Tangkal Pencurian Motor, Polisi Inggris Pakai Semprotan DNA, Buat Apa?

Cesar Uji Tawakal

Sabtu, 20 Maret 2021 | 17:46 WIB
Tangkal Pencurian Motor, Polisi Inggris Pakai Semprotan DNA, Buat Apa?
Ilustrasi kunci motor. [Shutterstock]

Suara.com - Polisi di North East Lincolnshire menjadi yang terbaru dalam hal pengaplikasian semprotan DNA dalam memerangi kejahatan menyangkut motor, termasuk pencurian dan perilaku antisosial.

Dilansir dari Motor Cycle News, semprotan tersebut membawa kode unik dan penanda UV yang dapat digunakan sebagai bukti untuk menjerat tersangka, dan untuk menelisik mesin yang berpotensi dicuri saat penyelidikan sebuah kasus.

Semprotan ini hampir tidak mungkin untuk dicuci dan tidak terlihat dengan mata telanjang.

"Ini adalah contoh lain yang sangat bagus dari pekerjaan yang kami lakukan untuk mengurangi jumlah motor,
yang ditunggangi secara tidak sah di daerah kami," kata Inspektur Martin Hopper, memimpin Operasi Sirip Kuning di North East Lincolnshire.

"Setelah berbicara dengan banyak penduduk lokal kami, kami tahu ini adalah area yang benar-benar menjadi perhatian mereka dan kami berkomitmen untuk mengatasi masalah ini. Memperkenalkan teknologi baru ini akan berkontribusi untuk mengurangi anti-perilaku sosial dan aktivitas kriminal dan yang paling penting, mengurangi gangguan yang ditimbulkan pada komunitas kita," lanjutnya.

Polisi kampanyekan penggunaan semprotan DNA. (MCN)
Polisi kampanyekan penggunaan semprotan DNA. (MCN)

Semprotan penanda DNA ini diharapkan bisa mengurangi aksi kriminal yang meresahkan warga setempat.

"Salah satu peran kunci dari Tim Polisi Lingkungan setempat kami adalah untuk keluar dan berada di komunitas mereka dan mendukung mereka yang mengendarai sepeda motor dan moped sesuai dengan hukum."

Aparat juga meminta anggota masyarakat untuk mempersulit motor untuk jatuh ke tangan yang salah. Langkah-langkah pengamanan kendaraan pribadi pun diperlukan.

"Jika Anda memiliki sepeda motor atau moped, kami akan mendorong Anda untuk berinvestasi dalam kunci berkualitas baik dan selalu memastikan sepeda motor Anda tidak terlihat publik dan dikunci dengan aman," imbuh Inspektur Hopper.

baca juga

"Semprotan DNA ini hanyalah satu langkah lagi dalam mengatasi kejahatan dan perilaku antisosial yang disebabkan oleh gangguan sepeda motor dan kami terus mencari inovasi dan cara untuk mengurangi dampak anti-sosial mengendarai sepeda motor," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemotor Keluar Gang Nyaris Ditubruk Fortuner, Ternyata Maling Lagi Kabur

Pemotor Keluar Gang Nyaris Ditubruk Fortuner, Ternyata Maling Lagi Kabur

Otomotif | Sabtu, 20 Maret 2021 | 15:09 WIB

Duplikat Kunci Modalnya Cuma Ini, 'Positive Thinking Aja, Mungkin Maling'

Duplikat Kunci Modalnya Cuma Ini, 'Positive Thinking Aja, Mungkin Maling'

Hits | Sabtu, 20 Maret 2021 | 13:30 WIB

Otot Kawat Tulang Besi, Cara Pesepeda Saat Bawa Honda Beat Ini Mengherankan

Otot Kawat Tulang Besi, Cara Pesepeda Saat Bawa Honda Beat Ini Mengherankan

Otomotif | Sabtu, 20 Maret 2021 | 13:08 WIB

Terkini

TPA Galuga Ditutup Sementara Akibat Kebakaran, Pengiriman Sampah Bogor Lumpuh Seharian

TPA Galuga Ditutup Sementara Akibat Kebakaran, Pengiriman Sampah Bogor Lumpuh Seharian

Jabar | Selasa, 08 September 2026 | 05:13 WIB

Api Meluas di TPA Galuga, Kepulan Asap Tebal Paksa Warga Evakuasi Diri akibat Mata Perih

Api Meluas di TPA Galuga, Kepulan Asap Tebal Paksa Warga Evakuasi Diri akibat Mata Perih

Bogor | Selasa, 08 September 2026 | 00:23 WIB

Erupsi 25 Jam Anak Krakatau Berakhir, Tapi Mengapa Sumsel Masih Terdampak?

Erupsi 25 Jam Anak Krakatau Berakhir, Tapi Mengapa Sumsel Masih Terdampak?

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:42 WIB

Sukuk Ritel SR025 Dibuka, Bank Sumsel Babel Tawarkan Investasi Syariah Imbal Hasil 6,90 Persen

Sukuk Ritel SR025 Dibuka, Bank Sumsel Babel Tawarkan Investasi Syariah Imbal Hasil 6,90 Persen

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:27 WIB

Safrizal ZA: 649 Unit Huntap di Aceh Telah Rampung, Terbanyak di Aceh Utara

Safrizal ZA: 649 Unit Huntap di Aceh Telah Rampung, Terbanyak di Aceh Utara

Jakarta | Senin, 07 September 2026 | 23:20 WIB

PTBA Perkuat Kinerja dan Portofolio Bisnis untuk Pertumbuhan Jangka Panjang

PTBA Perkuat Kinerja dan Portofolio Bisnis untuk Pertumbuhan Jangka Panjang

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:07 WIB

Aksi Teddy Main Pulpen saat Putin Pidato Viral, Gaya Jarinya Disamakan Britney Spears

Aksi Teddy Main Pulpen saat Putin Pidato Viral, Gaya Jarinya Disamakan Britney Spears

Video | Senin, 07 September 2026 | 22:45 WIB

Kredit Serba Guna Bank Sumsel Babel Bunga Mulai 0,79 Persen, Ada Cashback 0,2 Persen

Kredit Serba Guna Bank Sumsel Babel Bunga Mulai 0,79 Persen, Ada Cashback 0,2 Persen

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 22:36 WIB

Wet Food Lokal Buat Anabul Makin Dilirik, Cek 3 Hal Ini Sebelum Membeli

Wet Food Lokal Buat Anabul Makin Dilirik, Cek 3 Hal Ini Sebelum Membeli

Lifestyle | Senin, 07 September 2026 | 22:19 WIB

Kenapa Abu Vulkanik Bisa Bikin Pesawat Dilarang Terbang?

Kenapa Abu Vulkanik Bisa Bikin Pesawat Dilarang Terbang?

News | Senin, 07 September 2026 | 22:19 WIB

×