Viral Pemotor Angkut Tandon Air Bikin Prihatin, Ini Risiko Bahaya dan Aturan Hukumnya

Cesar Uji Tawakal

Jum'at, 26 November 2021 | 14:39 WIB
Viral Pemotor Angkut Tandon Air Bikin Prihatin, Ini Risiko Bahaya dan Aturan Hukumnya
Viral muatan ojol bikin prihatin. (Twitter/@txtdarionlshop)

Suara.com - Seolah tak ada habisnya, belum lama ini lagi-lagi pengguna media sosial dihebohkan dengan beredarnya potret ojol yang tengah mengendarai motor dengan muatan ekstrem.

Potret tersebut diunggah oleh akun Twitter @txtdarionlshop, Jumat (26/11/2021).

Dalam potret tersebut, terlihat ojol yang mengendarai Honda Beat yang tengah mengangkut sebuah tandon air.

Potret ini sontak menuai sederet reaksi negatif pengguna media sosial berlogo burung biru tersebut, seperti pada beberapa komentar berikut ini.

Viral muatan ojol bikin prihatin. (Twitter/@txtdarionlshop)
Viral muatan ojol bikin prihatin. (Twitter/@txtdarionlshop)

"Pernah juga liat ojol bawa kulkas lumayan gede diikat di motor, udah kondisi malem plus hujan deres banget, sumpah gak ada akhlak," tulis @notgetany***.

"Serius tanya, yang salah yang beli apa yang jual?," kata @Malam***.

Sederet bahaya untuk si pemotor

Tak cuma ojol, sebetulnya aksi bawa muatan berlebihan yang dilakukan oleh pemotor bisa membahayakan diri sendiri dan orang lain.

Membawa motor dengan beban berlebihan bisa membuat kendaraan limbung. Tak cuma itu, hal ini juga membuat pengendara punya blind spot tambahan sehingga rawan mengantisipasi adanya kendaraan lain.

baca juga
Driver ojol yang membawa barang sebesar ini bikin warganet merasa kasihan. (TikTok/ @coantransport16)
Driver ojol yang membawa barang sebesar ini bikin warganet merasa kasihan. (TikTok/ @coantransport16)

Selain itu, dikutip dari situs Wahana Honda, barang bawaan yang berat membuat motor bekerja lebih keras.

Tidak hanya berimbas pada tekanan ban yang bertambah, kinerja mesin juga turut terkuras karena dipaksa menghasilkan tenaga di luar batas kewajaran.

Barang bawaan yang berat juga akan membuat frame motor kesayangan menjadi tidak presisi lagi. Bagian yang paling mudah rusak saat Anda membawa barang bawaan berlebih adalah suspensi.

Jika motor Anda terpaksa mengangkut beban berat, hindari memakainya untuk perjalanan jauh, maksimal jarak tempuhnya adalah 50km dengan memperhatikan kecepatannya.

Untuk mengetahui beban maksimal tiap tipe motor, Anda bisa memeriksa pada buku panduan yang didapat saat Anda membeli motor.

Rawan kena sanksi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Klarifikasi soal Jokowi Pilih Trek Formula E, Bamsoet: IMI yang Tentukan

Klarifikasi soal Jokowi Pilih Trek Formula E, Bamsoet: IMI yang Tentukan

News | Jum'at, 26 November 2021 | 14:39 WIB

Anies Bakal Terbitkan Aturan PPKM Baru Libur Nataru

Anies Bakal Terbitkan Aturan PPKM Baru Libur Nataru

Video | Jum'at, 26 November 2021 | 13:05 WIB

Terjatuh dari Motor saat Dikejar Warga, Begini Nasib Dua Pelaku Curanmor di Lampung Tengah

Terjatuh dari Motor saat Dikejar Warga, Begini Nasib Dua Pelaku Curanmor di Lampung Tengah

Lampung | Jum'at, 26 November 2021 | 13:51 WIB

Terkini

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

×