facebook

Demi Keselamatan, IMI Tidak Rekomendasikan Balap Motor di Sirkuit Formula E

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Demi Keselamatan, IMI Tidak Rekomendasikan Balap Motor di Sirkuit Formula E
Street race yang diadakan Polda Metro Jaya di Ancol, Jakarta Utara, Minggu (16/1/2022). [ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso]

Ini alasan sebaiknya balap untuk street race tidak digelar di JIEC.

Suara.com - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran baru saja mengungkapkan keinginan untuk menggelar street race di Sirkuit Formula E di Ancol, Jakarta Utara.

Adapun ajang balapan jalanan ini akan menjadi wadah bagi para pebalap liar baik roda dua maupun roda empat untuk menuangkan hobi mereka.

Terkait keinginannya ini, Sekjen Ikatan Motor Indonesia (IMI) Ahmad Sahroni menerangkan bahwa pemberian izin penggunaan sirkuit untuk balapan selain Formula E, pihak panitia harus mengacu pada aturan dari federasi balap internasional atau FIA (Federation Internationale de l'Automobile).

Formula E Jakarta. [ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/aww]
Formula E Jakarta. [ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/aww]

"Niat Kapolda saya rasa bagus, namun di dunia motorsport, regulasi balap apalagi yang mengenai keselamatan wajib dipatuhi. Nah, dalam hal ini, kalau IMI yang punya aturan maka tidak perlu pinjam, pasti akan kami berikan langsung. Namun karena sirkuit ini sudah dibangun atas standar FIA dengan mengikuti rule FIA untuk Formula E, maka harus sesuai dengan aturan," jelas Ahmad Sahroni dalam keterangannya.

Baca Juga: IMI dan HIPMI Bergandengan Selenggarakan Sprint Rally di Lawang, Malang

Ia menjelaskan, bahwa sirkuit JIEC sudah distandarisasi oleh FIA sebagai sirkuit balap mobil saja. Sehingga tidak aman untuk keselamatan bila digunakan untuk balap motor, apalagi ajang amatir.

"Selain itu, yang harus kami utamakan juga aspek keselamatannya, di mana sirkuit ini sudah distandarisasi FIA untuk balapan mobil saja. Di sepanjang lintasan semua dibatasi oleh pagar beton, tidak ada area kosong, sehingga bila terjadi kecelakaan akan sangat berbahaya bagi pembalap motor. Siapa yang mau bertanggung jawab bila jatuh korban karena jelas kelalaian kita memilih lintasan yang tepat? Selain itu, selain faktor keselamatan, ada faktor potensi hukuman FIA juga yang kami harus pikirkan," sambungnya.

Chairman Organizing Comittee Jakarta E Prix Ahmad Sahroni saat ditemui di kawasan Formula E, Ancol. (Suara.com/Fakhri)
Chairman Organizing Comittee Jakarta E Prix Ahmad Sahroni saat ditemui di kawasan Formula E, Ancol. (Suara.com/Fakhri)

Ahmad Sahroni juga menyebut bahwa IMI akan berupaya memperbanyak event motorsport khususnya bagi warga yang sesuai regulasi dan kaidah balap yang berlaku.

"IMI dan pengelola JIEC juga tengah menyiapkan event-event balap yang sesuai regulasi sirkuit. Ada beberapa turnamen balap mobil yang akan dilakukan di JIEC selain ajang Formula E. Intinya, JIEC akan terus hidup sepanjang tahun meramaikan ajang Motorsport Indonesia," pungkasnya.

Baca Juga: IMI Adakan Touring ke Enam Negara, Ini Jadwal Promosi Tentang Indonesia di Ibu Kota Negeri Tetangga

Komentar