Viral Ojol Dilaporkan Customer Atas Tuduhan Pelecehan Seksual, Akun Sampai Kena Banned

Cesar Uji Tawakal | Gagah Radhitya Widiaseno | Suara.com

Jum'at, 26 Agustus 2022 | 14:15 WIB
Viral Ojol Dilaporkan Customer Atas Tuduhan Pelecehan Seksual, Akun Sampai Kena Banned
Ilustrasi ojek online. (Suara.com/Ema Rohimah)

Suara.com - Salah seorang ojol curhat di media sosial dimana dirinya kena apes saat mengantarkan customer wanita. Akun miliknya kena banned gegara dirinya dituduh customer melakukan pelecehan seksual.

Curhat ini pun dibagikan melalui akun media sosial TikTok @shempag dan kemudian di-repost oleh akun Twitter @merapi_uncover.

Kisah berawal ketika dirinya mendapatkan orderan untuk mengantarkan customer di Yogyakarta. Namun ketika dalam perjalan, ojol tersebut kehabisan bensin dan ia meminta izin kepada customer untuk mampir di SPBU di kawasan Tugu.

Ia memberi pilihan kepada customer wanita tersebut untuk ikut mengisi bahan bakar atau menunggu di titik penjemputan terlebih dahulu. Wanita ini memilih untuk ikut dengan driver. Setelah selesai membeli bahan bakar, ia mengantarkan ke titik tujuan.

Sesudah sampai di tempat tujuan, customer meminta untuk diturunkan ke lokasi depan Hotman Barbershop. Lalu, wanita tersebut menyerahkan helm kepada sang ojol dan menyebrang lagi ke sisi jalan yang berbeda.

Ojol tersebut terheran-heran kepada customer atas permintaan tersebut dan bertanya-tanya kepada diri sendiri kenapa meminta diseberangkan ke jalan tersebut padahal saat turun customer justru menyeberang kembali.

Ojol dituduh melakukan pelecehan seksual dan akunnya dibanned pihak aplikator (Twitter)
Ojol dituduh melakukan pelecehan seksual dan akunnya dibanned pihak aplikator (Twitter)

Tiba-tiba ojol tersebut mendapatkan insiden tak terduga. Akunnya pun kena banned oleh pihak aplikator. Diduga karena customer tadi melaporkannya dengan tuduhan pelecehan seksual.

Dari keterangan kronologi yang diunggah akun TikTok shempag, ia menjelaskan tidak melakukan apapun terhadap wanita tersebut, seperti menggoda, memegang, ataupun melakukan tindakan pelecehan seksual lainnya.

Atas laporan tersebut driver terkena Putus Mitra dan langsung menyelesaikan ke pihak penyedia layanan.

Dalam video selanjutnya, sang ojol berbagi cerita kalau akunnya sudah bisa digunakan kembali. Akun tersebut ternyata dibanned bukan gegara laporan atas pelecehan seksual tersebut melainkan verifikasi wajah yang tidak sesuai.

Video ini langsung menjadi bahan perbincangan publik. Beberapa warganet pun ikutan menanggapi dengan berbagai komentar di postingan.

"Alhamdulillah mas, semangat terus kerjanya dan lebih berhati-hati lagi kedepannya," tulis @Sha***.

"Alhamdulillah, semangat kakak kerjanya, semoga dihindarkan dari komentar yang tidak bertanggung jawab ya kak," beber @cik***.

"Kalo emang bener masnya nggak ngelecehin, semoga berbalik ya mbak kamu beneran kena balasannya," celetuk @add***.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Driver Ojol Bawa Penumpang Kena Sweeping saat Demo di Surabaya, Warganet Geram

Viral Driver Ojol Bawa Penumpang Kena Sweeping saat Demo di Surabaya, Warganet Geram

Jatim | Kamis, 25 Agustus 2022 | 11:30 WIB

Terpopuler: Motif Ferdy Sambo Habisi Brigadir J, Pelaku Pembunuhan Berencana Ibu dan Anak di Kupang Divonis Mati

Terpopuler: Motif Ferdy Sambo Habisi Brigadir J, Pelaku Pembunuhan Berencana Ibu dan Anak di Kupang Divonis Mati

Jakarta | Kamis, 25 Agustus 2022 | 08:05 WIB

Hits Lifestyle: Viral Bule Kaget dengan Harga Makanan di Bali, Arti Kata Mie Gacoan

Hits Lifestyle: Viral Bule Kaget dengan Harga Makanan di Bali, Arti Kata Mie Gacoan

Lifestyle | Rabu, 24 Agustus 2022 | 22:06 WIB

Terkini

Itung-itungan Pajak Tahunan Wuling Air EV usai Aturan Baru: Masih Layak Dilirik?

Itung-itungan Pajak Tahunan Wuling Air EV usai Aturan Baru: Masih Layak Dilirik?

Otomotif | Kamis, 23 April 2026 | 21:00 WIB

5 Rekomendasi Jaket Cowok Murah untuk Naik Motor Harian Anti Gerah

5 Rekomendasi Jaket Cowok Murah untuk Naik Motor Harian Anti Gerah

Otomotif | Kamis, 23 April 2026 | 19:00 WIB

Tren Mobil Listrik Murah Mulai Gerus Pasar MPV Konvensional di Indonesia

Tren Mobil Listrik Murah Mulai Gerus Pasar MPV Konvensional di Indonesia

Otomotif | Kamis, 23 April 2026 | 18:45 WIB

5 Mobil Listrik Termurah di Bawah Harga Brio RS: AC Sejukkan si Kecil, Peneduh dari Bara El Nino

5 Mobil Listrik Termurah di Bawah Harga Brio RS: AC Sejukkan si Kecil, Peneduh dari Bara El Nino

Otomotif | Kamis, 23 April 2026 | 18:23 WIB

Wuling Tetap Pede Jual Mobil Listrik di Tengah Aturan Pajak Baru

Wuling Tetap Pede Jual Mobil Listrik di Tengah Aturan Pajak Baru

Otomotif | Kamis, 23 April 2026 | 18:10 WIB

Dominasi Daihatsu Gran Max di Pasar Mobil Niaga Indonesia Kian Tak Terbendung Kompetitor

Dominasi Daihatsu Gran Max di Pasar Mobil Niaga Indonesia Kian Tak Terbendung Kompetitor

Otomotif | Kamis, 23 April 2026 | 17:45 WIB

5 Rekomendasi Jaket Murah Bisa Dipakai Harian untuk Pemotor Cewek, Anti Gerah Sepanjang El Nino

5 Rekomendasi Jaket Murah Bisa Dipakai Harian untuk Pemotor Cewek, Anti Gerah Sepanjang El Nino

Otomotif | Kamis, 23 April 2026 | 17:14 WIB

Kena Regulasi Baru, Segini Itung-itungan Pajak BYD Atto 1: Masih Worth It?

Kena Regulasi Baru, Segini Itung-itungan Pajak BYD Atto 1: Masih Worth It?

Otomotif | Kamis, 23 April 2026 | 16:26 WIB

Indef: Realisasi Mobil Listrik Baru 104.000 Unit, Transisi Energi Jauh dari Target

Indef: Realisasi Mobil Listrik Baru 104.000 Unit, Transisi Energi Jauh dari Target

Otomotif | Kamis, 23 April 2026 | 16:07 WIB

Sertifikasi IKD Sudah di Tangan, Pabrik BYD Tinggal Menunggu Waktu Lakukan Produksi Massal

Sertifikasi IKD Sudah di Tangan, Pabrik BYD Tinggal Menunggu Waktu Lakukan Produksi Massal

Otomotif | Kamis, 23 April 2026 | 15:15 WIB