Dokter Ini Beberkan Panduan Menolong Korban Kecelakaan, Pantang Asal Angkut

Cesar Uji Tawakal, Gagah Radhitya Widiaseno

Selasa, 16 Februari 2021 | 12:52 WIB
Dokter Ini Beberkan Panduan Menolong Korban Kecelakaan, Pantang Asal Angkut
Kecelakaan lalu lintas menewaskan seorang perempuan dan melukai seorang pengendara lainnya di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (25/12/2020). (ANTARA/Laily Rahmawaty)

Suara.com - Kecelakaan masih sering terjadi di jalanan. Oleh karenanya, kita harus tetap menanamkan sikap waspada dan hati-hati ketika di jalan.

Tapi, tak sedikit dari mereka justru masih mengalami kecelakaan di jalan. Memang, kecelakaan tidak bisa diprediksi kapan dan dimana terjadi.

Ketika terdapat insiden kecelakaan, orang pasti akan tertuju dengan korban kecelakaan. Para pengguna jalan lain biasanya akan reflek membantu korban dan menggotongnya ke tempat yang lebih aman.

Namun hal tersebut ternyata tidak direkomendasikan. Lalu bagaimana cara yang tepat untuk menangani korban kecelakaan yang tepat?

Berikut beberapa langkah yang harus dilakukan ketika melihat korban kecelakaan lalu lintas di jalan menurut penuturan dari akun Twitter dari seorang dokter spesialis tulang, @asaibrahim.

1. Safety

Ketika menjumpai kecelakaan, sebaiknya memprioritaskan keselamatan dan kesehatan korban. Ini pun juga berlaku untuk penolong juga.

Jadi ketika ada kecelakaan, sebaiknya penolong berhenti di pinggir jalan. Masa iya nanti penolong berhenti di tengah jalan, lalu justru muncul insiden kecelakaan baru.

2. Prioritas

baca juga
Ilustrasi mengobrol dengan korban kecelakaan (Twitter)
Ilustrasi mengobrol dengan korban kecelakaan (Twitter)

Pastikan korban masih bisa bernapas ketika ditolong. Hal ini menjadi penting lantaran kebanyakan kematian korban kecelakaan disebabkan oleh gagal bernapas.

Cara paling gampang yakni dengan cara diajak ngobrol. Ketika korban bisa manjawab, bisa dipastikan masih bisa bernapas.

Lalu bagaimana jika korban pingsan dan tidak bisa menjawab? Nah, lanjut ke bagian selanjutnya.

3. Posisikan Korban Terlentang

Korban kecelakaan harus diposisikan secara terlentang ketika pingsan. Namun perlu diperhatikan ketika memindahkan korban kecelakaan, jangan asal angkut.

Ketika ingin mengubah posisi korban, pastikan bagian leher distabilkan, tidak boleh goyang-goyang. Biasanya kesalahan pada penolong yakni leher korban dibiarkan menunduk ataupun ketarik-tarik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kecelakaan di Kapuas Hulu, Syeh Sulaiman Meninggal Dunia

Kecelakaan di Kapuas Hulu, Syeh Sulaiman Meninggal Dunia

Kalbar | Selasa, 16 Februari 2021 | 12:04 WIB

Anggota Polisi Tabrakan dengan Dua Pelajar di Kapuas, Seorang Meninggal

Anggota Polisi Tabrakan dengan Dua Pelajar di Kapuas, Seorang Meninggal

News | Selasa, 16 Februari 2021 | 11:29 WIB

Kecelakaan di Jalan Raya Serang-Cilegon Km 70, Emak-emak Jadi Korban

Kecelakaan di Jalan Raya Serang-Cilegon Km 70, Emak-emak Jadi Korban

Banten | Selasa, 16 Februari 2021 | 10:31 WIB

Terkini

Waspada Hujan Petir dan Asap Kabut, BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Kota Besar Hari Ini

Waspada Hujan Petir dan Asap Kabut, BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Kota Besar Hari Ini

Banten | Selasa, 13 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Gubernur Kaltim ke Singapura saat Karhutla, anggaran Disorot

Gubernur Kaltim ke Singapura saat Karhutla, anggaran Disorot

Video | Selasa, 13 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Pemprov Jabar Ajukan Pinjaman Rp3,4 Triliun

Pemprov Jabar Ajukan Pinjaman Rp3,4 Triliun

Jabar | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Cek Harga Cabai Merah dan Unggas di Rangkasbitung Terbaru

Cek Harga Cabai Merah dan Unggas di Rangkasbitung Terbaru

Banten | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:48 WIB

Siap-siap Regenerasi! Jukir Lansia di Kota Bogor Bakal Pensiun, Ini Syarat Penggantinya

Siap-siap Regenerasi! Jukir Lansia di Kota Bogor Bakal Pensiun, Ini Syarat Penggantinya

Jabar | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:41 WIB

Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp 494,3 T per September 2026, Suahasil Klaim Masih On Track

Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp 494,3 T per September 2026, Suahasil Klaim Masih On Track

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:39 WIB

Mobil Kijang Bawa 8 Jeriken Bensin Terbakar di Bogor, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Mobil Kijang Bawa 8 Jeriken Bensin Terbakar di Bogor, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Bogor | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:37 WIB

Maya Miranda Ambarsari Tekankan Solidaritas Perempuan untuk Bangun Bengkulu

Maya Miranda Ambarsari Tekankan Solidaritas Perempuan untuk Bangun Bengkulu

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Modus Pijat Panggilan Berujung Pemerasan, Detektif Jubun Ingatkan 5 Hal Ini

Modus Pijat Panggilan Berujung Pemerasan, Detektif Jubun Ingatkan 5 Hal Ini

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Larangan Hijab di Sekolah Azerbaijan Memanas! Siswi Protes, 37 Orang Diciduk

Larangan Hijab di Sekolah Azerbaijan Memanas! Siswi Protes, 37 Orang Diciduk

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:50 WIB

×