6 Penyebab Utama Kecelakaan di Jalan Raya, Simak Biar Aman saat Berkendara

Cesar Uji Tawakal

Rabu, 06 April 2022 | 08:02 WIB
6 Penyebab Utama Kecelakaan di Jalan Raya, Simak Biar Aman saat Berkendara
Ilustrasi kecelakaan di jalan raya. (freepik)

Suara.com - Kecelakaan di jalan raya sebagian besar disebabkan oleh kesalahan manusia. Sangat penting untuk berhati-hati, mengemudi dengan hati-hati dan mengikuti aturan lalu lintas. Ada beberapa penyebab utama kecelakaan di jalan raya yang perlu diketahui.

Diketahui, meski Anda berhati-hati di jalanan bukan berarti pengendara lain juga demikian. Ada beberapa kejadian ketika pengemudi tidak salah, dan pejalan kaki atau kendaraan lain yang menciptakan kekacauan.

Nah, melansir dari situs Reliance General, berikut ini adalah penyebab utama kecelakaan di jalan raya yang perlu diketahui agar bisa lebih berhati-hati.

Ilustrasi Kecelakaan. (pexels.com)
Ilustrasi Kecelakaan. (pexels.com)

1. Mengemudi Terganggu

Salah satu penyebab paling umum dari kecelakaan di jalan raya adalah mengemudi yang terganggu. Jumlah kecelakaan yang terjadi karena mengemudi yang terganggu telah meningkat dalam beberapa dekade terakhir. Perhatian penuh saat mengemudi adalah suatu keharusan dan pengemudi harus menanamkan hal yang sama di dalam diri mereka. 

Membaca pesan, membalas SMS, menerima panggilan, membaca, dan lain sebagainya di belakang kemudi bisa berakibat fatal. Oleh karena itu, hindari hal ini.

2. Mengemudi dalam keadaan mabuk

Mengemudi di bawah pengaruh obat atau mabuk adalah salah satu penyebab paling berbahaya dari kecelakaan di jalan. Jika Anda mabuk, sebaiknya jangan mengemudi sendiri, Anda bisa naik taksi atau minta teman Anda yang mengemudi dan Anda duduk di kursi penumpang. Mengemudi dalam kondisi mabuk tidak sebanding dengan risikonya.

3. Mengemudi dengan Mengebut/Ceroboh

baca juga

Cukup menggoda untuk menekan pedal gas dan menambah kecepatan saat Anda terlambat atau mengemudi di jalan yang kosong. Mengebut meningkatkan intensitas kecelakaan dan terbukti berakibat fatal hampir sepanjang waktu. Oleh karena itu, disarankan untuk mengemudi dalam batas-batas hukum bahkan ketika Anda terlambat.

Mengemudi sembrono sebagian besar menyebabkan kecelakaan yang mengerikan. Luangkan waktu Anda dan tetap tenang di belakang kemudi untuk menghindari kecelakaan yang tidak diinginkan yang disebabkan oleh kelalaian belaka.

4. Tidak Memakai Sabuk Pengaman

Sangat penting untuk memakai sabuk pengaman saat mengemudi. Tidak hanya menjaga postur tubuh Anda tetap benar, tetapi juga mengurangi kemungkinan cedera selama tabrakan head-to-head. Hal ini juga meningkatkan kemungkinan kelangsungan hidup pengemudi tanpa harus menderita kerusakan yang signifikan.

5. Jalan Basah atau Hujan

Jalanan yang basah dan licin bisa berakibat fatal bagi kendaraan karena roda kehilangan traksi di jalan basah. Meskipun Anda tidak selalu dapat menghindari mengemudi dalam hujan, jalan licin sebaiknya dihindari sebisa mungkin. Selain itu,, ketika jarak pandang terlalu rendah, Anda harus menepi dan menunggu sampai hujan reda.

6. Melanggar Aturan Lalu Lintas

Jika semua orang mengikuti aturan lalu lintas, jalanan mungkin akan menjadi tempat yang aman. Sinyal merah selalu berarti berhenti. Bahkan jika Anda tidak melihat kendaraan lain datang, menerobos lampu merah dan melanggar hukum dapat menyebabkan kecelakaan parah. 

Pahami bahwa hidup lebih penting daripada alasan hanya karena jalanan kosong atau takut terlambat. Lebih baik aman dengan mengikuti aturan lalu lintas daripada menyesal.

Demikian informasi mengenai penyebab utama kecelakaan di jalan raya yang perlu Anda perhatikan. Teteplah jaga keselamatan diri dan orang lain saat berkendara. Semoga informasi ini bermanfaat.

Kontributor : Ulil Azmi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PLN Siap Pasok Listrik Hijau untuk Kendaraan Listrik yang Punya Pabrik di Indonesia

PLN Siap Pasok Listrik Hijau untuk Kendaraan Listrik yang Punya Pabrik di Indonesia

Otomotif | Selasa, 05 April 2022 | 23:03 WIB

Detik-detik Bocil Nyaris Terlindas Bus saat Main Sepeda di Jalan, Bikin Merinding

Detik-detik Bocil Nyaris Terlindas Bus saat Main Sepeda di Jalan, Bikin Merinding

Otomotif | Selasa, 05 April 2022 | 19:59 WIB

Transisi Menuju Kendaraan Listrik Jadi Sebuah Keharusan

Transisi Menuju Kendaraan Listrik Jadi Sebuah Keharusan

Otomotif | Selasa, 05 April 2022 | 14:20 WIB

Terkini

4 Shio Paling Beruntung pada 14 Agustus 2026, Akhirnya Gak Kesepian Lagi

4 Shio Paling Beruntung pada 14 Agustus 2026, Akhirnya Gak Kesepian Lagi

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:25 WIB

Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India

Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:17 WIB

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

×