Tak Cukup Terintegrasi, Mengapa Pendanaan Lintas Wilayah Penting untuk Transportasi Jabodetabek?

Bimo Aria Fundrika

Kamis, 17 September 2026 | 10:57 WIB
Tak Cukup Terintegrasi, Mengapa Pendanaan Lintas Wilayah Penting untuk Transportasi Jabodetabek?
Penumpang menaiki kereta Commuterline di Stasiun Manggarai, Jakarta, Selasa (4/2/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • ITDP Indonesia bersama ViriyaENB membahas mekanisme pendanaan transportasi terintegrasi Jabodetabek dalam FGD program CLEAR.
  • Forum menyoroti ketimpangan fiskal antarwilayah dan pentingnya skema pembiayaan berkelanjutan untuk layanan lintas batas.
  • Hasil diskusi menjadi masukan kajian ITDP dan ViriyaENB yang akan diluncurkan pada bulan Oktober mendatang.

Suara.com - Mobilitas masyarakat Jabodetabek tidak mengenal batas administrasi. Masyarakat bisa tinggal di satu wilayah, bekerja di wilayah lain, lalu berpindah moda yang dikelola pemerintah daerah maupun operator berbeda.

Namun, keberlanjutan layanan transportasi tidak hanya bergantung pada tersedianya moda dan infrastruktur. Salah satu persoalan yang perlu dijawab adalah bagaimana membiayai sistem transportasi yang digunakan lintas wilayah, sementara setiap daerah memiliki kewenangan dan kapasitas fiskal yang berbeda.

Pendanaan lintas wilayah menjadi salah satu isu yang dibahas dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Mekanisme Kelembagaan Transportasi Terintegrasi di Jabodetabek” yang diselenggarakan Institute for Transportation and Development Policy (ITDP) Indonesia bersama ViriyaENB melalui program CLEAR Jabodetabek.

Penumpang menaiki kereta LRT Jabodebek di Stasiun Dukuh Atas, Jakarta, Kamis (20/8/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Penumpang menaiki kereta LRT Jabodebek di Stasiun Dukuh Atas, Jakarta, Kamis (20/8/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]

Forum tersebut membahas mekanisme kelembagaan transportasi terintegrasi, termasuk pembagian kewenangan, pendanaan dan pembiayaan, kerja sama serta pengelolaan aset, hingga integrasi data dan tarif.

Direktur Asia Tenggara ITDP, Gonggomtua Sitanggang, mengatakan integrasi transportasi tidak cukup hanya mengandalkan koordinasi antarinstansi. Mekanisme pendanaan juga perlu disusun agar layanan dapat berjalan secara konsisten lintas wilayah.

“Dalam konteks ini, integrasi kelembagaan tidak hanya berbicara mengenai struktur organisasi ataupun pembagian peran dan kewenangan. Keberhasilannya juga sangat bergantung pada bagaimana mekanisme pendanaan dan pembiayaan disusun,” kata Gonggomtua.

Ketimpangan Kapasitas Fiskal
Sistem transportasi Jabodetabek mencakup beberapa provinsi dan pemerintah daerah dengan kapasitas fiskal yang berbeda. Karena itu, diperlukan kejelasan mengenai pembagian tanggung jawab pendanaan, termasuk untuk Public Service Obligation (PSO).

Persoalannya bukan hanya menyediakan anggaran dalam satu tahun, tetapi memastikan terdapat skema pendanaan yang berkelanjutan dan komitmen penganggaran lintas tahun. Mekanisme tersebut juga perlu mendorong pemerintah daerah untuk ikut membiayai layanan yang manfaatnya dirasakan masyarakat lintas batas administrasi.

Dukungan dan insentif dari pemerintah pusat menjadi salah satu opsi yang dibahas untuk memperkuat komitmen pemerintah daerah.

baca juga

Pendanaan juga tidak dapat dilepaskan dari persoalan kelembagaan. Salah satu opsi yang dibahas adalah Badan Layanan Bersama (BLB), sebagaimana diatur dalam UU Nomor 2 Tahun 2024 tentang Daerah Khusus Jakarta.

Namun, pembentukan kelembagaan baru perlu menjawab persoalan yang lebih mendasar: siapa yang memiliki kewenangan mengambil keputusan, siapa yang bertanggung jawab membiayai layanan, serta bagaimana aset, data, dan tarif dikelola lintas wilayah dan moda.

“Pada akhirnya, penguatan kelembagaan transportasi bukanlah tujuan akhir. Yang ingin kita capai adalah sistem transportasi Jabodetabek yang semakin terintegrasi, efisien, dan mampu memberikan layanan yang lebih baik bagi masyarakat,” ujar Gonggomtua.

Hasil FGD akan menjadi masukan bagi kajian ITDP Indonesia dan ViriyaENB mengenai mekanisme kelembagaan transportasi terintegrasi. Studi tersebut dijadwalkan diluncurkan pada Oktober, disertai pemodelan transportasi untuk mendukung integrasi fisik, operasional, dan tarif di Jabodetabek.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Momen Prabowo dan Pramono Jajal Rute LRT Kelapa Gading-Manggarai

Momen Prabowo dan Pramono Jajal Rute LRT Kelapa Gading-Manggarai

Foto | Rabu, 16 September 2026 | 20:39 WIB

LRT Kelapa Gading-Manggarai Resmi Beroperasi

LRT Kelapa Gading-Manggarai Resmi Beroperasi

Foto | Rabu, 16 September 2026 | 19:28 WIB

Pertamina Perkuat Ketahanan Energi Melalui Integrasi Portofolio dan Infrastruktur LNG

Pertamina Perkuat Ketahanan Energi Melalui Integrasi Portofolio dan Infrastruktur LNG

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 21:17 WIB

Terkini

Dibintangi Oki Rengga, SMARTFREN Kenalkan Jaringan Unlimited 5G di Web Series Penghuni Rumah Warisan

Dibintangi Oki Rengga, SMARTFREN Kenalkan Jaringan Unlimited 5G di Web Series Penghuni Rumah Warisan

Jogja | Kamis, 17 September 2026 | 10:53 WIB

Harga Kompor Gas Tanam Berapa? Ini Kisaran dan 5 Rekomendasi Merek Terbaik

Harga Kompor Gas Tanam Berapa? Ini Kisaran dan 5 Rekomendasi Merek Terbaik

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 10:50 WIB

Perang Iran Kuras Stok Amunisi AS Hingga Memicu Krisis Pasokan Militer

Perang Iran Kuras Stok Amunisi AS Hingga Memicu Krisis Pasokan Militer

News | Kamis, 17 September 2026 | 10:48 WIB

Perkenalkan Unlimited 5G SMARTFREN Lewat Web Series, Penghuni Rumah Warisan Dibintangi Oki Rengga

Perkenalkan Unlimited 5G SMARTFREN Lewat Web Series, Penghuni Rumah Warisan Dibintangi Oki Rengga

Entertainment | Kamis, 17 September 2026 | 10:48 WIB

MBG Banyak Dikritik di Sosmed, Sudaryono: Yang Bikin Rame Guru, Orangtua dan Wartawan

MBG Banyak Dikritik di Sosmed, Sudaryono: Yang Bikin Rame Guru, Orangtua dan Wartawan

Video | Kamis, 17 September 2026 | 10:47 WIB

Liriknya Dinilai Melecehkan Perempuan, Lagu Milik Love Chaos Tuai Kecaman

Liriknya Dinilai Melecehkan Perempuan, Lagu Milik Love Chaos Tuai Kecaman

Entertainment | Kamis, 17 September 2026 | 10:47 WIB

Tragedi KM Virgo Transport 8, Media Asing Ungkit Misteri Segitiga Bermuda Masalembu

Tragedi KM Virgo Transport 8, Media Asing Ungkit Misteri Segitiga Bermuda Masalembu

News | Kamis, 17 September 2026 | 10:44 WIB

Segini Harga Motor Listrik ALVA 2026: Intip Performa Kecepatan, dan Jarak Tempuhnya

Segini Harga Motor Listrik ALVA 2026: Intip Performa Kecepatan, dan Jarak Tempuhnya

Otomotif | Kamis, 17 September 2026 | 10:44 WIB

4 Clay Mask Penyerap Minyak Berlebih dan Bantu Bersihkan Pori

4 Clay Mask Penyerap Minyak Berlebih dan Bantu Bersihkan Pori

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 10:40 WIB

Hadirkan Web Series Penghuni Rumah Warisan Dibintangi Oki Rengga,  SMARTFREN Kenalkan Unlimited 5G

Hadirkan Web Series Penghuni Rumah Warisan Dibintangi Oki Rengga, SMARTFREN Kenalkan Unlimited 5G

Jawa Tengah | Kamis, 17 September 2026 | 10:39 WIB

×