Tren Modifikasi Vespa 2022 Masih Condong ke Gaya Racing

Liberty Jemadu

Jum'at, 24 Desember 2021 | 18:37 WIB
Tren Modifikasi Vespa 2022 Masih Condong ke Gaya Racing
Tren modifikasi Vespa di 2022 masih didominasi gaya racing. Foto: Vespa 75th Anniversary dalam Model Primavera dan GTS [PT Piaggio Indonesia].

Suara.com - Tren modifikasi Vespa pada tahun 2022 diproyeksikan akan semakin ramai berkat tersedianya berbagai macam aksesori dari para pebisnis otomotif lokal, demikian menurut Dennil Sagita pendiri Scooter VIP.

Dennil mengungkapkan bahwa tampilan sangar ala racing masih menjadi incaran bagi kaum pecinta modifikasi Vespa di Tanah Air pada tahun depan. Hal itu turut disokong oleh industri modifikasi lokal yang eksistensinya tak kalah dengan brand-brand mancanegara, khususnya pada komponen velg, rear rack racing, pijakan kaki racing, tutup fork dan dasi bagian depan.

"Tampilan racing look masih bertahan di tahun 2022 dan beberapa pengguna Vespa masih nyaman dengan produk part aftermarket luar negeri karena untuk part mereka jauh lebih siap dari segi teknologi maupun research and development-nya," ungkap Dennil Sagita dalam keteranagn resminya, Kamis (24/12/2021).

Dia melanjutkan bahwa produk-produk aftermarket yang sudah banyak beredar dan sudah banyak dicaplok oleh para pemilik modern Vespa harus dilihat terlebih dahulu kualitas dan juga jaminan dari produk tersebut.

Tidak hanya masalah ketahanan dan juga kualitas dari produk itu sendiri, dari segi pemasangan part juga dibutuhkan workshop yang sudah berpengalaman di dalamnya. Banyak yang menyebabkan timbulnya permasalahan karena adanya pemasangan yang tidak sesuai atau dipaksakan.

"Workshop yang mengerjakan juga harus propper, karena banyak juga teman-teman saya pemilik workshop Vespa juga yang biasa mengerjakan hal tersebut. Karena budget modifikasi masing masing tiap orang kan beda-beda, namun akan masalah jika subtitusi part yang belum tentu presisi atau malah jadinya merusak, sehingga konsumen sendiri yang dirugikan ke depannya sudah habis keluar budget banyak," kata dia.

Dalam pemilihan part, Dennil seorang pebisnis yang memulai Scooter VIP dari rumahan ini menyampaikan bahwa, semua pilihan itu balik lagi ke penggunanya mereka lebih nyaman dan pede dengan jenamaan yang mereka pilih atau tidak.

Menurut dia, tidak semua produk aftermarket bisa diproduksi di dalam negeri. Karena secara tahap uji coba, di jalan itu sudah melalui proses yang sudah diperhitungkan untuk pemakai dalam jangka waktu yang lama, dan ada beberapa regulasi yang sudah dikembangkan di luar negeri dalam hal faktor keselamatan pemakainya.

Dalam beberapa kesempatan, Scooter VIP dala media sosialnya juga sudah banyak memberikan masukan dan juga pemahaman bagi mereka yang ingin melalukan modifikasi baik interior maupun eksterior kendaraan kesayangan mereka agar nantinya tidak merepotkan sang pemilik. [Antara]

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mudik Naik Vespa Matik, Ini Komponen Harus Dicek Terlebih Dahulu

Mudik Naik Vespa Matik, Ini Komponen Harus Dicek Terlebih Dahulu

Otomotif | Rabu, 20 Desember 2023 | 21:04 WIB

Terkini

Tren Pasang Bi-LED di Vario 125 Makin Ramai, Pakar Kelistrikan Jogja Wanti-wanti Hal Ini

Tren Pasang Bi-LED di Vario 125 Makin Ramai, Pakar Kelistrikan Jogja Wanti-wanti Hal Ini

Otomotif | Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:14 WIB

Terpopuler: SPBU Swasta Sepi, Mobil Listrik Mitsubishi Bisa Gantikan Genset

Terpopuler: SPBU Swasta Sepi, Mobil Listrik Mitsubishi Bisa Gantikan Genset

Otomotif | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:00 WIB

Konsumen Toyota dan Lexus Jengah, Protokol Recall 270 Ribu Unit Mobil Jadi Sebabnya

Konsumen Toyota dan Lexus Jengah, Protokol Recall 270 Ribu Unit Mobil Jadi Sebabnya

Otomotif | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:00 WIB

4 Motor Brilian Suzuki yang Nggak Masuk Indonesia, padahal Bisa Bikin Kelas 150cc Bertekuk Lutut

4 Motor Brilian Suzuki yang Nggak Masuk Indonesia, padahal Bisa Bikin Kelas 150cc Bertekuk Lutut

Otomotif | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:00 WIB

Daftar Harga Motor Matik Juni 2026 Setelah Alami Kenaikan Harga

Daftar Harga Motor Matik Juni 2026 Setelah Alami Kenaikan Harga

Otomotif | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:16 WIB

Nongol di Dealer, Mitsubishi Kenalkan Mobil Listrik dengan Harga Mirip BYD Atto 1

Nongol di Dealer, Mitsubishi Kenalkan Mobil Listrik dengan Harga Mirip BYD Atto 1

Otomotif | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:14 WIB

3 Mobil Mitsubishi Termurah tapi Belum Ketuaan: Mulai 90 Jutaan, Maticnya Jarang Masuk Bengkel

3 Mobil Mitsubishi Termurah tapi Belum Ketuaan: Mulai 90 Jutaan, Maticnya Jarang Masuk Bengkel

Otomotif | Kamis, 18 Juni 2026 | 17:47 WIB

CVT Mitsubishi Xpander vs Toyota Veloz Lebih Awet Mana? Begini Kata Mekanik

CVT Mitsubishi Xpander vs Toyota Veloz Lebih Awet Mana? Begini Kata Mekanik

Otomotif | Kamis, 18 Juni 2026 | 14:55 WIB

BMW Terjebak Krisis Setelah Pangkas Target Laba dan Saham Merosot Tajam

BMW Terjebak Krisis Setelah Pangkas Target Laba dan Saham Merosot Tajam

Otomotif | Kamis, 18 Juni 2026 | 14:54 WIB

Penasaran Sensasi Mobil Listrik Tanpa Charger? Nissan Gelar e-POWER Driving Experience di Yogyakarta

Penasaran Sensasi Mobil Listrik Tanpa Charger? Nissan Gelar e-POWER Driving Experience di Yogyakarta

Otomotif | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:46 WIB