Tips Membersihkan Mobil Kena Abu Vulkanik: Jangan Pakai Kain Kering

RR Ukirsari Manggalani

Senin, 01 Februari 2021 | 15:46 WIB
Tips Membersihkan Mobil Kena Abu Vulkanik: Jangan Pakai Kain Kering
Awan panas guguran Gunung Merapi terlihat dari Kaliurang, Sleman, DI Yogyakarta, Sabtu (9/1/2021). Sebagai ilustrasi debu vulkanik [ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah].

Suara.com - Abu vulkanik atau terkadang disebut pasir vulkanik adalah jatuhan material piroklastik yang disemburkan dalam proses letusan gunung berapi. Diameter kurang dari 2 mikrometer namun berpotensi merusak permukaan mobil. Pasalnya terdapat unsur silika dan alumunia berkemampuan menggerus body.

Dikutip dari Auto Deal Philippines, mobil terpapar pasir atau debu vulkanik mesti segera dibersihkan. Syaratnya, jangan gunakan kain kering atau spons yang belum dibasahi. Cat mobil bisa rusak sebagai akibatnya.

Bahan untuk membersihkan mobil dari debu vulkanik ini adalah lap basah, dua ember, selang untuk air mengalir, shampoo mobil pH netral, serta kain lembut untuk mengeringkan body kendaraan sesudah dicuci.

Berikut langkah membersihkan mobil yang terpapar abu atau pasir vulkanik:

Ilustrasi cuci mobil. [Shutterstock]
Ilustrasi cuci mobil. [Shutterstock]

1. Pakai semprotan dari selang terlebih dahulu

  • Setel air mengalir melalui selang taman atau mesin cuci mobil bertekanan khusus. Volume air ini berguna mengangkat kotoran dari body mobil.
  • Periksa lubang pembuangan atau knalpot, apakah debu juga teronggok di sana hingga menciptakan sumbatan. Bagian ini bisa gunakan tekanan tinggi.

2. Pakai shampoo mobil

  • Setelah menyemprot seluruh permukaan mobil dengan bantuan selang tanpa tekanan tinggi, dan bagian knalpot dengan tekanan sedang atau tinggi, saatnya mengaplikasikan shampoo.
  • Pilih shampoo dengan fungsi menetralkan asam partikel abu vulkanik.
  • Usap permukaan dengan lembut, periksa setiap celah agar sabun merata dan tidak ada kotoran tertinggal.

3. Bilas mobil yang disabun dengan metode dua ember air

  • Setelah mobil diberi shampoo, cuci kendaraan menggunakan metode dua ember. Yaitu, satu ember khusus untuk meratakan air, satu ember untuk membilas lap basah yang habis digunakan.
  • Dengan metode ini, kotoran yang baru saja terkumpul pada setiap bilasan bisa terkumpul dan tidak berpotensi merusak permukaan mobil.

4. Keringkan seluruh bagian mobil

  • Gunakan kain mikrofiber tebal untuk mengeringkan mobil yang telah dicuci.
  • Microfiber memungkinkan mengambil partikel yang lebih kecil yang mungkin terlewat.
  • Setelah proses selesai, gunakan wax untuk menambah kilau mobil sekaligus protektor bila terjadi ada guguran piroklastik lagi.

5. Gunakan car cover atau pembungkus mobil untuk melindungi dari guguran abu vulkanik.

baca juga
  • Bila tidak ada cover, dalam situasi terpaksa, pakai kain atau material senada untuk melindungi kendaraan.
  • Pastikan wiper dalam posisi tegak saat menyimpan kendaraan, untuk mengurangi risiko rusak terkena abu, atau menggores permukaan kaca karena mengandung abu vulkanik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Capai Ketinggian 1,8 Kilometer Mengarah ke Selat Sunda

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Capai Ketinggian 1,8 Kilometer Mengarah ke Selat Sunda

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:52 WIB

Bebas Kilap! 5 Clay Mask Abu Vulkanik untuk Kontrol Minyak dan Pori Bersih

Bebas Kilap! 5 Clay Mask Abu Vulkanik untuk Kontrol Minyak dan Pori Bersih

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20 WIB

Kualitas Udara di Rumah: Kenali PM2.5 dan AC 2-in-1 Panasonic

Kualitas Udara di Rumah: Kenali PM2.5 dan AC 2-in-1 Panasonic

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 14:13 WIB

Awas, Abu Vulkanik Anak Krakatau Bisa Tembus Bagian Terdalam Paru! Ini Kata Dokter

Awas, Abu Vulkanik Anak Krakatau Bisa Tembus Bagian Terdalam Paru! Ini Kata Dokter

Health | Minggu, 13 September 2026 | 18:02 WIB

Debu Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai ke Negeri Jiran? Pemerintah Malaysia Buka Suara

Debu Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai ke Negeri Jiran? Pemerintah Malaysia Buka Suara

News | Kamis, 10 September 2026 | 14:48 WIB

Saat Penerbangan Terganggu, Bus AKAP Jadi Solusi Penyelamat Perjalanan

Saat Penerbangan Terganggu, Bus AKAP Jadi Solusi Penyelamat Perjalanan

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 08:39 WIB

Masker Jadi Barang Buruan, Harga Melonjak: Ada Ancaman Pidana bagi Pedagang Nakal?

Masker Jadi Barang Buruan, Harga Melonjak: Ada Ancaman Pidana bagi Pedagang Nakal?

News | Kamis, 10 September 2026 | 07:00 WIB

Waspada Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Terminal Kalideres Sediakan Dokter dan Obat Gratis

Waspada Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Terminal Kalideres Sediakan Dokter dan Obat Gratis

News | Rabu, 09 September 2026 | 13:23 WIB

Kasus ISPA Tembus 4.500! Pemprov Banten Perpanjang PJJ Akibat Paparan Abu Vulkanik

Kasus ISPA Tembus 4.500! Pemprov Banten Perpanjang PJJ Akibat Paparan Abu Vulkanik

News | Rabu, 09 September 2026 | 09:07 WIB

Hujan Abu Vulkanik Datang? Ini Protokol Ketat Berkendara Agar Motor Tetap Sehat dan Selamat

Hujan Abu Vulkanik Datang? Ini Protokol Ketat Berkendara Agar Motor Tetap Sehat dan Selamat

Otomotif | Rabu, 09 September 2026 | 08:24 WIB

Terkini

Menggambar Bukan Sekadar Bermain, Ini Manfaatnya untuk Imajinasi Anak

Menggambar Bukan Sekadar Bermain, Ini Manfaatnya untuk Imajinasi Anak

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:26 WIB

Mahasiswa Malaysia Pelajari Mitigasi Bencana dan Tata Air Pesisir Jakarta

Mahasiswa Malaysia Pelajari Mitigasi Bencana dan Tata Air Pesisir Jakarta

Jakarta | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:18 WIB

Memilih Produk Perawatan Pakaian, Apa yang Jadi Pertimbangan Konsumen?

Memilih Produk Perawatan Pakaian, Apa yang Jadi Pertimbangan Konsumen?

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Kabut Asap Karhutla Tekan Ekonomi Palembang, 7 Hotel Laporkan Penurunan Tingkat Hunian

Kabut Asap Karhutla Tekan Ekonomi Palembang, 7 Hotel Laporkan Penurunan Tingkat Hunian

Sumsel | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Tangis Haru Heri Latif, 1,5 Tahun Cari Nafkah Pakai Pick-up Box Berbuah Hadiah Umrah Gratis

Tangis Haru Heri Latif, 1,5 Tahun Cari Nafkah Pakai Pick-up Box Berbuah Hadiah Umrah Gratis

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Bukan Sekadar Tanam Mangrove: Strategi Baru Ubah Pesisir Malang Jadi Mesin Uang Warga

Bukan Sekadar Tanam Mangrove: Strategi Baru Ubah Pesisir Malang Jadi Mesin Uang Warga

Malang | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:49 WIB

KPK Bongkar Dugaan Setoran Upah Pungut ke Bupati Klaten Rp280 Juta

KPK Bongkar Dugaan Setoran Upah Pungut ke Bupati Klaten Rp280 Juta

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:24 WIB

Sinopsis Film Pirunduk, Saat Aulia Sarah Terjerat Ilmu Hitam demi Menaklukkan Suami

Sinopsis Film Pirunduk, Saat Aulia Sarah Terjerat Ilmu Hitam demi Menaklukkan Suami

Entertainment | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Pertalite Makin Menipis! Bahlil Ungkap Stok BBM Subsidi Tinggal 16-18 Hari

Pertalite Makin Menipis! Bahlil Ungkap Stok BBM Subsidi Tinggal 16-18 Hari

Video | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:00 WIB

KPK Ungkap Bupati Klaten Diduga Terima Fee Proyek Rp2,14 Miliar, Uangnya untuk Bayar Utang Pilkada

KPK Ungkap Bupati Klaten Diduga Terima Fee Proyek Rp2,14 Miliar, Uangnya untuk Bayar Utang Pilkada

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 21:51 WIB

×