Heboh Isu Mobil Imut Seharga Yamaha NMAX Bakal Hadir Di Indonesia, Yakin?

Rauhanda Riyantama, Gagah Radhitya Widiaseno

Selasa, 12 Januari 2021 | 10:10 WIB
Heboh Isu Mobil Imut Seharga Yamaha NMAX Bakal Hadir Di Indonesia, Yakin?
Mobil imut bakal hadir di Indonesia? (Facebook)

Suara.com - Mobil imut atau lebih dikenal dengan istilah Kei Car sering terlihat di negara Jepang. Mobil ini memiliki bentuk yang unik dan imut karena dimensinya yang cukup kecil.

Di negara-negara lain termasuk Indonesia, mobil ini sangat jarang terlihat di jalanan. Namun tak menutup kemungkinan kehadiran Kei Car bisa menjadi kenyataan.

Kali ini, sebuah isu mengenai kehadiran Kei Car viral di media sosial. Hal ini tampak dari sebuah postingan yang diunggah oleh akun Facebook Ahmad Muhiddin Al Sukrany.

Dalam unggahannya, terlihat mobil tersebut memiliki bentuk sangat imut karena dimensi yang mungil.

Menurut pengunggah mobil imut ini menggunakan bahan bakar premium dan harganya hanya berkisar di antara Rp 20 hingga 35 juta per unit.

Dengan harga segitu, mobil ini setara dengan Yamaha NMAX yang beredar di Indonesia. Harga Yamaha NMAX di Indonesia dibanderol Rp 33,75 juta untuk varian tertinggi.

Mobil imut bakal hadir di Indonesia? (Facebook)
Mobil imut bakal hadir di Indonesia? (Facebook)

Pengunggah pun memprediksi kalau mobil imut ini bakal masuk ke pasar Indonesia di masa depan.

"Masih Dalam Proses Uji Coba Sebentar lagi mobil matic mini berbahan bakar premium ini akan masuk ke Pasar indo, harga kisaran 20 - 35 juta per unit Tergantung Tipe/Model Insya Allah kalau sudah masuk indo akan penuh Indonesia pake mobil mini ini....Dan Good Bye Sepeda Motor," tulisnya.

Beberapa warganet pun meragukan adanya sebuah mobil seharga Yamaha NMAX tersebut.

baca juga

"Bl**n. Percaya aja ama HOAX. Yang namanya EV ( Electric Vehicle) itu pakai energi listrik bukan bensin. Harganya pun paling murah USD 4.612 jadi sekitar 63 juta." tulis @Hamna Asyrifa.

"Ngomongnya pake premium tp speknya elektrik,elektrik kok 35jt,gesit aja tembus 27jt, ngimpi." cuit @Riyan.

Menurut penelusuran Suara.com, ternyata mobil ini tidak menggunakan bahan bakar premium melainkan listrik. Mobil tersebut diduga bernama Mini EV X2 yang sudah dipasarkan di Malaysia.

Mobil bertenaga baterai itu bisa menjangkau hingga 120 kilometer, dan pengisian dari titik nol hingga penuh membutuhkan waktu 8 jam.

Dilansir dari Paultan, mobil ini memiliki banderol yang cukup menguras kantong yakni berkisar di 13,8 ribu Ringgit Malaysia atau setara dengan Rp 47,5 juta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nio ET7, Sedan Kekinian dengan Fungsi Swakemudi dan Konektivitas 5G

Nio ET7, Sedan Kekinian dengan Fungsi Swakemudi dan Konektivitas 5G

Kaltim | Selasa, 12 Januari 2021 | 09:00 WIB

Qualcomm Kerja Sama dengan NIO Incorporation, Hadirkan Sedan Keren ET7

Qualcomm Kerja Sama dengan NIO Incorporation, Hadirkan Sedan Keren ET7

Banten | Selasa, 12 Januari 2021 | 08:26 WIB

Nio ET7 Gendong Teknologi 5G Hasil Kolaborasi dengan Qualcomm

Nio ET7 Gendong Teknologi 5G Hasil Kolaborasi dengan Qualcomm

Otomotif | Selasa, 12 Januari 2021 | 08:12 WIB

Terkini

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:57 WIB

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:45 WIB

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

×