Cegah Pembeli Motor Bekas Tertipu, Kebijakan Belanda Ini Patut Dicontoh

Cesar Uji Tawakal

Jum'at, 21 Mei 2021 | 10:16 WIB
Cegah Pembeli Motor Bekas Tertipu, Kebijakan Belanda Ini Patut Dicontoh
Motkas alias motor bekas yang dipasarkan diupayakan selaras selera konsiumen [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].

Suara.com - Salah satu faktor yang mempengaruhi harga jual motor bekas adalah jarak tempuh, di mana semakin sedikit motor ini melenggang, semakin tinggi pula harganya.

Namun di tangan penjual nakal, hal ini bisa diakali dengan mengutak-atik odometer, membuat pembeli kendaraan bisa tertipu.

Dilansir dari RideApart, untuk mengatasi hal ini, pemerintah Belanda membuat kebijakan unik yang mungkin bisa dicontoh.

Negeri Kincir Angin tersebut menggandeng para mekanik yang bekerja di bengkel untuk selalu setor data ke pemerintah mengenai jarak tempuh kendaraan saat sedang servis rutin, atau cuma sekadar ganti ban.

Selanjutnya, pemilik mobil dapat menggunakan informasi yang diverifikasi Netherlands Vehicle Authority (RDW) selama proses penjualan ulang.

Pihak berwajib mengimbau pembeli untuk meminta tidak hanya jarak tempuh kendaraan secara keseluruhan, tetapi juga bukti catatan servis reguler.

Motorrad melaporkan bahwa untuk kendaraan bekas yang spedometernya telah diubah, kebanyakan pelanggan membayar 110 juta euro per tahun terlalu banyak di Belanda.

Ilustrasi sepeda-sepeda motor bekas. [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan]
Ilustrasi sepeda-sepeda motor bekas. [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan]

Upaya RDW telah membantu mengekang penipu pada penjualan kendaraan bekas, dan pihak berwenang Belanda baru-baru ini mengumumkan bahwa sistem tersebut diperluas ke sepeda motor pada 1 Juli 2021.

Mirip dengan pendaftaran mobil, mekanik lokal akan mencatat odometer motor selama servis dan perbaikan rutin.

baca juga

Meskipun ada perluasan, penting untuk diperhatikan bahwa sistem ini sepenuhnya bersifat sukarela.

Jika pemilik tidak ingin jarak tempuh mereka dilaporkan ke RDW, mereka dapat memintanya atau mengerjakan sendiri  laporan tersebut.

Terlepas dari potensi perselisihan dan celah, sistem RDW harus membuat sejumlah calon pembeli merasa nyaman.

Membeli atau menjual sepeda motor bekas memiliki kelebihan dan kekurangan. Mudah-mudahan, registri odometer Belanda mempermudah prosedur bagi kedua belah pihak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hasil Survei: Pilih Berhenti Mengaspal Dibanding Pakai Motor Listrik

Hasil Survei: Pilih Berhenti Mengaspal Dibanding Pakai Motor Listrik

Otomotif | Kamis, 20 Mei 2021 | 18:35 WIB

Kebut-kebutan di Pantai, Yamaha Vixion Ban Cacing Malah Tabrak Motor Klasik

Kebut-kebutan di Pantai, Yamaha Vixion Ban Cacing Malah Tabrak Motor Klasik

Otomotif | Kamis, 20 Mei 2021 | 14:13 WIB

Survei Sebut 31 Persen Orang Enggan Beralih ke Kendaraan Elektrik, Kenapa?

Survei Sebut 31 Persen Orang Enggan Beralih ke Kendaraan Elektrik, Kenapa?

Otomotif | Kamis, 20 Mei 2021 | 09:36 WIB

Terkini

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:22 WIB

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:13 WIB

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Banten | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:51 WIB

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:30 WIB

×