Mimpi Mobil Murah Buyar? Ini Alasan Harga LCGC Kini Tembus Rp200 Juta

Agatha Vidya Nariswari, Gagah Radhitya Widiaseno

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:40 WIB
Mimpi Mobil Murah Buyar? Ini Alasan Harga LCGC Kini Tembus Rp200 Juta
Mimpi Mobil Murah Buyar? Ini Alasan Harga LCGC Kini Tembus Rp 200 Juta (Gemini)
baca 10 detik
  • Harga LCGC termurah kini Rp 140,2 juta, mustahil dapat unit baru di bawah Rp 100 juta.
  • Regulasi pemerintah izinkan kenaikan harga menyesuaikan inflasi, teknologi transmisi, dan fitur keselamatan.
  • Kenaikan harga drastis hingga tembus Rp 200 juta membuat penjualan mobil murah anjlok.

Suara.com - Masih ingatkah Anda saat pertama kali mobil Low Cost Green Car (LCGC) diperkenalkan di Indonesia sekitar 13 tahun lalu? Kala itu, mimpi memiliki mobil baru sangat terjangkau bagi banyak keluarga muda. Dengan modal Rp76 juta hingga Rp106 juta, sebuah Daihatsu Ayla baru sudah bisa parkir di garasi rumah.

Namun, realitas hari ini sungguh berbeda. Label "mobil murah" yang melekat pada segmen LCGC kini rasanya perlu dipertanyakan ulang.

Era Mobil Baru di Bawah Rp100 Juta Telah Berakhir

Fakta di lapangan menunjukkan perubahan drastis. Saat ini, jangan harap bisa menemukan unit LCGC baru dengan harga dua digit alias di bawah Rp100 juta.

Batas psikologis harga mobil murah telah bergeser jauh.

Data terbaru mencatat, harga LCGC paling "terjangkau" saat ini sudah menyentuh angka Rp140,2 juta.

Bahkan, untuk varian tertinggi dengan fitur lengkap, harganya sudah menembus angka psikologis Rp200 juta.

Lonjakan harga yang signifikan ini disinyalir menjadi biang kerok lesunya penjualan mobil di segmen ini dalam dua tahun terakhir. Konsumen yang dulu menjadi target pasar utama, kini mulai berpikir dua kali.

Ilustrasi mobil yang sering dikira LCGC padahal tidak (Suara x Gemini)
Ilustrasi mobil yang sering dikira LCGC padahal tidak (Suara x Gemini)

Lampu Hijau Regulasi: Mengapa Bisa Naik Drastis?

baca juga

Kenaikan ini bukan tanpa dasar hukum. Pada awal kemunculannya di 2013, Kemenperin melalui Permenperin No. 33/M-IND/PER/7/2013 memang mematok harga acuan maksimal Rp 95 juta (sebelum pajak daerah). Inilah yang membuat harga kala itu sangat bersahabat.

Akan tetapi, aturan main telah berubah. Melalui Permenperin No. 36 Tahun 2021, pemerintah merevisi batas atas harga LCGC dari Rp 95 juta menjadi Rp 135 juta.

Perlu dicatat, angka Rp 135 juta ini adalah harga penyerahan ke konsumen sebelum ditambah instrumen pajak seperti BBN dan PKB. Jadi, wajar jika harga On The Road (OTR) yang diterima konsumen melambung jauh di atas itu.

Bukan Sekadar Inflasi, Ada Harga untuk Teknologi

Selain perubahan harga acuan dasar, produsen mobil juga diberikan kelonggaran untuk menaikkan harga berdasarkan "keadaan tertentu". Apa saja yang membuat harganya kian mahal?

1. Faktor Ekonomi Makro: Inflasi, nilai tukar rupiah yang fluktuatif, serta kenaikan harga bahan baku menjadi alasan paling mendasar penyesuaian harga.
2. Transmisi Otomatis: Produsen diizinkan menaikkan harga maksimal 15% jika menyematkan teknologi transmisi otomatis yang kini makin diminati.
3. Fitur Keselamatan & Emisi: Ada tambahan kelonggaran harga hingga 10% jika pabrikan menambahkan fitur keselamatan krusial seperti airbag, sabuk pengaman canggih, peningkatan sistem pengereman, atau penyesuaian standar emisi gas buang terbaru.

Dengan kombinasi regulasi baru dan penambahan fitur modern tersebut, rentang harga LCGC di pasaran kini bergerak di angka Rp 140,2 juta hingga Rp 206,7 juta.

Bagi Anda yang sedang mencari kendaraan pertama, situasi ini tentu menjadi pertimbangan berat. Apakah tetap memburu LCGC baru dengan fitur yang lebih aman dan nyaman, atau beralih melirik pasar mobil bekas? Pilihan ada di tangan dan anggaran Anda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Mobil Keluarga Kecil dengan Harga Rp100 Jutaan, Cocok buat Keluarga Baru

5 Mobil Keluarga Kecil dengan Harga Rp100 Jutaan, Cocok buat Keluarga Baru

Otomotif | Sabtu, 31 Januari 2026 | 13:28 WIB

Sempat Laris, Mobil Listrik Xiaomi SU7 Ultra Kini Hilang Pamor, Publik Tak Lagi FOMO?

Sempat Laris, Mobil Listrik Xiaomi SU7 Ultra Kini Hilang Pamor, Publik Tak Lagi FOMO?

Otomotif | Sabtu, 31 Januari 2026 | 13:06 WIB

5 Jenis Pelat Nomor Kendaraan Listrik, Apa Bedanya Lis Biru pada Pelat Putih dan Hijau?

5 Jenis Pelat Nomor Kendaraan Listrik, Apa Bedanya Lis Biru pada Pelat Putih dan Hijau?

Otomotif | Sabtu, 31 Januari 2026 | 13:50 WIB

Terkini

Wagub Taj Yasin Minta Baznas-Lazismu Sinergi Ikut Entaskan Kemiskinan

Wagub Taj Yasin Minta Baznas-Lazismu Sinergi Ikut Entaskan Kemiskinan

Jawa Tengah | Jum'at, 06 November 2026 | 19:24 WIB

Geger Bentrok Berdarah di Pidie Aceh, Yusril Persilakan Komnas HAM Selidiki

Geger Bentrok Berdarah di Pidie Aceh, Yusril Persilakan Komnas HAM Selidiki

News | Jum'at, 06 November 2026 | 19:23 WIB

Maraknya Demonstrasi Mahasiswa Hari Ini dan Kenangan Masa Lalu Saya

Maraknya Demonstrasi Mahasiswa Hari Ini dan Kenangan Masa Lalu Saya

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 19:20 WIB

Sistem Portal Ekspor SDA Milik DSI Mulai Diuji Coba, Begini Mekanismenya

Sistem Portal Ekspor SDA Milik DSI Mulai Diuji Coba, Begini Mekanismenya

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 19:19 WIB

4 Cara Cek KTP Disalahgunakan untuk Pinjol atau Tidak

4 Cara Cek KTP Disalahgunakan untuk Pinjol atau Tidak

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 19:15 WIB

Polemik Spanduk Karhutla Oki Rengga: Riuh Simbolis, Korban Malah Terlupakan

Polemik Spanduk Karhutla Oki Rengga: Riuh Simbolis, Korban Malah Terlupakan

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 19:15 WIB

Mangkrak Sejak Era Ahok, Pramono Targetkan JLNT Muara Karang Tuntas Dalam 3 Bulan

Mangkrak Sejak Era Ahok, Pramono Targetkan JLNT Muara Karang Tuntas Dalam 3 Bulan

News | Jum'at, 06 November 2026 | 19:14 WIB

Siasat Inalum Atasi Biaya Produksi Alumium yang Tinggi

Siasat Inalum Atasi Biaya Produksi Alumium yang Tinggi

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 19:14 WIB

Menperin Bantah Industri RI dalam Masa Kegelapan

Menperin Bantah Industri RI dalam Masa Kegelapan

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 19:10 WIB

HP Prabowo Disadap Listyo, Murni Inisiatif atau Untuk Jokowi?

HP Prabowo Disadap Listyo, Murni Inisiatif atau Untuk Jokowi?

News | Jum'at, 06 November 2026 | 19:09 WIB

×