Jumlah Tesla Gigafactory Dikabarkan Akan Diperbanyak, Salah Satunya di Negeri Daun Mapel

Rabu, 10 Agustus 2022 | 16:09 WIB
Jumlah Tesla Gigafactory Dikabarkan Akan Diperbanyak, Salah Satunya di Negeri Daun Mapel
Tesla Gigafactory 2 di Buffalo, New York, Amerika Serikat, diabadikan 13 Februari 2022 [REUTERS/Carlo Allegri via ANTARA].

Suara.com - Hingga kini, Tesla Incorporation memproduksi mobil listrik (Electric Vehicle, atau EV) dari dua pabrik di Amerika Serikat. Ditambah satu pabrik di Gruenheide, Berlin-Brandenburg Jerman dan satu lagi di Shanghai, China.

Dikutip kantor berita Antara dari Reuters, Chief Executive Officer (CEO) Tesla Incorporation, Elon Musk menyatakan perusahaan mungkin saja bakal mengumumkan pabrik baru akhir tahun ini. Sehingga nantinya bakal memiliki 10 sampai 12 pabrik atau Gigafactory.

Salah satu yang disasar adalah mendapatkan sumber bahan atau material, serta lokasi pembuatan produk yang lebih dekat dengan rumah mereka. Yaitu Amerika Serikat. Sehingga bisa melakukan diversifikasi rantai pasokan dan menurunkan ketergantungan terhadap China.

Saat ini, Tesla tengah melobi pemerintah Ontario, Kanada sebagai upaya untuk mendirikan fasilitas manufaktur canggih di Negeri Daun Mapel. Buktinya adalah pengajuan yang dilayangkan perusahaan mobil listrik itu ke Kantor Komisaris Integritas Provinsi.

Dalam pengajuan yang telah diubah mulai 18 Juli 2022 itu, disebutkan unit perusahaan Kanada bekerja dengan pemerintah untuk "mengidentifikasi peluang reformasi perizinan fasilitas industri".

Elon Musk Tesla [Foto: ANTARA]
Elon Musk, CEO Tesla saat opening Tesla Gigafactory Berlin-Brandenburg [Reuters via ANTARA]

Sebelumnya, Menteri Perindustrian Kanada Francois-Philippe Champagne dalam sebuah pernyataan di Mei 2022 menyatakan adanya diskusi yang sangat aktif dengan sejumlah pemain EV untuk mengembangkan rantai pasokan kendaraan listrik di Kanada.

Sampai berita ini ditampilkan, Tesla dan kantor menteri pembangunan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan perdagangan Ontario belum menanggapi permintaan pernyataan Reuters, sebagaimana dilansir dari Antara.

Baca Juga: Perusahaan China Umumkan Keberhasilan Ciptakan Teknologi Otonom Ungguli Tesla

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI