alexametrics

NgabubuTips: Kenali Dampak Buruk Jika Sering Telat Ganti Oli Mesin Motor

Arendya Nariswari | Gagah Radhitya Widiaseno
NgabubuTips: Kenali Dampak Buruk Jika Sering Telat Ganti Oli Mesin Motor
Ilustrasi menuang pelumas motor R2 [Shutterstock].

Begini dampak buruk jika sering telat ganti oli mesin pada motor.

Suara.com - Oli mesin pada motor memang wajib diperhatikan oleh pemotor. Hal ini guna menjaga agar mesin motor tetap awet dan berumur panjang.

Namun, tak sedikit pemotor yang sering mengabaikan hal ini. Padahal jika disepelekan, bisa membawa dampak buruk untuk motor itu sendiri.

Lalu apa saja sih dampak buruk yang bisa ditimbulkan jika malas ganti oli mesin motor?

Berikut beberapa dampak buruk yang terjadi jika malas ganti oli mesin motor dikutip dari Federal oil.

Baca Juga: NgabubuTips: Mau Beli Motor Bekas? Ini 6 Tips Aman Biar Tak Salah Pilih

Perhatikan manual R2 dan simak berapa banyak oli dibutuhkan [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].
Perhatikan manual R2 dan simak berapa banyak oli dibutuhkan [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].

1.Biaya Perawatan Jadi Tinggi

Telat ganti oli berpotensi bisa menimbulkan kerusakan pada komponen lain yang ada di dalam mesin.

Karena oli yang kekentalannya sudah menurun, kualitas pelumasannya jadi berkurang. Sehingga bisa mengakibatkan terjadinya gesekan antar komponen mesin.

Jika ada kerusakan pada mesin, sudah pasti biaya yang harus dikeluarkan jadi lebih tinggi.

2. Mengurangi Kenyamanan

Baca Juga: NgabubuTips: Ini Empat Hal Sepele yang Bisa Dilakukan Saat Terjebak Macet

Jika oli telat diganti, getaran pada motor akan sangat terasa. Dengan adanya getaran yang berlebihan, maka saat dikendarai akan terasa kurang nyaman.

Apabila getaran keras terus dipaksakan bukan tidak mungkin bisa merusakan komponen dalam mesin.

3. Mesin Mudah Overheat

Efek buruk jika sering telat ganti oli, mesin akan mudah overheat. Hal ini karena oli yang sudah lama tidak diganti volumenya berkurang sehingga kinerja pelumasannya jadi kurang maksimal.

Karena fungsi oli mesin selain melumasi komponen dalam mesin, juga untuk membantu mendinginkan mesin. Jika oli berkurang maka pendinginan dari oli jadi kurang maksimal.

4. Boros Bahan Bakar

Salah satu boros bahan bakar bisa disebabkan karena kamu sering telat ganti oli mesin.

Ketika oli mesin yang volumenya sudah berkurang dipakai terus-menerus maka gesekan antar komponen mesin makin keras dan kasar.

Akibatnya, tarikan mesin jadi lebih kuat dan kondisi ini membutuhkan lebih banyak konsumsi bahan bakar, makanya jadi lebih boros BBM.

5. Harga Jual Motor Jadi Murah

Jika menjual motor, pasti hal yang sering ditanyakan adalah kondisi mesin. Telat ganti oli bisa membuat kondisi mesin tidak sehat.

Kalau pemiliknya rutin ganti oli bisa dipastikan usia pakai mesin akan jauh lebih lama dibandingkan mesin yang olinya tidak pernah diganti atau sering terlambat diganti.

Dari sudut pandang pembeli tentu bisa menilai harga kendaraan dari kualitas tarikan mesinnya.

Bila dianggap tarikan mesin kurang baik tentu akan sulit dalam posisi tawar tinggi.

Komentar