Gencarkan Program Elektrifikasi Motor, Negara Afrika Ini Jadi Sorotan

Cesar Uji Tawakal

Senin, 14 Juni 2021 | 11:11 WIB
Gencarkan Program Elektrifikasi Motor, Negara Afrika Ini Jadi Sorotan
Ilustrasi motor elektrik. (pixabay.com)

Suara.com - Di Afrika, beberapa negara tengah mengambil langkah-langkah menuju penerapan solusi mobilitas ramah lingkungan.

Misalnya, pemerintah Rwanda bekerja sama dengan perusahaan lokal, Rwandan Electric Mobility, telah meluncurkan inisiatif baru yang diarahkan untuk meningkatkan penggunaan sepeda motor listrik di ibu kota negara itu, Kigali.

Dilansir dari Rideapart, disebutkan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari proyek negara yang lebih besar dengan tujuan untuk menjadi negara netral karbon pada tahun 2050.

Warga Rwanda sangat diuntungkan dari industri ojek, dengan penduduk mengandalkan moda mobilitas yang terjangkau dan ada di mana-mana ini setiap hari.

Dengan lebih dari 100.000 sepeda motor terdaftar di negara ini, hampir setengahnya terdaftar sebagai bagian dari industri ojek, baik mengangkut orang berkeliling, atau digunakan sebagai kendaraan pengantar paket.

Dalam sebuah laporan yang diterbitkan oleh Rwanda The New Times, peralihan ke listrik telah mulai membawa dampak positif kepada mereka yang telah sudah beralih dari bahan bakar minyak lebih awal.

Jean-Paul Habimana, seorang operator ojek yang tinggal di Kigali menyatakan, “Dulu saya menghabiskan Rwf5.000 (Rp 71 ribu) per minggu untuk oli mesin, sekarang tidak lagi. Saya membayar Rwf900 (sekitar Rp 12 ribu) untuk mengisi baterai dan itu mencakup 60 kilometer dibandingkan dengan 40 kilometer yang ditutupi oleh satu liter bensin dengan harga Rwf1.088 (Rp 15 ribu)”

Mesin motor elektrik produksi Kawasaki. (visordown.com)
Ilustrasi mesin motor elektrik buatan Kawasaki. (visordown.com)

Langkah ini tidak hanya mengurangi emisi karbon secara keseluruhan, tetapi juga secara efektif memperpanjang masa pakai kendaraan ini, sehingga mengurangi biaya di pihak pemilik dan operatornya.

Adopsi kendaraan elektrik juga secara drastis mengurangi biaya perawatan, dengan pemilik tidak perlu khawatir tentang mengganti oli dan mengisi bahan bakar sepeda mereka.

baca juga

Untuk memulai proyek ini, Rwanda Environment Management Authority (REMA), telah menandatangani keahlian teknis Rwanda Electric Mobility, sebuah perusahaan yang mengkhususkan diri dalam konversi bahan bakar bensin.

Dukungan teknis dan keuangan tambahan dari Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNDP) juga telah diamankan untuk mempercepat pelaksanaan proyek.

Fase percontohan, yang diharapkan berjalan selama enam bulan awal implementasi akan membuka jalan bagi total 30,
000 sepeda motor, lebih dari seperempat dari jumlah total motor terdaftar di Rwanda yang akan diubah menjadi motor listrik dalam waktu lima tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tabrak Perempuan karena Rebutan Warisan, Lelaki Penunggang Nmax Ini Panen Kecaman

Tabrak Perempuan karena Rebutan Warisan, Lelaki Penunggang Nmax Ini Panen Kecaman

Otomotif | Senin, 14 Juni 2021 | 09:30 WIB

Kocak! Aksi Pria Bermotor Isi Bensin Rp1.000, Ekspresi Petugas SPBU Jadi Sorotan

Kocak! Aksi Pria Bermotor Isi Bensin Rp1.000, Ekspresi Petugas SPBU Jadi Sorotan

Surakarta | Senin, 14 Juni 2021 | 08:50 WIB

Parkir Kendaraan 3 Tahun Sampai Keluar Laba-laba, Tagihannya Nyaris Seharga Motor Baru

Parkir Kendaraan 3 Tahun Sampai Keluar Laba-laba, Tagihannya Nyaris Seharga Motor Baru

News | Senin, 14 Juni 2021 | 08:27 WIB

Terkini

Pembangunan Sekolah Rakyat di Parigi Moutong Resmi Memasuki Tahap Lelang

Pembangunan Sekolah Rakyat di Parigi Moutong Resmi Memasuki Tahap Lelang

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:50 WIB

Beda Sanksi Administratif dan Korupsi, Pakar Bedah Kasus Dugaan Pidana Jabatan Eks Jampidsus

Beda Sanksi Administratif dan Korupsi, Pakar Bedah Kasus Dugaan Pidana Jabatan Eks Jampidsus

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:50 WIB

Gempa Guncang Gayo Lues Aceh

Gempa Guncang Gayo Lues Aceh

Sumut | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:50 WIB

Tragis! Suami Istri Palestina Tewas Terbakar Gara-gara Serangan Brutal Israel

Tragis! Suami Istri Palestina Tewas Terbakar Gara-gara Serangan Brutal Israel

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:49 WIB

WeTV Indonesia Hadirkan Serial 12 IPA 4, Drama Remaja yang Penuh Konflik dan Harapan

WeTV Indonesia Hadirkan Serial 12 IPA 4, Drama Remaja yang Penuh Konflik dan Harapan

Entertainment | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:47 WIB

Cara Cek dan Sanggah Data Desil Lewat HP, Segera Update Sebelum Agustus 2026!

Cara Cek dan Sanggah Data Desil Lewat HP, Segera Update Sebelum Agustus 2026!

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:46 WIB

Beli Pertalite Tak Lagi Bebas, Bakal Ada Aturan Baru

Beli Pertalite Tak Lagi Bebas, Bakal Ada Aturan Baru

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:44 WIB

Gus Ipul Beri Apresiasi atas Komitmen Pemkab Bandung Dukung Sekolah Rakyat

Gus Ipul Beri Apresiasi atas Komitmen Pemkab Bandung Dukung Sekolah Rakyat

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:41 WIB

Bukan Cuma Ganti Figur, DPR Desak Kepala BGN Baru Pengganti Nanik Deyang Berani Desain Ulang MBG

Bukan Cuma Ganti Figur, DPR Desak Kepala BGN Baru Pengganti Nanik Deyang Berani Desain Ulang MBG

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:40 WIB

PAM Jaya Ungkap Biang Kerok Kebocoran Berulang di TB Simatupang, Pipa Sudah Berusia 30 Tahun

PAM Jaya Ungkap Biang Kerok Kebocoran Berulang di TB Simatupang, Pipa Sudah Berusia 30 Tahun

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:38 WIB

×