Suzuki Ungkap Alasan Menghadirkan Produk Hybrid di Indonesia Lewat Ertiga

Jum'at, 10 Juni 2022 | 16:13 WIB
Suzuki Ungkap Alasan Menghadirkan Produk Hybrid di Indonesia Lewat Ertiga
All-New Suzuki Ertiga Hybrid menggunakan sumber tenaga yang berasal dari mesin bensin konvensional digabungkan ISG (Integrated Starter Generator) dan Lithium-Ion Battery. [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].

Suara.com - PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mengungkap alasan mengapa akhirnya meluncurkan All-New Ertiga Hybrid untuk pasar Indonesia.

Menurut Head of Marketing PT SIS, Donny Saputra, setidaknya ada beberapa faktor yang akhirnya membuat Suzuki memutuskan untuk meluncurkan produk ramah lingkungan itu.

Faktor pertama adalah isu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di Tanah Air. Selain itu semakin tingginya isu gas buang kendaraan.

"Kami mengaplikasikan teknologi ini berdasarkan riset untuk pasar Indonesia. Untuk All-New Suzuki Ertiga sudah saatnya, karena market membutuhkan kendaraan elektrifikasi yang masih dalam jangkauan. Oleh karena itu kami meluncurkan produk terbaru Ertiga Hybrid," ujar Donny Saputra, saat peluncuran All-New Suzuki Ertiga Hybrid, di Jakarta, Jumat (10/6/2022).

Sementara itu, Head of Fleet Sales PT SIS, Sukma Dewi menyatakan kehadiran varian hybrid mampu mendongkrak penjualan produk Ertiga.

Kabin All-New Suzuki Ertiga Hybrid [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].
Kabin All-New Suzuki Ertiga Hybrid [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].

Bisa dilihat berdasarkan catatan penjualan Suzuki Ertiga sepanjang 10 tahun terakhir. Di kelas LMPV sepanjang 2001-2021, share tertinggi Ertiga pernah mencapai 13 persen.

"Saat ini kami targetkan bisa di angka 11 persen. Secara total penjualan Suzuki, Ertiga bisa berkontribusi sebesar 18 - 20 persen," tandas Sukma Dewi.

Baca Juga: Lebih Ramah Lingkungan, Ini Daftar Ubahan All-New Suzuki Ertiga Hybrid

Berbeda dengan mobil elektrifikasi yang seluruh sumber tenaganya mengandalkan listrik, All-New Suzuki Ertiga Hybrid menggunakan sumber tenaga yang berasal dari mesin bensin konvensional digabungkan ISG (Integrated Starter Generator) dan Lithium-Ion Battery.

ISG berfungsi sebagai motor dan generator yang menangkap dan menyimpan energi listrik ke Lithium-Ion Battery. Energi listrik inilah yang menjaga komponen kelistrikan mobil tetap menyala saat mobil dalam posisi berhenti (engine auto start stop aktif), sehingga akan membuat konsumsi bahan bakar lebih efisien karena tidak terjadi proses pembakaran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI