Menperin Usulkan Optimalisasi Segmen Mobil di Bawah 1.500cc

RR Ukirsari Manggalani, Manuel Jeghesta Nainggolan

Rabu, 05 Januari 2022 | 18:30 WIB
Menperin Usulkan Optimalisasi Segmen Mobil di Bawah 1.500cc
PPnBM DTP 2022 diusulkan untuk mobil kategori kendaraan senilai Rp 250 jutaan, dianggap sebagai kebutuhan sehari-hari [Suara.com/CNR ukirsari].

Suara.com - Penerapan stimulus Pajak Penjualan atas Barang Mewah yang Ditanggung Pemerintah (PPnBM DTP) yang berjalan antara Maret hingga Desember 2021 menunjukkan hasil signifikan terhadap peningkatan penjualan mobil.

Pada Maret-November 2021, penjualan mobil yang menjadi peserta program stimulus PPnBM DTP mencapai 428.947 unit, atau meningkat 126,6 persen dari periode yang sama di tahun selanjutnya, sebanyak 189.364 unit.

Berkat peningkatan penjualan mobil ini, industri alat angkut pada triwulan II dan III tahun 2021 juga merasakan dampak positif, dengan pertumbuhan di masing-masing periode tadi sebesar 45,2 persen (yoy) dan 27,8 persen (yoy).

Presiden Joko Widodo GIIAS 2021 berkunjung di GIIAS 2021, tengah berada di Hall 1 [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].
Presiden Joko Widodo berkunjung di GIIAS 2021, menyaksikan beberapa produk termasuk kategori PPnBM DTP  [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].

"Selain itu, 319 perusahaan industri komponen Tier 1, serta industri komponen Tier 2 dan 3 yang sebagian besar merupakan industri kecil dan menengah (IKM) bisa terlibat dalam proses manufaktur dengan adanya kebijakan diskon PPnBM tersebut," ujar Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Rabu (5/1/2022).

Menperin menjelaskan, kendaraan bermotor roda empat dengan kapasitas di bawah 1.500cc dengan harga penjualan yang berada di kisaran Rp 250 juta menguasai segmen pasar sekitar 60 persen.

"Hal ini menunjukkan bahwa kendaraan dengan jenis tersebut mendominasi pasar mobil di dalam negeri, dan sesuai dengan daya beli masyarakat. Sehingga, kami berpendapat bahwa mobil dengan harga di bawah Rp 250 juta bukan lagi merupakan barang mewah, namun telah menjadi bagian dari kebutuhan masyarakat," jelas Menperin.

Dengan pertimbangan itu, Kemenperin mengusulkan agar mobil dengan harga penjualan di bawah Rp 250 juta dan local purchase minimal sebesar 80% tidak dikenai PPnBM mulai 2022.

"Menurut kami, hal ini dapat menjaga kelangsungan industri otomotif di tahun 2022 dan selanjutnya. Kebijakan stimulus PPnBM DTP terbukti mampu menjaga momentum pertumbuhan industri otomotif di Tanah Air, sekaligus meningkatkan utilisasi dan kinerja sektor industri kompenen otomotif," ujar Menperin.

Tingkat kandungan lokal yang tinggi juga menunjukkan bahwa produksi mobil tersebut juga mendukung pertumbuhan industri komponen di dalam negeri," ujar Agus Gumiwang Kartasasmita.

baca juga

Ia menjelaskan, saat ini terdapat sekitar 550 perusahaan industri komponen Tier 1 dan 1.000 perusahaan industri komponen Tier 2 dan 3, yang sebagian besar adalah IKM.

"Selain itu, dengan tingkat kandungan lokal yang tinggi, industri mobil di Tanah air makin berpeluang menjadi basis ekspor kendaraan, terutama untuk negara-negara berkembang," pungkas Agus Gumiwang Kartasasmita.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mulai Pulih, Menperin Pede Pertumbuhan Industri Lampaui Ekonomi Nasional

Mulai Pulih, Menperin Pede Pertumbuhan Industri Lampaui Ekonomi Nasional

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 17:35 WIB

Lapangan Kerja RI Seret, Menperin: Anak Muda Silahkan Kabur ke Luar Negeri!

Lapangan Kerja RI Seret, Menperin: Anak Muda Silahkan Kabur ke Luar Negeri!

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:08 WIB

Menperin Minta Penerapan SNI Dievaluasi, Biar Tak Jadi Beban Industri Ekspor

Menperin Minta Penerapan SNI Dievaluasi, Biar Tak Jadi Beban Industri Ekspor

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 07:59 WIB

Menperin Sarmuji Targetkan Kontribusi Industri ke PDB Tembus 25 Persen

Menperin Sarmuji Targetkan Kontribusi Industri ke PDB Tembus 25 Persen

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 07:05 WIB

Sarmuji Jadi Menperin, Minta Tak Diperlakukan Istimewa

Sarmuji Jadi Menperin, Minta Tak Diperlakukan Istimewa

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:59 WIB

Tak Lagi ke Menko Airlangga, Menperin Sarmuji Bakal Lapor Soal Industri ke Bahlil

Tak Lagi ke Menko Airlangga, Menperin Sarmuji Bakal Lapor Soal Industri ke Bahlil

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:32 WIB

Geser Agus Gumiwang Jadi Menperin, Sarmuji Buka Suara Soal Posisi Anggota DPR

Geser Agus Gumiwang Jadi Menperin, Sarmuji Buka Suara Soal Posisi Anggota DPR

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 19:11 WIB

Sarmuji Dilantik Jadi Menperin, Siapa Dia?

Sarmuji Dilantik Jadi Menperin, Siapa Dia?

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:02 WIB

Momen Bahlil Rapihkan Dasi hingga Senyum Semringah Saksikan Sarmuji Dilantik Menperin

Momen Bahlil Rapihkan Dasi hingga Senyum Semringah Saksikan Sarmuji Dilantik Menperin

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:50 WIB

TelkomProperty Dorong Optimalisasi Aset Properti dengan Prinsip Value Creation

TelkomProperty Dorong Optimalisasi Aset Properti dengan Prinsip Value Creation

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 15:40 WIB

Terkini

Rekam Jejak Eks Napiter Sutrisno: Terlibat Bom Thamrin, Bikin Onar di Lapas hingga Aniaya Sipir

Rekam Jejak Eks Napiter Sutrisno: Terlibat Bom Thamrin, Bikin Onar di Lapas hingga Aniaya Sipir

Jawa Tengah | Rabu, 21 Oktober 2026 | 09:52 WIB

Sita Rp250 Juta dari PCNU Nias Terkait Muktamar NU! KPK Dalami Kaitan Korupsi ATR/BPN

Sita Rp250 Juta dari PCNU Nias Terkait Muktamar NU! KPK Dalami Kaitan Korupsi ATR/BPN

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 09:50 WIB

Tak Gentar! Jorge Martin Yakin Bisa Kalahkan Marc Marquez di Akhir Musim

Tak Gentar! Jorge Martin Yakin Bisa Kalahkan Marc Marquez di Akhir Musim

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 09:50 WIB

Segera Antre, Harga Emas Antam Terus Turun Jadi Rp2.554.000/Gram

Segera Antre, Harga Emas Antam Terus Turun Jadi Rp2.554.000/Gram

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 09:49 WIB

Cara Mengobati ISPA pada Anak Secara Alami di Rumah

Cara Mengobati ISPA pada Anak Secara Alami di Rumah

Health | Rabu, 21 Oktober 2026 | 09:48 WIB

7 Cara Mencegah Lutut Sakit setelah Lari, Pemanasan Jadi Hal Wajib

7 Cara Mencegah Lutut Sakit setelah Lari, Pemanasan Jadi Hal Wajib

Health | Rabu, 21 Oktober 2026 | 09:46 WIB

Toko Kelontong Hadapi Persaingan Ritel Modern, Adaptasi Jadi Kunci Bertahan

Toko Kelontong Hadapi Persaingan Ritel Modern, Adaptasi Jadi Kunci Bertahan

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 09:44 WIB

Mengapa Dana Bencana Rawan Dikorupsi? Membongkar Masalah Sistemik di Kasus BNPB

Mengapa Dana Bencana Rawan Dikorupsi? Membongkar Masalah Sistemik di Kasus BNPB

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 09:40 WIB

Urutan Pemakaian Moisturizer, Sunscreen, dan Cushion agar Makeup Tahan Lama

Urutan Pemakaian Moisturizer, Sunscreen, dan Cushion agar Makeup Tahan Lama

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 09:39 WIB

Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Turun ke Level Rp17.985

Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Turun ke Level Rp17.985

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 09:36 WIB

×