Empat Menteri RI dan Duta Besar Korea Selatan Hadiri Peresmian Fasilitas Oksigen Hyundai

RR Ukirsari Manggalani

Senin, 30 Agustus 2021 | 22:24 WIB
Empat Menteri RI dan Duta Besar Korea Selatan Hadiri Peresmian Fasilitas Oksigen Hyundai
Sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju dipimpin Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meninjau pabrik Hyundai usai menyaksikan peresmian dimulainya produksi fasilitas oksigen Hyundai di Cikarang, Jawa Barat, Senin (30/08/2021) [ANTARA/Hyundai]

Suara.com - Sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju pada Senin (30/8/2021) menghadiri peresmian dimulainya proses produksi oksigen di Fasilitas Oksigen Hyundai di Cikarang, Jawa Barat. Berlokasi di pabrik PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI).

Dikutip dari kantor berita Antara, fasilitas ini dibangun sebagai bagian dari upaya membantu ketersediaan oksigen bagi penanganan pasien COVID-19.

Perwakilan pemerintah yang hadir dalam peresmian Fasilitas Oksigen Hyundai ini adalah:

  • Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan
  • Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi
  • Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin
  • Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita

Selain itu, Yang Mulia Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia Park Tae-Sung juga hadir.

Menko Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan bahwa keseriusan Hyundai Motor dalam membangun industri otomotif dan berpartisipasi dalam memulihkan Indonesia dari pandemi adalah komitmen yang patut untuk diapresiasi bersama.

 PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI) akan membangun fasilitas produksi oksigen guna membantu pemerintah Indonesia menanggulangi pandemi COVID-19. [ANTARA/HO Kemenko Kemaritiman dan Investasi].
PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI) akan membangun fasilitas produksi oksigen guna membantu pemerintah Indonesia menanggulangi pandemi COVID-19. [ANTARA/HO Kemenko Kemaritiman dan Investasi].

"Sejak awal, Hyundai Motor dan Pemerintah Indonesia juga memiliki visi yang sama, yaitu berkeinginan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia. Tentunya kami mengharapkan kerja sama dan kolaborasi yang erat ini dapat terjalin selamanya," jelasnya dalam acara.

Rencana pembangunan fasilitas oksigen ini diumumkan pada Juli dan Hyundai Motor hanya membutuhkan waktu satu bulan hingga akhirnya dapat memulai produksi oksigen untuk kebutuhan pasokan tahap pertama.

Produksi oksigen di Cikarang itu memanfaatkan fasilitas pabrik mobil Hyundai yang saat ini telah tersedia. Sebagai bagian dari wujud tanggapan Hyundai Motor terhadap situasi saat ini di Indonesia dalam memberikan dukungan terkait ketersediaan oksigen.

Para tamu yang hadir berkesempatan menyaksikan dimulainya proses produksi pertama oksigen medis menggunakan fasilitas yang disiapkan untuk perakitan mobil.

baca juga

PT HMMI mengalokasikan 700.000 dolar Amerika Serikat (AS) untuk mempersiapkan fasilitas ini agar mampu memasok kebutuhan oksigen dan membantu pasien kritis COVID-19.

Hyundai berencana memproduksi oksigen untuk kebutuhan medis ini hingga akhir 2021. Akan tetapi akan terus menjalankan fungsi fasilitas produksi jika ada peningkatan permintaan yang signifikan.

Selain fasilitas produksi oksigen, Hyundai Motor juga memberikan donasi lainnya berupa peralatan medis yang sangat dibutuhkan dalam situasi seperti ini. Yaitu 24 unit ventilator, 43 unit oksigen konsentrator, dan 100 unit tabung oksigen.

Donasi senilai 200.000 dolar AS itu telah mulai disalurkan secara bertahap pada Agustus 2021. Dengan demikian, total komitmen Hyundai untuk membantu Indonesia melewati masa krisis pandemi mencapai 900.000 dolar AS yang mencakup produksi oksigen dan juga peralatan medis.

Usai menyaksikan proses produksi oksigen pertama, para perwakilan pemerintah Indonesia itu menyempatkan berkeliling kawasan pabrik.

Sebagai kilas balik, 6 November 2020 Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan bersama Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia Park Tae-Sung juga mengunjungi pabrik PT HMMI.

Kunjungan ini adalah kelanjutan dari kesepakatan antara pemerintah Indonesia dengan Hyundai Motor Group dalam berinvestasi sebesar sekitar 1,55 miliar dolar AS untuk membangun pabrik Hyundai di Indonesia yang memiliki kemampuan kapasitas produksi maksimal 250.000 unit kendaraan per tahun.

YoungTack Lee, Presiden Hyundai Motor Asia Pasifik, menyampaikan terima kasih atas dukungan aktif dari pemerintah Indonesia sejak awal kehadiran mereka di Indonesia. Tidak sekadar memproduksi mobil, kehadiran Hyundai di Indonesia juga untuk memberikan yang terbaik bagi kepentingan masyarakat luas.

"Oleh karena itu, Hyundai Motor memutuskan untuk memberikan dukungan bagi masyarakat dengan cara memproduksi oksigen, sehingga turut mendukung pemerintah yang tengah membantu pasien kritis COVID-19," kata YoungTack Lee.

Setelah diselesaikan dan mulai beroperasi, pabrik mobil PT HMMI di Cikarang rencananya secara paralel akan memproduksi kendaraan SUV, MPV, dan kendaraan listrik. Juga mengekspor lebih dari 50 persen kendaraan hasil produksinya untuk memenuhi permintaan pasar di negara-negara ASEAN.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tinggalkan Budaya Protokoler dan Feodal, Prabowo Klaim Terbuka ke Para Menteri: Kalau Ada Masalah, Telepon Saya Langsung

Tinggalkan Budaya Protokoler dan Feodal, Prabowo Klaim Terbuka ke Para Menteri: Kalau Ada Masalah, Telepon Saya Langsung

News | Rabu, 06 November 2024 | 16:14 WIB

7 Potret Gunung Tidar: Dari Militer, Paku Tanah Jawa, Hingga 'Bukit Nobita'

7 Potret Gunung Tidar: Dari Militer, Paku Tanah Jawa, Hingga 'Bukit Nobita'

Lifestyle | Kamis, 24 Oktober 2024 | 13:15 WIB

Dibongkar Pratikno, Jokowi dan Para Eks Menteri KIM Saling Balas Pesan Lucu di Grup WA, Ngobrolin Apa?

Dibongkar Pratikno, Jokowi dan Para Eks Menteri KIM Saling Balas Pesan Lucu di Grup WA, Ngobrolin Apa?

News | Selasa, 22 Oktober 2024 | 13:02 WIB

Sore Ini, Menteri Kabinet Indonesia Maju Bakal Lepas Keberangkatan Jokowi Pulang Kampung

Sore Ini, Menteri Kabinet Indonesia Maju Bakal Lepas Keberangkatan Jokowi Pulang Kampung

News | Minggu, 20 Oktober 2024 | 11:33 WIB

Makan Siang Penuh Haru Jokowi Bersama Kabinet Indonesia Maju, Kambing Guling Dan Rujak Jadi Saksi

Makan Siang Penuh Haru Jokowi Bersama Kabinet Indonesia Maju, Kambing Guling Dan Rujak Jadi Saksi

News | Jum'at, 18 Oktober 2024 | 16:24 WIB

Istana Beberkan Alasan Jokowi Beri Jaminan Kesehatan Seumur Hidup Eks Menteri Kabinet Indonesia Maju

Istana Beberkan Alasan Jokowi Beri Jaminan Kesehatan Seumur Hidup Eks Menteri Kabinet Indonesia Maju

News | Jum'at, 18 Oktober 2024 | 14:54 WIB

Makan Siang Terakhir Bareng Jokowi, Jajaran Kabinet Indonesia Maju Merapat Ke Istana

Makan Siang Terakhir Bareng Jokowi, Jajaran Kabinet Indonesia Maju Merapat Ke Istana

News | Jum'at, 18 Oktober 2024 | 14:22 WIB

Pertemuan Terakhir Sebelum Lengser, Jokowi Kumpulkan Penghuni Kabinet Indonesia Maju Siang Ini, Ada Apa?

Pertemuan Terakhir Sebelum Lengser, Jokowi Kumpulkan Penghuni Kabinet Indonesia Maju Siang Ini, Ada Apa?

News | Jum'at, 18 Oktober 2024 | 12:54 WIB

AHY Ungkap Isi Sidang Kabinet di IKN Hari Ini, Begini Katanya

AHY Ungkap Isi Sidang Kabinet di IKN Hari Ini, Begini Katanya

News | Jum'at, 13 September 2024 | 05:30 WIB

Jokowi Mau Cari Pengganti Pramono dan Risma? Pengamat: Percuma, Biarkan Kosong Saja

Jokowi Mau Cari Pengganti Pramono dan Risma? Pengamat: Percuma, Biarkan Kosong Saja

News | Sabtu, 07 September 2024 | 01:00 WIB

Terkini

Dugaan Pencatutan Nama Presiden Bayangi Muktamar NU, Klaim Transaksi Suara Capai Rp400 Miliar

Dugaan Pencatutan Nama Presiden Bayangi Muktamar NU, Klaim Transaksi Suara Capai Rp400 Miliar

Jatim | Senin, 28 September 2026 | 09:07 WIB

Peluang Emas Buat UMKM: Jangan Batasi Pasar 'Modest Fashion' Cuma di Segmen Muslim!

Peluang Emas Buat UMKM: Jangan Batasi Pasar 'Modest Fashion' Cuma di Segmen Muslim!

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 09:05 WIB

Grace Natalie Buka Suara soal Rumor Jokowi Jadi Ketua Dewan Pembina PSI

Grace Natalie Buka Suara soal Rumor Jokowi Jadi Ketua Dewan Pembina PSI

News | Senin, 28 September 2026 | 09:02 WIB

BI Pertahankan BI-Rate 5,75 Persen di Tengah Tekanan Global

BI Pertahankan BI-Rate 5,75 Persen di Tengah Tekanan Global

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 09:00 WIB

WNI Terjebak di Hotel saat Banjir Besar di Bangkok

WNI Terjebak di Hotel saat Banjir Besar di Bangkok

News | Senin, 28 September 2026 | 08:51 WIB

OKX Ungkap Cadangan Kripto US$27,4 Miliar, Klaim Lindungi 690 Ribu Pengguna

OKX Ungkap Cadangan Kripto US$27,4 Miliar, Klaim Lindungi 690 Ribu Pengguna

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 08:51 WIB

5 Tips Memilih Sandal Outdoor yang Bagus dan Awet untuk Temani Petualangan

5 Tips Memilih Sandal Outdoor yang Bagus dan Awet untuk Temani Petualangan

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 08:49 WIB

7 Penyebab Cushion Menggumpal di Cuping Hidung dan Garis Senyum serta Solusinya

7 Penyebab Cushion Menggumpal di Cuping Hidung dan Garis Senyum serta Solusinya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 08:46 WIB

Banjir Bangkok Meluas, 50 Distrik Ditetapkan Sebagai Zona Bencana Nasional

Banjir Bangkok Meluas, 50 Distrik Ditetapkan Sebagai Zona Bencana Nasional

News | Senin, 28 September 2026 | 08:33 WIB

Harga Logam Mulia Diprediksi Fluktuatif, Simak Rentang Proyeksi Harga Emas

Harga Logam Mulia Diprediksi Fluktuatif, Simak Rentang Proyeksi Harga Emas

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 08:29 WIB

×