Suara.com - Ketika Anda ingin membeli mobil, biasanya Anda akan menemukan istilah CKD dan CBU. Dua istilah ini memiliki pengaruh besar pada harga dari mobil yang akan Anda beli. Maka ada baiknya Anda mengetahui perbedaan mobil CKD dan CBU, sehingga bisa memiliki pertimbangan lebih baik.
Untuk mengawali beberapa perbedaan yang ada pada dua jenis mobil ini, maka berikut definisi dari keduanya.

1. Definisi dari CKD dan CBU
CKD dan CBU sendiri adalah singkatan. CKD singkatan dari completely knock down, dan CBU singkatan dari completely built up. Dari sini saja mungkin Anda bisa menerka apa perbedaan utama dari kedua jenis mobil ini.
Mobil dengan tipe CKD merupakan mobil yang dirakit di dalam negeri, sedangkan mobil dengan tipe CBU merupakan jenis mobil yang diimpor secara utuh dari luar negeri.
2. Segmen Pasar
Dilihat dari segmen pasarnya, mobil CKD memiliki cakupan yang lebih luas. Mobil dibuat secara CKD menyesuaikan dengan permintaan pasar yang tinggi di dalam negeri, sehingga proses produksinya lebih mudah dan murah jika dirakit di dalam negeri.
Berbeda dengan mobil CBU, yang segmen pasarnya lebih sempit. Mobil ini memerlukan biaya besar untuk diimpor secara utuh, dan biasanya akan disasar oleh pembeli yang ingin mobil khusus yang tidak diproduksi di Indonesia.
![Toyota GT 86 dalam gelaran Geneva Motor Show, 2015. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].](https://media.suara.com/pictures/653x366/2019/02/06/61162-toyota-gt-86.jpg)
3. Dari Sisi Harga
Jelas, mobil CKD akan memiliki harga yang lebih terjangkau daripada mobil CBU. Produksi di dalam negeri membuat biaya dasarnya lebih kecil karena biaya cukai dan pajak bisa dipangkas. Mobil CBU memiliki harga yang lebih tinggi karena dimasukkan ke Indonesia dalam bentuk satu unit utuh. Pajak dan cukainya otomatis akan lebih besar.
4. Maintenance Unit Mobil dan Mesin
Selanjutnya dari sisi maintenance mesin dan unit mobil. Mobil CKD yang diproduksi dalam skala besar memiliki layanan servis resmi dan suku cadang yang tersedia secara masif, sehingga cenderung lebih mudah. Di sisi lain, mobil CBU akan memiliki perawatan mesin dan unit yang sedikit lebih rumit, karena gerai atau servis resmi yang dimiliki brand mobil tersebut tidak akan terlalu banyak.
![New Suzuki Ignis dengan ground clearance tinggi [Suzuki Indomobil Sales via ANTARA News].](https://media.suara.com/pictures/653x366/2020/08/13/98170-new-suzuki-ignis.jpg)
5. Harga Jual Kembali
Karena memiliki harga beli yang lebih tinggi, maka mobil CBU memiliki harga jual kembali yang lebih tinggi pula. Hal ini dikarenakan unit mobil terbilang langka, sehingga banyak menjadi buruan kolektor atau segmen pasar yang lebih tinggi.
6. Performa Mobil
Ikuti Saluran Resmi Kami
Kumpulan Kuis Menarik
Komentar
Terkait
Daftar Mobil yang Cocok Pakai Pertalite: 10 Kendaraan Ini Cocok Dipakai Mudik di Tengah Mahalnya Harga Pertamax
Otomotif | Minggu, 10 April 2022 | 17:00 WIB
Koleksi Mobil Deddy Corbuzier: Serba Mewah, Istimewa dan Menggoda, Apa Saja?
Otomotif | Minggu, 10 April 2022 | 16:00 WIB
Cara Memasang Aki Mobil yang Benar: Begini 7 Langkahnya, Awas Jangan Sampai Keliru
Otomotif | Minggu, 10 April 2022 | 15:00 WIB
Terkini
Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia
Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB
Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera
Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB
Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026
Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB
Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia
Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB
35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol
Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB
Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi
Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB
Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan
Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB
Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran
Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB
Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih
Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB