alexametrics

Ini Empat Penyebab Sekring Motor Sering Putus, Lengkap dengan Penanganannya

Cesar Uji Tawakal
Ini Empat Penyebab Sekring Motor Sering Putus, Lengkap dengan Penanganannya
Ilustrasi bengkel motor. (pixabay.com)

Motor Anda kerap mengalami masalah kelistrikan? Cek bagian ini.

Suara.com - Rusaknya sekring motor tentu akan menimbulkan masalah bagi komponen-komponen yang lain.

Beberapa tanda sekring putus antara lain adalah lampu dan klakson tidak bisa dinyalakan meskipun motor dalam keadaan hidup. Tak cuma itu, mesin juga bisa mati jika sekring utama sampai putus.

Karena merupakan komponen yang penting, komponen ini harus dijaga dan dirawat dengan baik.

Jika bagian ini sudah diganti tapi cepat putus lagi, bisa jadi disebabkan oleh kualitas sekring yang kurang bagus.

Baca Juga: Best 5 Oto: Rolls-Royce Motor Cars Pamerkan Warna Ngejreng, Juara UFC Nyaris Kemalingan

Selain itu, walau komponen orisinal namun tetap sering rusak, bisa jadi terdapat masalah. Dilansir dari situs resmi Suzuki, berikut empat penyebab sekring motor sering putus.

Ilustrasi sekring motor. (suzuki.co.id)
Ilustrasi sekring motor. (suzuki.co.id)

1. Beban Listrik Berlebih

Penyebab utama yang sering terjadi adalah kelebihan beban listrik yang lewat pada sekring. Hal ini akan menyebabkan sekring rusak dan putus, bahkan bisa sampai terbakar dan meleleh. Jika sudah terjadi seperti itu, sekring harus cepat diganti. 

Beban listrik berlebih ini bisa disebabkan voltase yang digunakan terlalu kecil. Gunakan kabel dengan voltase lebih besar dan sesuai dengan kapasitas kelistrikan motor. Contoh yang keliru misalnya kelistrikan motor membutuhkan voltase 15 Ampere, tetapi yang terpasang dayanya 10 Ampere.

Hal ini akan membuat sekring kelebihan beban dan memang harus diganti dengan yang lebih besar.

Baca Juga: Kenalan Sama Honda CB200X, si Petualang Ganteng dengan Harga Tak Sampai 30 Jutaan

2. Terjadi Konsleting Listrik

Komentar