alexametrics

Chacha Sherly Tabrakan Saat Cuaca Buruk, Jadi Wacana Situasi Mengemudi

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Chacha Sherly Tabrakan Saat Cuaca Buruk, Jadi Wacana Situasi Mengemudi
Ilustrasi mengemudi dalam kondisi cuaca buruk (Shutterstock)

Bila mesti berkendara dalam cuaca buruk atau hujan deras, perhatikan hal ini.

Suara.com - Dunia hiburan Tanah Air berduka, baru saja pedangdut mantan Trio Macan, Chacha Sherly meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas atau laka lantas. Terjadi di Jalan Tol Semarang - Solo KM428, Honda BR-V yang dikendarainya mengalami kecelakaan karambol. Berawal dari truk boks terguling, tabrakan beruntun, hingga mobilnya berpindah jalur dan berhadapan dengan bus antarkota. Rangkaian kejadian itu terjadi dalam cuaca buruk, hujan deras, dengan visibilitas terbatas.

Kejadian tabrakan karambol atau kecelakaan beruntun yang dialami Chacha Sherly berakibat fatal. Ia sendiri mengalami trauma di kepala dan pendarahan di telinga, hingga koma dan meninggal dunia di Rumah Sakit Ungaran, seperti dituturkan manajernya Chorrus Okky.

Menurut Instruktur Safety Driving Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana, mengendarai mobil dalam cuaca buruk, tentunya membutuhkan perhatian lebih.

Strategi terbaik mengemudi dalam kondisi cuaca buruk seperti hujan lebat, termasuk kondisi visibilitas atau jarak pandang terbatas adalah menghindari diri berada dalam situasi itu.

Baca Juga: Usai Perjalanan Berkendara Libur Akhir Tahun, Periksalah Komponen Mobil

Ilustrasi Menyetir. (Pexels/9150foto)
Ilustrasi mengemudi dalam situasi tidak menguntungkan (Pexels/9150foto)

Namun, bila terpaksa harus mengemudi di cuaca buruk, Sony Susmana mengatakan bahwa persiapan fisik dan mental dari pengemudi menjadi hal penting.

"Saat berkendara dalam cuaca buruk, ingat kendali kendaraan 100 persen ada pada pengemudinya. Pastikan siap berkendara dan kuasai fitur-fitur dari kendaraan," ujar Sony Susmana, dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com.

Selanjutnya, Sony Susmana menyarankan untuk cek kendaraan secara detail, terutama bagian-bagian dari kendaraan yang dapat menunjang pengemudi saat membawa mobil di bawah kondisi cuaca buruk. Contohnya seperti wiper dan air wiper, sistem pencahayaan, tekanan angin, dan sistem rem.

"Mengemudi membutuhkan strategi dan jurus dalam mengantisipasi kondisi cuaca buruk. Namanya Anticipation Driving, dan hal ini mutlak harus dimiliki seorang pengemudi," pungkas Sony Susmana.

Baca Juga: Modifikasi Mobil Seru Ala Daihatsu, Bisa Ikut Kompetisinya Pula

Komentar