjelasan, para sopir travel gelap itu paham, sehingga mereka membatalkan rencana mengangkut penumpang ke Jakarta," ucapnya.

Terkait dengan pelaksanaan "Operasi Ketupat Candi Tahun 2020" di wilayah hukum Polresta Banyumas, Kompol Davis Busin Siswara, Kepala Satlantas mengatakan bahwa pemeriksaan terhadap kendaraan-kendaraan tujuan Jakarta dan sekitarnya makin diperketat.

Caranya dengan menambah kekuatan personel di Posko Terpadu Polresta Banyumas yang berlokasi di Jembatan Timbang Ajibarang, untuk mendukung 23 personel yang sudah ada seiring pelaksanaan "Operasi Ketupat Candi Tahun 2020" yang diperpanjang hingga 7 Juni 2020.

"Bagi kendaraan tujuan Jakarta yang penumpangnya tidak memiliki SIKM (Surat Izin Keluar Masuk) Jakarta, kami minta untuk putar balik dan kembali ke daerah asalnya. Sementara bagi yang memiliki SIKM Jakarta, kami minta untuk lewat jalur selatan, tidak melalui jalur pantura," tukasnya.

Sementara itu, sebelumnya Agus Nur Hadie, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banyumas mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Banyumas memandang perlu dibukanya kembali posko di empat titik perbatasan yang meliputi Sokaraja, Tambak, Wangon, dan Ajibarang.

baca juga

Menurutnya, empat posko ini difungsikan untuk mendukung penyekatan yang dilakukan oleh  Polresta Banyumas dalam tujuan mengendalikan transportasi serta pembatasan perjalanan orang selama masa mudik Lebaran dan pandemi Covid-19.

"Pembukaan posko dilaksanakan mulai 1 Juni dan akan berakhir pada 7 Juni 2020," tandasnya.

Catatan dari Redaksi: Mari bijaksana menerapkan aturan jaga jarak dengan orang lain atau physical distancing, sekitar 2 m persegi, dan tetap tinggal di rumah kecuali untuk keperluan mendesak seperti berbelanja atau berobat. Selalu gunakan masker setiap keluar rumah dan jaga kebersihan diri terutama cuci tangan rutin. Dengan pengertian saling bantu dan saling dukung, kita bisa mengatasi pandemi Corona Virus Disease atau Covid-19. Suara.com bergabung dalam aksi #MediaLawanCOVID-19. Informasi seputar Covid-19 bisa diperoleh di Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081-2121-23119

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Coba Keluar Jakarta, 56 Kendaraan Diputarbalik di GT Cikupa

Coba Keluar Jakarta, 56 Kendaraan Diputarbalik di GT Cikupa

Otomotif | Selasa, 26 Mei 2020 | 12:40 WIB

Kepolisian Belum Berlakukan Kembali Tilang Elektronik di Jakarta, Namun ...

Kepolisian Belum Berlakukan Kembali Tilang Elektronik di Jakarta, Namun ...

Otomotif | Senin, 25 Mei 2020 | 20:00 WIB

SIKM Jadi Persyaratan Masuk ke Jakarta, Berapa Lama Mengurusnya?

SIKM Jadi Persyaratan Masuk ke Jakarta, Berapa Lama Mengurusnya?

Otomotif | Senin, 25 Mei 2020 | 15:21 WIB

Terkini

5 Moisturizer untuk Mencegah Penuaan Dini di Usia 20-an, Mulai Rp40 Ribuan

5 Moisturizer untuk Mencegah Penuaan Dini di Usia 20-an, Mulai Rp40 Ribuan

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 11:43 WIB

Arti Mimpi Pindah Rumah Menurut Primbon Jawa, Benarkah Pertanda Perubahan?

Arti Mimpi Pindah Rumah Menurut Primbon Jawa, Benarkah Pertanda Perubahan?

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 11:30 WIB

Rp11 Triliun untuk Rekening Massal: Kebijakan Publik Kehilangan Prioritas?

Rp11 Triliun untuk Rekening Massal: Kebijakan Publik Kehilangan Prioritas?

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 11:30 WIB

Arab Saudi Tembak Jatuh 2 Drone Houthi yang Mengincar Wilayah Riyadh

Arab Saudi Tembak Jatuh 2 Drone Houthi yang Mengincar Wilayah Riyadh

News | Sabtu, 26 September 2026 | 11:29 WIB

Kenangan Surya Paloh Pernah Larang Guruh Soekarnoputra Jadi Ketum Partai

Kenangan Surya Paloh Pernah Larang Guruh Soekarnoputra Jadi Ketum Partai

News | Sabtu, 26 September 2026 | 11:26 WIB

Bupati Gowa Tersangka, Gubernur Sulsel: Wakilnya Menjalankan Pemerintahan Sementara

Bupati Gowa Tersangka, Gubernur Sulsel: Wakilnya Menjalankan Pemerintahan Sementara

Sulsel | Sabtu, 26 September 2026 | 11:21 WIB

Cara Pakai Cleanser Sekaligus Masker Viva untuk Cegah Kerutan pada Kulit Kering

Cara Pakai Cleanser Sekaligus Masker Viva untuk Cegah Kerutan pada Kulit Kering

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 11:20 WIB

TP2DD Jatim Raih Penghargaan, Gubernur Khofifah Pastikan Digitalisasi Bermanfaat bagi Masyarakat

TP2DD Jatim Raih Penghargaan, Gubernur Khofifah Pastikan Digitalisasi Bermanfaat bagi Masyarakat

Jatim | Sabtu, 26 September 2026 | 11:20 WIB

Benjamin Netanyahu Sembunyikan Peringatan UEA Soal Ancaman Serangan Besar Hamas

Benjamin Netanyahu Sembunyikan Peringatan UEA Soal Ancaman Serangan Besar Hamas

News | Sabtu, 26 September 2026 | 11:11 WIB

Karhutla Terus Berulang, APHI Soroti Masalah Tata Kelola Lahan dan Ekonomi Warga

Karhutla Terus Berulang, APHI Soroti Masalah Tata Kelola Lahan dan Ekonomi Warga

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 11:10 WIB

×