Heboh Rombongan Petinggi Negara Stop Ambulans di Jalan, Minta Diberi Akses Jalan

Cesar Uji Tawakal, Gagah Radhitya Widiaseno

Selasa, 28 Desember 2021 | 16:20 WIB
Heboh Rombongan Petinggi Negara Stop Ambulans di Jalan, Minta Diberi Akses Jalan
Ilustrasi ambulans. (Pixabay/arembowski)

Suara.com - Ambulans yang membawa pasien menjadi salah satu kendaraan prioritas yang wajib didahulukan ketika berada di jalan.

Namun terkadang beberapa orang masih acuh terkait hal tersebut. Seperti salah satu contohnya dalam sebuah unggahan akun Twitter @syzwnrose satu ini.

Dalam unggahan tersebut, tampak sebuah mobil ambulans harus di-stop gara-gara rombongan petinggi negara melintas di sebuah jalan.

Dilansir dari The Rakyat Post, insiden ini terjadi di Malaysia. Mobil ambulans terpaksa mengalah melihat rombongan Perdana Menteri (PM) Malaysia melintas di jalan.

Seorang petugas memberhentikan ambulans tersebut dan kemudian beberapa mobil rombongan PM Malaysia melenggang dengan kecepatan cukup kencang.

Insiden itu terjadi ketika Perdana Menteri Malaysia sedang melakukan perjalanan untuk kunjungan lapangan untuk mengamati operasi pembersihan di Hulu Langat setelah banjir bandang di Selangor.

Polisi mengeluarkan pernyataan yang mengatakan bahwa tindakan itu dilakukan untuk menghindari kecelakaan.

Kepala Departemen Investigasi dan Penegakan Lalu Lintas (JSPT) Selangor, Supt. Azman Syari'at mengatakan, jarak antara iring-iringan terdepan dengan persimpangan cukup dekat saat itu.

Ambulans terpaksa dihentikan ketika adanya rombongan petinggi negara melintas (Twitter)
Ambulans terpaksa dihentikan ketika adanya rombongan petinggi negara melintas (Twitter)

Tindakan itu dilakukan oleh pihak kepolisian agar pembuka jalan konvoi (kendaraan terdepan) tidak bertabrakan dengan kendaraan yang melintas di persimpangan.

baca juga

Dia mengatakan, keputusan yang diambil oleh petugas lalu lintas itu sesuai dengan ketentuan Peraturan Lalu Lintas Nomor 9 LN 166/1959 Undang-Undang Angkutan Jalan 1987.

"Dalam situasi yang terlihat dalam video, jika anggota lalu lintas di persimpangan mengutamakan kendaraan 4x4 dan ambulans milik Masyarakat Bulan Sabit Merah yang ingin keluar dari persimpangan ke jalan utama, itu adalah tindakan yang akan menimbulkan risiko kecelakaan dan membahayakan pengguna jalan," kata Kepala Departemen Investigasi dan Penegakan Lalu Lintas (JSPT) Selangor, Supt. Azman Syari'at.

"Oleh karena itu, konvoi di jalan utama diberikan jalur prioritas untuk menghindari kecelakaan selain dengan mempertimbangkan penilaian awal yang telah dilakukan oleh petugas lalu lintas," pungkasnya.

Jadi, petugas bukannya berujar bukan tidak memprioritaskan melainkan demi keselamatan bersama.

Untuk melihat video selengkapnya, klik DI SINI!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Satu Desa Satu Ambulans Jadi Target Bupati Kampar Dalam Layani Masyarakat

Satu Desa Satu Ambulans Jadi Target Bupati Kampar Dalam Layani Masyarakat

Otomotif | Kamis, 23 Desember 2021 | 23:48 WIB

Unggah Video saat Melihat Langsung Korban Banjir, PM Malaysia Malah Dapat Cibiran

Unggah Video saat Melihat Langsung Korban Banjir, PM Malaysia Malah Dapat Cibiran

News | Selasa, 21 Desember 2021 | 13:45 WIB

Catat! Ini Lho Aturan Larangan Warga Sipil Mengawal Ambulans di Jalan Raya

Catat! Ini Lho Aturan Larangan Warga Sipil Mengawal Ambulans di Jalan Raya

Surakarta | Minggu, 19 Desember 2021 | 10:05 WIB

Terkini

QRIS BRI Permudah Transaksi UMKM, Pemilik Depot Yamie di Kutoarjo Ini Rasakan Manfaatnya

QRIS BRI Permudah Transaksi UMKM, Pemilik Depot Yamie di Kutoarjo Ini Rasakan Manfaatnya

Bri | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 05:17 WIB

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

×