Berikan Penghormatan Terakhir Bagi Ratu Elizabeth II di London, Gunakan Transportasi Umum dan Silakan Tertib Antre

RR Ukirsari Manggalani

Rabu, 14 September 2022 | 23:58 WIB
Berikan Penghormatan Terakhir Bagi Ratu Elizabeth II di London, Gunakan Transportasi Umum dan Silakan Tertib Antre
Keramaian massa menuju The Mall dan Buckingham Palace saat seremoni pengantaran jasad Ratu Elizabeth II ke Westminster Hall lewat tengah hari (14/9/2022) [Suara.com/Nicholas Ingram CNR ukirsari].

Suara.com - Upacara pengantaran peti jasad Ratu Elizabeth II dari Buckingham Palace menuju Westminster Hall untuk Queen's lying-in-state baru saja usai.

Jasad Sri Ratu dalam peti yang terbuat dari kayu English Oak langka dan sebagaimana dikutip dari ITV News telah disiapkan puluhan tahun silam, dibawa menggunakan kereta meriam.

Dikutip dari BBC News, kereta ini disebut sebagai George Gun Carriage, berfungsi sebagai pengangkut peti Raja George VI, ayahanda Ratu Elizabeth II yang mangkat pada 1952. Juga Ibusuri Ratu Elizabeth Angela Marguerite Bowes-Lyon, ibunda Ratu Elizabeth II yang mangkat pada 2002.

London Bridge membentang di atas Sungai Thames. Namanya menjadi kode "Operation London Bridge" yang berisikan protokol persiapan acara sehubungan mangkatnya Ratu Elizabeth II [Suara.com/Nicholas Ingram CNR ukirsari].
London Bridge membentang di atas Sungai Thames. Namanya menjadi kode "Operation London Bridge" yang berisikan protokol persiapan acara sehubungan mangkatnya Ratu Elizabeth II [Suara.com/Nicholas Ingram CNR ukirsari].

Di Westminster Hall, peti jasad Sri Ratu akan disemayamkan hingga tiba saat pemakaman di Windsor Castle pada Senin pekan depan (19/9/2022). Queen's lying-in-state ini memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk melakukan penghormatan terakhir, selain pihak keluarga kerajaan, pemerintahan, politisi, serta berbagai tokoh masyarakat lainnya.

Dalam prosesi yang indah sekaligus penuh haru, anggota keluarga inti Ratu Elizabeth II yaitu seluruh putra-putrinya serta para cucu lelaki dewasa berjalan kaki di belakang peti jasad beliau yang diangkut George Gun Carriage. Diiringi pasukan The Blues and Royals, The Grenadier Guards, King's Troop Royal Horse Artillery, serta The Life Guards.

Big Ben yang berada di Elizabeth Tower, bagian utara Houses of Parliament, Wesminster [Suara.com/Nicholas Ingram CNR ukirsari].
Big Ben yang berada di Elizabeth Tower, bagian utara Houses of Parliament, Wesminster [Suara.com/Nicholas Ingram CNR ukirsari].

Iring-iringan berjalan mulai Buckingham Palace, melalui The Mall, menuju Horse Guards, Cenotaph, sampai ke Westminster Hall.

Masyarakat tentu saja menyaksikan acara ini dengan penuh antusias. Tidak sedikit yang larut dalam suasana emosional hingga menitikkan air mata.

Namun, ada juga sebagian dari warga London pun luar kota yang menyiapkan diri sejak pagi untuk mengantre Queen's lying-in-state.

Mendaftar untuk ikut serta dalam antrean Queen's lying-in-state, tertib dan tidak berebut [Suara.com/Nicholas Ingram CNR ukirsari].
Mendaftar untuk ikut serta dalam antrean Queen's lying-in-state, tertib dan tidak berebut [Suara.com/Nicholas Ingram CNR ukirsari].

"Setiap orang yang hadir di sini pasti ingin memberikan penghormatan terakhir pada Yang Mulia Ratu Elizabeth II. Masalahnya, bila menonton prosesi, mungkin kami terlewat masuk antrean, dengan lokasi yang mungkin jauh sekali dari sini," papar Colleen Whitehead kepada Suara.com.

baca juga

Itu sebabnya, ia dan pasangannya, Nick Whitehead sejak pagi sudah mengantre untuk Queen's lying-in-state.

Boris bike sebagai transportasi praktis mengantar ke venue saat seremoni mangkatnya Ratu Elizabeth II [Suara.com/Nicholas Ingram CNR ukirsari].
Boris bike sebagai transportasi praktis mengantar ke venue saat seremoni mangkatnya Ratu Elizabeth II [Suara.com/Nicholas Ingram CNR ukirsari].

Nicholas Whitehead menambahkan, mereka berdua naik Tube atau Underground dari rumah mereka, lantas berganti Boris bike, sepeda sewaan di London, untuk mencapai lokasi antrean.

"Saat mengayuh sepeda, banyak lokasi tampak sepi. Namun mendekati Buckingham Palace, di sini blok orang, di sana blok juga, sepanjang ruas sudah penuh dan berimpitan. jadi ide kami: temukan antrean saja dahulu," kisah Nicholas Whitehead.

Tower Bridge menuju the Tower of London. Kerap salah dikira London Bridge. Perhatikan bendera Union Jack di pontoon yang berkibar setengah tiang untuk menghormati Yang Mulia Ratu Elizabeth II mangkat [Suara.com/Nicholas Ingram CNR ukirsari].
Tower Bridge menuju the Tower of London. Kerap salah dikira London Bridge. Perhatikan bendera Union Jack di pontoon yang berkibar setengah tiang untuk menghormati Yang Mulia Ratu Elizabeth II mangkat [Suara.com/Nicholas Ingram CNR ukirsari].

Dan keduanya beruntung menemukan antrean yang baru saja mencapai sekitar 1,7 km panjangnya. Untuk mencarinya tidak sulit, karena dipasang penunjuk: Ceremonial Viewing Area, dan Queen's lying-in-state.

"Kami mendapatkan wristband, gelang warna kuning sebagai penanda pengantre untuk Queen's lying-in-state," kata Nicholas Whitehead sembari menunjukkan pengikat pergelangan tangan warna kuning.  Sementara lokasi antrean tidak jauh dari Waterloo Bridge, keduanya berdiri di bantaran Sungai Thames.

Wristband antrean Queen's lying-in-state, warna kuning pertama ke-10.000 lembar [Suara.com/Nicholas Ingram CNR ukirsari].
Wristband antrean Queen's lying-in-state, warna kuning pertama ke-10.000 lembar [Suara.com/Nicholas Ingram CNR ukirsari].

"Petugas menyebutkan grup di mana kami berada adalah 10.000 pengguna wristband pertama warna kuning. Sesudah itu pasti jumlah bertambah," lanjutnya.

Dan sampai artikel ini ditayangkan, antrean kedua narasumber Suara.com masih terus bergerak, sudah mencapai seberang Big Ben berbatas Sungai Thames serta bersisian dengan London's Eye.

"Yang paling membuat perasaan terhibur, suasana hari ini sungguh cerah, matahari bersinar, dan terasa hangat, jauh berbeda dibandingkan kemarin saat Yang Mulia Ratu Elizabeth II tiba di malam hari. Semoga ini menjadi pertanda, beliau bahagia warganya hadir dengan rasa kasih yang besar," kata Colleen Whitehead.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pramono Buka-bukaan: ASN DKI Masih Akali Aturan Wajib Naik Transportasi Umum Tiap Rabu

Pramono Buka-bukaan: ASN DKI Masih Akali Aturan Wajib Naik Transportasi Umum Tiap Rabu

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 18:03 WIB

Semakin Praktis, Pembayaran Transportasi Umum Kini Cukup Tempel HP

Semakin Praktis, Pembayaran Transportasi Umum Kini Cukup Tempel HP

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:29 WIB

Kalau Semua Orang Mau Naik Transum, Mungkin Kota Kita Tak Semacet Sekarang?

Kalau Semua Orang Mau Naik Transum, Mungkin Kota Kita Tak Semacet Sekarang?

Your Say | Rabu, 29 Juli 2026 | 06:41 WIB

Masih Enggan Naik Transportasi Umum? Sudah Saatnya Mengubah Cara Pandang

Masih Enggan Naik Transportasi Umum? Sudah Saatnya Mengubah Cara Pandang

Your Say | Rabu, 29 Juli 2026 | 06:34 WIB

Naik Transportasi Umum, Langkah Sederhana yang Bisa Bikin Kota Lebih Nyaman

Naik Transportasi Umum, Langkah Sederhana yang Bisa Bikin Kota Lebih Nyaman

Your Say | Rabu, 29 Juli 2026 | 06:27 WIB

Mengapa Transportasi Umum Adalah Jawaban Buat Bumi Kita

Mengapa Transportasi Umum Adalah Jawaban Buat Bumi Kita

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:07 WIB

Ternyata Rutinitas Commuting ke SCBD Ikut Menyelamatkan Bumi

Ternyata Rutinitas Commuting ke SCBD Ikut Menyelamatkan Bumi

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 18:58 WIB

Kupas Tuntas Transportasi Jakarta: Beneran Bikin Hemat atau Malah Ribet?

Kupas Tuntas Transportasi Jakarta: Beneran Bikin Hemat atau Malah Ribet?

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 18:44 WIB

Pertumbuhan Pelanggan Transjakarta Melambat, Baru 6 Persen Warga DKI Aktif Naik Transportasi Umum

Pertumbuhan Pelanggan Transjakarta Melambat, Baru 6 Persen Warga DKI Aktif Naik Transportasi Umum

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 12:20 WIB

Hadirnya Sebuah Ruang Inklusif bagi Pengguna Commuter Perempuan

Hadirnya Sebuah Ruang Inklusif bagi Pengguna Commuter Perempuan

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 10:35 WIB

Terkini

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:28 WIB

Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut

Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota

Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik

Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:21 WIB

Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat

Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Bus Koridor 13 Mogok di Ciledug, Penumpang Turun Jalan Kaki

Bus Koridor 13 Mogok di Ciledug, Penumpang Turun Jalan Kaki

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:10 WIB

Tiga Pria NTT Ditangkap Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup, Alasannya Bikin Elus Dada

Tiga Pria NTT Ditangkap Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup, Alasannya Bikin Elus Dada

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Bukan Tambang, Ini Sektor yang Diam-Diam Dorong Ekonomi Sumsel 5,20 Persen

Bukan Tambang, Ini Sektor yang Diam-Diam Dorong Ekonomi Sumsel 5,20 Persen

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:59 WIB

×